EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES <p>Edu Sociata adalah jurnal program studi pendidikan sosiologi STKIP Bima yang berisi hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori di bidang pendidikan dan sosial</p> EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) en-US EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) 2685-0524 Efektivitas Pelatihan Public Speaking Terhadap Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa SMK Kreatif Dompu https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4281 <p><em>Sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi kini menjadi fokus utama pemerintah Indonesia, khususnya untuk menghadapi tantangan zaman Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Perubahan struktural dalam perekonomian Indonesia pada masa kini memberikan pengaruh terhadap sektor industri dan masyarakat. Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek psikologis yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran maupun pengembangan potensi diri. Siswa sekolah menengah kejuruan dituntut untuk mampu berkomunikasi secara efektif, menyampaikan ide, serta menampilkan kemampuan diri secara optimal, baik di lingkungan akademik maupun nonakademik. Setiap orang perlu memiliki kemampuan untuk berinteraksi, serta menyampaikan ide-ide kreatif dengan cara yang meyakinkan. Namun, sayangnya, banyak siswa Indonesia, terutama di level sekolah menengah, masih mengalami kesulitan signifikan dalam menyatukan&nbsp; keterampilan ini dalam diri mereka, yang sering kali berasal dari isu rasa percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan public speaking terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa dalam berbicara di depan umum di SMK Kreatif Dompu. Pelatihan public speaking diberikan dalam beberapa sesi yang meliputi teknik vokal, bahasa tubuh, penguasaan materi, serta manajemen rasa gugup Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Jumlah responden penelitian terdiri dari 31 siswa yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa angket kepercayaan diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data menggunakan pengujian hipotesis skor Uji Wilcoxon dan Uji N-Gain. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat kepercayaan diri siswa setelah mengikuti pelatihan, yang terlihat dari perbedaan skor pretest dan posttest (0,001 &lt; 0,05 dan skor N-Gain 50%&nbsp; Dengan kategori tafsiran&nbsp; “kurang efektif” dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa SMK Kreatif Dompu. </em></p> Nuratul Fitriyah Vivin Nila Rakhmatullah Lalu Ahmad Taubih ##submission.copyrightStatement## 2026-06-03 2026-06-03 9 1 1 8 10.33627/es.v9i1.4281 IPS dalam Pembelajaran Terpadu di Sekolah Dasar https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4282 <p><em>Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar menuntut pendekatan yang mampu mengintegrasikan berbagai konsep ilmu sosial agar pembelajaran menjadi lebih bermakna dan kontekstual. Salah satu pendekatan yang relevan adalah pembelajaran IPS terpadu. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep, karakteristik, model, serta penerapan pembelajaran IPS terpadu di sekolah dasar melalui metode penelitian deskriptif dengan pendekatan literature review. Data diperoleh dari berbagai sumber pustaka berupa buku teks, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen relevan yang membahas pembelajaran terpadu dan IPS. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS terpadu mampu menghubungkan berbagai disiplin ilmu sosial melalui tema tertentu, memberikan pengalaman belajar langsung, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sosial peserta didik. Dengan perencanaan dan implementasi yang tepat, pembelajaran IPS terpadu berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di sekolah dasar. </em></p> Muhammad Nawir Arni Risani Khaerunnisak Tahir Leni Puspitasari ##submission.copyrightStatement## 2026-06-03 2026-06-03 9 1 9 16 10.33627/es.v9i1.4282 Kualitas Komunikasi Interpersonal Ibu dan Anak Remaja di Desa Tepal Dalam Upaya Melestarikan Budaya https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4283 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas komunikasi interpersonal ibu dan anak dalam upaya melestarikan budaya lokal di Desa Tepal. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2025 dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan ibu, anak, serta tokoh masyarakat sebagai informan. Analisis data menggunakan teori komunikasi interpersonal Joseph A. DeVito yang meliputi keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas komunikasi interpersonal ibu dan anak di Desa Tepal bersifat kontekstual dan dipengaruhi oleh nilai budaya lokal. Keterbukaan dimaknai sebagai kesediaan ibu menjelaskan nilai adat kepada anak meskipun komunikasi cenderung satu arah. Empati, dukungan, dan sikap positif diwujudkan melalui penyesuaian cara bertutur, dorongan, serta ketegasan yang disertai kepedulian. Kesetaraan tidak dimaknai sebagai hubungan yang sepenuhnya sejajar, melainkan sebagai sikap saling menghargai dengan ibu tetap berperan dominan sebagai pemberi arahan. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas komunikasi interpersonal ibu dan anak berperan penting dalam pewarisan nilai adat dan pelestarian budaya lokal di Desa Tepal di tengah perubahan sosial.</em></p> Gian Trisna Novandi Lalu Ahmad Taubih Vivin Nila Rakhmatullah ##submission.copyrightStatement## 2026-06-03 2026-06-03 9 1 17 23 10.33627/es.v9i1.4283 Bahasa Nasional Perencanaan Bahasa dan Varietas Linguistik Negara Multilingual https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4284 <p><em>Negara multilingual dihadapkan pada tantangan kompleks dalam mengelola keberagaman bahasa yang hidup berdampingan dalam masyarakat. Bahasa nasional berperan sebagai simbol identitas dan alat pemersatu, sementara varietas linguistik baik bahasa daerah, dialek, maupun ragam sosial merepresentasikan kekayaan budaya dan realitas sosiolinguistik masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran bahasa nasional dalam konteks perencanaan bahasa serta hubungannya dengan keberadaan varietas linguistik di negara multilingual. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka terhadap teori dan hasil penelitian terkait perencanaan bahasa, kebijakan bahasa, dan variasi linguistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan bahasa yang efektif tidak hanya berfokus pada standardisasi dan penguatan fungsi bahasa nasional, tetapi juga perlu memperhatikan pelindungan dan pemertahanan bahasa-bahasa lain agar tidak terjadi marginalisasi linguistik. Dengan demikian, kebijakan bahasa yang inklusif dan adaptif menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara integrasi nasional dan keberagaman linguistik. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi kajian sosiolinguistik serta menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan bahasa di negara multilingual</em></p> Salwa Salwa Yetty Yetty Romi Romi Agusni Agusni ##submission.copyrightStatement## 2026-06-03 2026-06-03 9 1 24 27 10.33627/es.v9i1.4284 Pengaturan Tindak Pidana Penyebaran Konten Melanggar Kesusilaan Dalam Praktik Penagihan Pinjaman Online https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4419 <p>Perkembangan teknologi informasi telah menciptakan berbagai bentuk kejahatan siber, salah satunya adalah penyalahgunaan data pribadi saat penagihan pinjaman online ilegal. Penagihan ini dilakukan dengan cara mengancam penyebarkan konten melanggar kesusilaan sebagai alat tekanan terhadap debitur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan tindak pidana penyebaran konten melanggar kesusilaan dalam praktik penagihan pinjaman online serta menilai efektivitas perlindungan hukum terhadap korban. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan tersebut memenuhi unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (1) dan Pasal 29 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), serta dapat dijerat dengan Pasal 368 dan 369 KUHP mengenai pemerasan dan pengancaman. Putusan No. 438/Pid.Sus/2020/PN Jkt.Utr menegaskan bahwa hubungan utang-piutang tidak dapat dijadikan alasan membenarkan untuk melakukan intimidasi digital. Secara normatif, pengaturan hukum di Indonesia telah memadai, namun implementasinya masih perlu dioptimalkan.</p> Wivo Hidayatullah Lola Yustrisia ##submission.copyrightStatement## 2026-06-03 2026-06-03 9 1 28 31 10.33627/es.v9i1.4419 Perubahan Sosial sebagai Pemicu Konflik : Analisis Konseptual Berdasarkan Teori Sosiologi Klasik dan Modern https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4418 <p>Perubahan sosial merupakan fenomena yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat karena sifatnya yang dinamis dan terus berkembang seiring waktu. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui konsep perubahan sosial yang meliputi pengertian, bentuk, serta faktor penyebabnya; (2) memahami konsep teori konflik beserta sumber, asumsi dasar, dan tokoh-tokohnya; (3) menganalisis hubungan antara perubahan sosial dengan teori konflik dalam kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (<em>library research</em>) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui telaah literatur dari berbagai sumber ilmiah, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial dapat terjadi melalui berbagai faktor, baik internal seperti demografi, inovasi, dan konflik, maupun eksternal seperti lingkungan, difusi budaya, dan peperangan. Teori konflik memandang bahwa perubahan sosial tidak terjadi secara harmonis, melainkan melalui pertentangan akibat ketimpangan kepentingan dan kekuasaan. Dengan demikian, konflik memiliki peran penting sebagai pendorong terjadinya perubahan sosial dan pembaruan dalam masyarakat</p> Ria Arshani Ilfah Ramadhani Samsinar Syarifuddin ##submission.copyrightStatement## 2026-06-03 2026-06-03 9 1 32 39 10.33627/es.v9i1.4418 Pemberdayaan Komunitas Berbasis Kearifan Lokal: Nilai-nilai Sosiologi pada UMKM Kopi Siong Kete dan Potensinya sebagai Sumber Belajar https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4417 <p>Sumber belajar yang kontekstual merupakan elemen kunci dalam pembelajaran sosiologi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pemberdayaan komunitas melalui UMKM Kopi <em>Siong Kete</em> di Desa Kembang Kuning, Kabupaten Lombok Timur; (2) mengidentifikasi nilai-nilai sosiologi yang terkandung dalam pemberdayaan UMKM Kopi <em>Siong Kete</em>; dan (3) merumuskan rekomendasi pemanfaatan nilai-nilai sosiologi tersebut sebagai sumber belajar pada materi pemberdayaan komunitas berbasis kearifan lokal di kelas XII SMA IT Cahaya Bangsa, Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan ditentukan menggunakan teknik <em>purposive sampling</em> dengan kriteria pelaku UMKM aktif, terlibat langsung dalam kepariwisataan, memiliki pengalaman minimal 1 tahun, dan bersedia menjadi informan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan berlangsung secara bertahap mulai dari 2012 hingga 2017, melibatkan partisipasi aktif ibu rumah tangga sebagai produsen dan edukator kopi. Nilai-nilai sosiologi yang ditemukan meliputi kerja sama, partisipasi sosial, solidaritas sosial, kearifan lokal, perubahan sosial, pemberdayaan perempuan, keakraban, dan modal sosial. Nilai-nilai tersebut dapat direkomendasikan sebagai sumber belajar sosiologi kelas XII yang dikaitkan dengan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka.</p> Adelia Dynda Putri Priambodo Ira Elia Andri Jaenul Fikri Jepri Utomo Mila Noviana ##submission.copyrightStatement## 2026-06-03 2026-06-03 9 1 40 47 10.33627/es.v9i1.4417 PKWT dan Kerentanan Pekerja: Studi Kasus Pemutihan Masa Kerja dan Masa Percobaan Pada Pekerja Kontrak di Kawasan Industri Lombok, NTB https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4429 <p>Praktik Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) telah menjadi bagian penting dari dinamika hubungan kerja di industri Indonesia, termasuk di Kawasan Industri Lombok, NTB. Meskipun PKWT memberikan fleksibilitas bagi perusahaan, praktik ini menimbulkan ketidakpastian bagi pekerja terkait durasi kontrak, masa percobaan, pemagangan, dan pemutihan masa kerja. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kerentanan pekerja kontrak dalam konteks PKWT dan implikasinya terhadap hak-hak pekerja. Penelitian menggunakan <strong>pendekatan kualitatif</strong> dengan metode <strong>studi kasus</strong><strong>,</strong> melibatkan tujuh informan yang terdiri dari pekerja PKWT, pekerja outsourcing, akademisi, dan manajemen agensi outsourcing. Pemilihan informan dilakukan melalui purposive sampling untuk memperoleh data yang relevan dan mendalam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di tempat kerja, dan dokumentasi materi tertulis, foto, dan catatan perusahaan. Data sekunder dari BPS, Kementerian Tenaga Kerja, dan artikel akademik juga digunakan untuk memperkuat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja PKWT sering mengalami perpanjangan kontrak berulang, masa percobaan yang tidak tercatat, praktik pemagangan yang menurunkan hak pekerja, serta pemutihan masa kerja yang membuat pekerja dihitung kembali dari nol. Praktik ini menciptakan kerentanan terhadap kehilangan hak gaji, tunjangan, dan jaminan sosial, serta menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi formal dan implementasi di lapangan. Penelitian ini menekankan perlunya pengawasan ketenagakerjaan yang lebih tegas, transparansi perusahaan, dan kebijakan untuk menjamin kepastian dan perlindungan pekerja kontrak.</p> Rakhmat Nur Adhi Jepri Utomo Nursaptini Nursaptini Lalu Muslihul A. Akhmadi ##submission.copyrightStatement## 2026-06-04 2026-06-04 9 1 48 57 10.33627/es.v9i1.4429 Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Sikap Keagamaan Siswa Mts Muhammadiyah Kota Bima https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4444 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap sikap keagamaan siswa di MTs Muhammadiyah Kota Bima. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja yang berpotensi memberikan pengaruh positif maupun negatif terhadap perilaku dan sikap keagamaan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh data mengenai perilaku siswa dalam menggunakan media sosial serta dampaknya terhadap kehidupan keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial tinggi, terutama pada siswa yang tinggal di luar asrama. Penggunaan media sosial berlebihan menyebabkan menurunnya kedisiplinan ibadah, fokus belajar, dan perilaku sosial siswa. Namun, media sosial juga dapat menjadi sarana memperoleh pengetahuan agama melalui konten edukatif dan religius. Faktor yang memengaruhi dampak media sosial meliputi jenis konten, kontrol diri siswa, lingkungan tempat tinggal, serta pengawasan keluarga dan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan dan pengawasan berkelanjutan agar media sosial dimanfaatkan positif tanpa mengurangi nilai-nilai keagamaan.</p> Wirda Yalaini Maskura Maskura Ruslan Ruslan ##submission.copyrightStatement## 2026-06-04 2026-06-04 9 1 58 64 10.33627/es.v9i1.4444 Media Sosial Sebagai Agen Perubahan Interaksi Sosial Siswa: Studi di SMAN 2 Sape, Kabupaten Bima https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4445 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial sebagai agen perubahan interaksi sosial siswa di SMAN 2 Sape, Kabupaten Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 80 siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur intensitas penggunaan media sosial dan perubahan pola interaksi sosial siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki intensitas penggunaan media sosial yang tinggi, dengan lebih dari setengah responden menggunakan media sosial lebih dari empat jam per hari. Pola interaksi sosial siswa cenderung didominasi oleh interaksi daring dibandingkan interaksi tatap muka. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perubahan interaksi sosial siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,587 dan nilai signifikansi &lt; 0,05, serta kontribusi pengaruh sebesar 34,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai agen perubahan sosial yang memengaruhi cara siswa membangun dan memelihara interaksi sosial. Oleh karena itu, diperlukan peran sekolah dan keluarga dalam mengarahkan penggunaan media sosial agar dampaknya terhadap interaksi sosial siswa bersifat positif dan seimbang.</em></p> Irfan Irfan Irmasah Irmasah Syukurman Syukurman Hartati Hartati ##submission.copyrightStatement## 2026-06-04 2026-06-04 9 1 65 69 10.33627/es.v9i1.4445 Work Study Balance Di Kalangan Mahasiswa Pekerja : Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Palangka Raya https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4469 <p>Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana mahasiswa yang bekerja di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Palangka Raya mampu menjaga keseimbangan antara belajar dan bekerja, serta memahami cara mereka mengatur dua peran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan mengumpulkan data dengan cara wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang sekaligus bekerja menghadapi konflik peran, seperti perubahan jadwal antara kuliah dan pekerjaan, keterbatasan waktu dalam menyelesaikan tugas, serta kelelahan fisik dan tekanan mental. Dalam perspektif teori peran Robert Linton mengatakan situasi seperti itu terjadi karena seseorang memiliki banyak tugas atau peran yang harus dipenuhi ketika menjalani lebih dari satu status sosial . Konflik peran yang muncul tidak membuat siswa berhenti dari salah satu peran , melainkan mendorong mereka untuk menggunakan berbagai cara menyesuaikan diri. Strategi yang ditemukan dalam penelitian ini mencakup pengaturan waktu dengan disiplin , menentukan prioritas saat ada benturan tugas, menggunakan waktu senggang untuk menyelesaikan pekerjaan, serta berkomunikasi dengan tempat kerja untuk mencapai kesepakatan mengenai jadwal. Jadi, keseimbangan antara belajar dan bekerja yang dirasakan siswa tidak berarti tidak ada konflik, tetapi itu hasil dari proses mengelola dan menyesuaikan peran secara terus-menerus.</p> Yuseva Yuseva Anisa Pebrianti Iman Irawansyah ##submission.copyrightStatement## 2026-06-04 2026-06-04 9 1 70 77 10.33627/es.v9i1.4469 Prinsip-Prinsip Disiplin Level Sekolah Dan Kelas https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4485 <p><em>Disiplin merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, baik pada level sekolah maupun kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip-prinsip disiplin pada level sekolah dan kelas, mengidentifikasi permasalahan dalam penerapannya, serta menganalisis strategi yang efektif dan edukatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik. Metode yang digunakan adalah kajian literatur (library research) dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa disiplin yang efektif tidak hanya mencakup kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga melibatkan internalisasi nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, kejujuran, dan rasa hormat. Pada level sekolah, prinsip-prinsip utama mencakup penerapan disiplin positif, penyusunan tata tertib yang humanis, penciptaan lingkungan yang aman dan nyaman, serta pengembangan karakter melalui kultur sekolah. Pada level kelas, prinsip disiplin diwujudkan melalui sikap hangat dan antusias guru, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, penanaman disiplin diri, serta pendekatan preventif dalam pengelolaan kelas. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan disiplin meliputi kompetensi guru, karakteristik peserta didik, kondisi lingkungan keluarga, dan perkembangan teknologi. Strategi yang direkomendasikan mencakup penerapan disiplin positif, manajemen kelas yang partisipatif, keteladanan guru, serta kolaborasi antara sekolah dan orang tua. Dengan pengelolaan disiplin yang terencana dan adaptif, proses pembelajaran akan berlangsung lebih efektif dan bermakna dalam membentuk generasi yang berprestasi dan berkarakter.</em></p> Dini Handriani Hadianti Hadianti Fidratul Wahyuningsih Nur Annisa Yunus Yunus Kurniawan Kurniawan Agil Ikhsan ##submission.copyrightStatement## 2026-06-06 2026-06-06 9 1 78 85 10.33627/es.v9i1.4485 Kerangka Penelitian Kualitatif: Struktur Konseptual dan Implementasinya dalam Penelitian Ilmiah https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4513 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai kerangka penelitian kualitatif sebagai dasar konseptual dalam pelaksanaan penelitian ilmiah. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber akademik yang relevan dari para ahli metodologi Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerangka penelitian kualitatif merupakan susunan sistematis yang menggambarkan alur berpikir peneliti dalam memahami fenomena secara komprehensif. Kerangka ini mencakup komponen utama seperti rumusan masalah, fokus penelitian, landasan konseptual, teknik pengumpulan data, analisis data, serta uji keabsahan data. Setiap komponen memiliki keterkaitan yang bersifat dinamis dan fleksibel sesuai dengan karakteristik penelitian kualitatif. Selain itu, kerangka penelitian berperan sebagai pedoman dalam menjaga konsistensi dan kedalaman analisis. Dengan demikian, penyusunan kerangka penelitian yang tepat akan menghasilkan penelitian yang kredibel, sistematis, dan memiliki nilai ilmiah yang tinggi.</em></p> Zamsiswaya Zamsiswaya Andri Sukrinaldi ##submission.copyrightStatement## 2026-06-15 2026-06-15 9 1 86 92 10.33627/es.v9i1.4513 Implementasi Kewirausahaan Sosial Dalam Pengembangan Industri Rumahan Olahan Nanas Di Desa Agrowisata Tangkit Baru Muaro Jambi https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4515 <p style="font-weight: 400;">Desa Tangkit Baru merupakan sentra produksi nanas terbesar di Provinsi Jambi yang telah berkembang menjadi kawasan agrowisata berbasis pertanian lokal. Keberhasilan ini tidak hanya membawa dampak ekonomi, namun juga ikut mendorong partisipasi masyarakat, menciptakan inovasi berbasis potensi lokal dan memperkuat pemberdayaan masyarakat. Namun, kajian yang menganalisis fenomena tersebut melalui perspektif kewirausahaan sosial masih relatif terbatas. Penelitian dilakukan di Desa Agrowisata Tangkit Baru Muaro Jambi menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kewirausahaan sosial pada industri rumahan olahan nanas tercermin pada dimensi <em>social value</em> melalui terciptanya nilai dan manfaat sosial bagi masyarakat,dimensi <em>civil society</em> melalui partisipasi aktif berbagai kelompok masyarakat dalam pengelolaan usaha, dimensi <em>innovation</em>melalui pengembangan inovasi produk olahan dan wisata edukasi, serta dimensi <em>economic activity </em>melalui munculnya berbagai sumber pendapatan baru yang mendukung perekonomian desa. Penelitian ini menunjukkan bahwa industri rumahan olahan nanas telah berkembang menjadi instrumen kewirausahaan sosial yang mampu mengintegrasikan tujuan sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.</p> <p style="font-weight: 400;"><strong>Kata Kunci : Kewirausahaan Sosial, Industri rumahan olahan nanas, Agrowisata Nanas</strong></p> Azira Novia Rizal Dinda Rosanti Salsabela Mirza Sazeta Arissy Jorgi Sutan ##submission.copyrightStatement## 2026-06-22 2026-06-22 9 1 93 103 10.33627/es.v9i1.4515 Peran Pemerintah Desa Talang Benuang Dalam Pelestarian Tradisi Sekujang https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4524 <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah desa Talang Benuang dalam pelestarian tradisi Sekujang. Banyak tradisi yang mengalami perubahan, bahkan berpotensi hilang karena tidak lagi dipraktikkan secara aktif oleh masyarakat pendukungnya ditambah dengan kondisi saat ini perkembangan globalisasi, modernisasi, dan perubahan pola hidup masyarakat menimbulkan tantangan besar terhadap keberlangsungan budaya lokal, Oleh karena itu penelitian ini penting untuk dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami bagaimana Pemerintah Desa Talang Benuang berperan dalam pelestarian tradisi Sekujang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah desa Talang Benuang dalam pelestarian Tradisi Sekujang terdari dari empat peran, yaitu peran Regulator, Fasilitator, Motivator, dan Dinamisator. Dari Peran Regulator, pemerintah desa Talang Benuang belum memiliki regulasi resmi seperti Perdes yang mengatur pelestarian tradisi Sekujang, peran Fasilisator, pemerintah desa sudah memfasilitasi semua kebutuhan masyarakat dalam pelestarian tradisi khususnya ketika ada festival, peran Motivator pemerintah desa secara aktif mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Sekujang, memberikan dukungan moral kepada para pelaku budaya, serta mendorong keterlibatan generasi muda agar tidak melupakan identitas budaya daerah dan dalam peran dinamisator pemerintah desa Talang Benuang berupaya dalam menggerakkan partisipasi masyarakat untuk terlibat dalam setiap tahapan pelaksanaan tradisi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pelestarian Tradisi Sekujang di Desa Talang Benuang sudah dilakukan secara optimal meskipun belum memiliki regulasi resmi berupa perdes atau yang lain dan hingga saat ini pelestarian lebih banyak ditopang oleh kuatnya peran pemerintah desa sebagai fasilitator, motivator, dan terutama dinamisator, dibandingkan oleh fungsi regulator</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong><strong>Peran Pemerintah Desa</strong><strong>, </strong><strong>Pelestarian, </strong><strong>Tradisi Sekujang</strong></p> Sarwan Efendi Uswatun Asiah ##submission.copyrightStatement## 2026-06-22 2026-06-22 9 1 104 113 10.33627/es.v9i1.4524 Penerapan Metode Outdoor Learning Process (OLP) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas IV SDN 012 Koto Tuo Barat Kecamatan XIII Koto Kampar https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4535 <p>Rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas IV SDN 012 Koto Tuo Barat disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional yang belum mampu memberikan pengalaman belajar nyata kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi asal-usul dan budaya melalui penerapan metode <em>Outdoor Learning Process</em> (OLP) dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa pada siklus I sebesar 58,5 dengan ketuntasan klasikal 45%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 82,25 dengan ketuntasan klasikal mencapai 90%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan metode OLP dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Dengan demikian, metode OLP terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna bagi siswa.</p> Roja Syakira Febrina Dafit ##submission.copyrightStatement## 2026-06-24 2026-06-24 9 1 114 123 10.33627/es.v9i1.4535 Pengembangan Model PBL Berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge Pada Pembelajaran IPS di SMPN 5 Sape https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4545 <p><em>Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang diintegrasikan dengan kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang valid, praktis, dan efektif. Intervensi ini dirancang untuk mengatasi rendahnya keterampilan berpikir kritis serta memudarnya karakter berkebhinekaan global siswa dalam pembelajaran IPS di SMPN 5 Sape, Kabupaten Bima. Menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluate. Penelitian ini melibatkan ahli materi, ahli media, dan 32 siswa kelas VIII sebagai subjek uji coba. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi, angket respon kepraktisan, tes berpikir kritis berbasis esai, dan lembar observasi karakter Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Model PBL terintegrasi TPACK dinyatakan <strong>Sangat Layak</strong> oleh para ahli dengan rata-rata validitas sebesar 81,6%; (2) Tingkat kepraktisan berdasarkan respon guru dan siswa mencapai 82,3% (<strong>Sangat Praktis</strong>); (3) Efektivitas model dibuktikan dengan peningkatan signifikan pada keterampilan berpikir kritis dengan nilai N-gain sebesar 0,71 (kategori tinggi), serta penguatan karakter berkebhinekaan global siswa melalui peningkatan skor observasi dari kategori "Mulai Berkembang" menjadi "Berkembang Sesuai Harapan". Kesimpulannya, sinergi antara sintaks PBL berbasis masalah otentik dan pemanfaatan TIK mampu menstimulus kemampuan kognitif tingkat tinggi sekaligus menginternalisasi nilai-nilai pluralisme kultural secara simultan.</em></p> Ida Waluyati Tasrif Tasrif Syaifullah Syaifullah Sakinah Sakinah ##submission.copyrightStatement## 2026-06-24 2026-06-24 9 1 124 130 10.33627/es.v9i1.4545 Penanaman Nilai Karakter Pada Siswa dalam Mengurangi Perilaku Bullying di SDN 14 Kota Bima https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4550 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk Untuk: (1) mendeskripsikan penanaman nila karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima, (2) Untuk mendeskripsikan faktor penghambat dalam penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima. Metode kualitatif merupakan metode riset yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan buat meriset pada keadaan obyek yang alamiah. Informan kunci dalam penelitian ini ialah guru BK (Bimbingan dan Konseling) dan kepala sekolah di SDN 14 Kota Bima. Dan Informan pendukung dalam penelitian ini adalah guru yang berada di SDN 14 Kota Bima. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah dengan cara observasi, dan wawancara . Teknik analisis data dengan menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima ialah, pembinaan secara berkala setiap upacara, kegiatan numerasi dan literasi dan kegiatan imtaq, Sarapan berbagi, program anti bullying, pembentukan tim TPPK.. 2) Faktor penghambat dalam penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying di SDN 14 Kota Bima yaitu, faktor individu., faktor keluarga/orag tua, faktor lingkungan masyarakat. 3) Upaya untuk mengatasi faktor penghambat penanaman nilai karakter pada siswa dalam mengurangi perilaku bullying yaitu, Pemberian pembinaan berkala ketika kegiatan upacara, kegiatan numerasi dan literasi, Mengundang pihak kepolisian, mengundang pihak tenaga kesehatan.</em></p> Syaifullah Syaifullah Nurhijriah Nurhijriah Irman Susanto ##submission.copyrightStatement## 2026-06-25 2026-06-25 9 1 131 136 10.33627/es.v9i1.4550 Strategi Coping Siswa Dalam Mengelola Burnout Akademik https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4548 <p>Burnout akademik merupakan kondisi kelelahan yang dialami siswa akibat tuntutan akademik dan sosial di sekolah. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman burnout akademik dan strategi coping yang digunakan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di MTsN 3 Kota Tasikmalaya. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur terhadap siswa yang mengalami burnout akademik dan guru mata pelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>burnout</em> akademik ditandai oleh <em>emotional exhaustion, cynism,</em> dan <em>reduced academic efficacy </em>yang dipengaruhi oleh tuntutan akademik, kesulitan belajar, dan permasalahan sosial. Strategi coping yang digunakan meliputi <em>task oriented coping, emotion oriented coping</em>, dan <em>avoidance oriented coping</em>, dengan <em>task oriented coping</em> sebagai strategi yang paling dominan.</p> Dewi Marsha Seha Mustaotinah Cucu Arumsari Feida Noor Laila Isti'adah ##submission.copyrightStatement## 2026-06-26 2026-06-26 9 1 137 144 10.33627/es.v9i1.4548 Hubungan Kebiasaan Nongkrong Terhadap Perilaku Social Climber Pada Mahasiswa Universitas Palangka Raya https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/ES/article/view/4556 <p><strong>Abstrak.</strong> Kebiasaan nongkrong merupakan salah satu aktivitas yang umum dilakukan oleh mahasiswa sebagai sarana interaksi sosial, mengisi waktu luang, dan memperluas relasi. Seiring perkembangan gaya hidup modern, aktivitas nongkrong juga sering dikaitkan dengan munculnya perilaku social climber yang ditandai dengan keinginan memperoleh pengakuan sosial melalui gaya hidup, lingkungan pergaulan, dan pola konsumsi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan nongkrong terhadap perilaku social climber pada mahasiswa Universitas Palangka Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan dengan jenis penelitian deskriptif. Responden penelitian ini adalah mahasiswa S1 Universitas Palangka Raya sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Tahap penelitian meliputi satu, penyebaran lembar kuesioner, dua, pengolahan data, dan tiga&nbsp; analisis data.&nbsp; Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa melakukan kegiatan nongkrong sebagai sarana interaksi sosial, memperluas relasi, dan aktivitas hiburan. Selain itu, faktor lingkungan pergaulan, ekonomi, dan gaya hidup turut mempengaruhi kebiasaan nongkrong mahasiswa. Temuan penelitian menunjukkan adanya keterkaitan antara kebiasaan nongkrong dengan indikator perilaku social climber pada mahasiswa Universitas Palangka Raya.</p> Feby Cahyani Juhro Maleakhi Jonathan Junior S Siti Nor Kholisah ##submission.copyrightStatement## 2026-06-26 2026-06-26 9 1 145 151 10.33627/es.v9i1.4556