ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN METODE CAMEL PADA PERBANKAN SYARIAH YANG TERDAFTAR DI BEI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan bank syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024 menggunakan metode CAMEL (Capital, Asset Quality, Management, Earnings, dan Liquidity). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel penelitian terdiri dari tiga bank syariah, yaitu PT Bank Syariah Indonesia Tbk (Bank Syariah Indonesia), PT Bank BTPN Syariah Tbk (Bank BTPN Syariah), dan PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (Bank Panin Dubai Syariah), yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan melalui rasio Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Financing (NPF), Net Profit Margin (NPM), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Financing to Deposit Ratio (FDR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum bank syariah berada dalam kondisi sehat hingga sangat sehat. Aspek permodalan (CAR) menunjukkan seluruh bank berada pada kategori sangat sehat. Aspek kualitas aset (NPF) berada pada kategori sehat hingga sangat sehat. Aspek manajemen (NPM) dan rentabilitas (BOPO) sebagian besar berada pada kategori sehat hingga sangat sehat, sedangkan aspek likuiditas (FDR) menunjukkan kategori cukup sehat.
Kata kunci: Tingkat Kesehatan Bank, CAMEL, Bank Syariah
Copyright (c) 2026 Meniarti Meniarti, Nafisah Nurul Rahmatia, Julaiha Julaiha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional. Diterbitkan Oleh Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP Bima. Jln. Piere Tendean Kel. Mande Kota Bima. Kode POS 84119Tlpn. (0374) 43195/42801





