PEMANFAATAN METAVERSE BERBASIS KEARIFAN LOKAL: TRANSFORMASI MUSEUM DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN IPS SMP DI MANOKWARI
Abstract
Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi pembelajaran menuju ruang virtual yang lebih interaktif. Metaverse sebagai ruang digital berbasis virtual reality dan augmented reality memiliki potensi besar untuk menghadirkan pengalaman belajar imersif. Namun, pemanfaatan metaverse dalam pendidikan di Indonesia masih terbatas dan cenderung mengadopsi konten global yang kurang relevan dengan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan metaverse berbasis kearifan lokal sebagai museum digital dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 3 Manokwari. Fokus utama penelitian adalah bagaimana metaverse dapat menjadi media transformasi pembelajaran IPS yang lebih kontekstual, menarik, dan mampu memperkuat identitas budaya peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi pembelajaran, wawancara guru dan peserta didik, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan museum digital berbasis metaverse dapat meningkatkan motivasi belajar, memperkuat pemahaman sejarah dan budaya Papua Barat, serta mendorong pembelajaran yang lebih bermakna. Kendala utama adalah keterbatasan perangkat, kesiapan guru, dan akses internet. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi metaverse dengan konten kearifan lokal Papua dalam bentuk museum digital yang mendukung pembelajaran IPS berbasis pengalaman.
Copyright (c) 2026 Welly Ervina Solissa, Firdaus. W. Suhaeb

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. Diterbitkan Oleh Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Bima. Jln. Piere Tendean Kel. Mande Kota Bima. Kode POS 84119Tlpn. (0374) 43195/42801





