PERBANDINGAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIK BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA SMP
Abstract
Mengetahui hubungan antara kemampuan representasi matematik dan gaya belajar yang dimiliki siswa sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan presentasi matematik siswa berdasarkan gaya belajar yang dimiliki. Gaya belajar menurut De Porter dan Hernacki yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII pada sebuah SMP di Bandung berjumlah 66 orang. Untuk menentukan gaya belajar siswa digunakan skala gaya belajar. Kemampuan presentasi matematik siswa diperoleh dari tes berbentuk uraian. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan One Way Anova tidak ada perbedaan yang signifikan kemampuan presentasi matematik antara siswa yang memiliki gaya belajar auditori, visual, maupun kinestetik.
References
De Porter, dan Hernacki, M. (1999). Quantum Learning : Membiasakan Belajar Nyaman dan Menyenangkan. Terjemahan Ary Nilandri. Bandung: Kaifa.
Rubianus. (2013). Perbedaan Hasil Belajar Matematika Antara Siswa Yang Gaya Belajarnya Visual, Auditorial, dan Kinestetik Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Bonggkaradeng. Jurnal KIP, Vol.II No 2 Juli-Oktober, 135-254. Jurnal KIP
Rose, C. dan Nicholl, M. (2009). Accelerated Learning for The Century Cara Belajar Cepat Abad XXI. Terjemahan Ahimsa. Nuansa: Bandung.
Sabirin, M. (2014). Representasi Dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika (JPM IAIN Antasari ), Vol. 01 No2 Januari-Juni, 33-44. JPM IAIN.
Silitonga, R. H. (2015). Penerapan Accelerated Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Representasi Matematis Siswa SMP. Tesis pada SPs UPI Bandung: Tidak Diterbitkan.
Sumarmo, (2013). Kumpulan Makalah Berpikir dan Disposisi Matematik serta Pembelajaran. Jurusan Pendidikan Matematika-Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Pendidian Indonesia.








