https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/issue/feed Jurnal PenKoMi : Kajian Pendidikan dan Ekonomi 2026-06-23T04:01:31+00:00 Dr. Ahmad Sandi, SE.,M.Si sandiaj74@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Penkomi: Kajian Pendidikan dan Ekonomi</strong> diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Ekonomi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima. Jurnal PenKoMi menerbitkan artikel hasil penelitian dan hasil pemikiran di bidang pendidikan dan ekonomi dari para akademisi dan praktisi yang ahli di bidangnya. Jurnal ini memuat laporan hasil penelitian, hasil gagasan konseptual, dan <em>critical review</em> di bidang pendidikan dan ekonomi, mencakup: (1) analisis dan evaluasi metode pembelajaran, motivasi belajar, media pembelajaran dan isu-isu terkini dalam manajemen pendidikan. (2) analisis isu-isu tentang kebijakan ekonomi, inovasi pembelajaran ekonomi, seperti pengembangan, metode, media dan perangkat pembelajaran ekonomi, serta evaluasi di bidang pembelajaran ekonomi.</p> <p><strong>Jurnal Penkomi</strong> telah terakreditasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai Jurnal Ilmiah berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 79/E/KPT/2023. Dengan peringkat akreditasi <strong>Sinta 5</strong>.</p> <p>&nbsp;</p> https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4401 PENGARUH PRAKTISI MENGAJAR TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN PENGANTAR AKUNTANSI DAN INVESTASI PASAR MODAL 2026-06-07T05:41:18+00:00 Reny Wardiningsih reny.wardi87@gmail.com Lalu Andika Noviawan andika.n@staff.unram.ac.id Resty Yusnirmala Dewi resty.yusnirmaladewi@staff.unram.ac.id Khaerul Umam khaerulumam20@staff.unram.ac.id Baiq Melyda Hasmi Aulia reny.wardi@staff.unram.ac.id <p><em>This study focuses on analyzing the effect of the Practitioner Teaching Program on students’ learning outcomes in the courses of Introduction to Accounting and Capital Market Investment. The background of this research is based on the mismatch between graduates’ competencies and labor market demands, highlighting the need for more relevant and applicable learning approaches. This study employs a quantitative approach using a survey of 95 students selected through purposive sampling. Data were collected Likert-scale questionnaires and analyzed using simple linear regression with the assistance of SPSS software. The results indicate that practitioner involvement has a positive and significant effect on learning outcomes, with a significance value of 0.000 (&lt;0.05) and a coefficient of determination (R²) of 0.778. Descriptively, the majority of students responded positively in terms of ease of understanding the material, learning interactivity, and relevance of the content to real-world practice. These findings suggest that practitioner involvement enhances the quality of learning, both cognitively and in terms of practical skills. The implications of this study emphasize the urgency of developing collaborative learning strategies between academics and practitioners in higher education.</em></p> 2026-06-07T05:21:02+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4427 LITERASI GREEN ECONOMY TERHADAP PERILAKU EKONOMI KERAKYATAN MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI 2026-06-07T05:51:17+00:00 Sandi Amali sandidila261@gmail.com Muhammad Rakib m.rakib@unm.ac.id Agussalim Agussalim agussalimm@unm.ac.id Adam Rahman Suradi adamrahman005@gmail.com Yusuf Yusuf laclacuba@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi ekonomi hijau terhadap perilaku ekonomi berorientasi masyarakat pada mahasiswa Pendidikan Ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksploratif. Populasi terdiri dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi di salah satu universitas di Indonesia, dengan sampel sebanyak 120 responden yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel acak proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi ekonomi hijau memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku ekonomi berorientasi masyarakat mahasiswa, ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05 dan koefisien regresi 0,643. Hasil ini menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa yang lebih tinggi tentang prinsip keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan kesadaran lingkungan cenderung meningkatkan dukungan terhadap produk lokal, memperkuat solidaritas ekonomi, dan mendorong partisipasi dalam kegiatan ekonomi berbasis masyarakat. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan pendidikan keberlanjutan ke dalam kurikulum Pendidikan Ekonomi untuk mengembangkan generasi yang memiliki kesadaran sosial, ekologis, dan ekonomi berkelanjutan.</p> 2026-06-07T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4428 PERSEPSI MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI TERHADAP IMPLEMENTASI GREEN ECONOMY DALAM KEBIJAKAN NASIONAL 2026-06-07T05:41:19+00:00 Fitriani Fitriani fitrianiabbas923@gmail.com Sitaman Said fitrianiabbas923@gmail.com Mukhlis Mukhlis fitrianiabbas923@gmail.com <p>The transition to a green economy is Indonesia's national strategic agenda, reflected in the Net Zero Emission 2060 commitment and the updated Nationally Determined Contribution (NDC). However, the success of this transition depends heavily on the readiness of human resources, including economics students who will become educators who will shape the next generation of environmentally literate individuals. This study aims to assess the level of understanding and attitudes of economics students towards the implementation of a green economy in Indonesian national policy. The method used is a quantitative descriptive method with a 5-point Likert scale questionnaire distributed to 120 students of the Economics Education study program through a proportionate stratified random sampling technique. Data were analyzed using descriptive statistics and Pearson correlation tests. The results showed that the majority of respondents (72.5%) were in the "quite understanding" category regarding the concept and policies of the national green economy, while 18.3% were in the "understanding" category and 9.2% were in the "less understanding" category. Students' attitudes towards the green economy were generally positive with an average score of 3.84 out of 5. There was a significant positive correlation between the level of understanding and positive attitudes towards the green economy (r = 0.631; p &lt; 0.01). The implications of this research emphasize the urgency of strengthening green economy material in the economics education curriculum so that students as future educators are able to integrate sustainability values ​​into economics learning at school.</p> 2026-06-07T05:38:26+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4455 LABEL” KUTU LONCAT” DI TEMPAT KERJA, EKSPLORASI WORK LIFE BALANCE SEBAGAI PREFERENSI PEKERJAAN PADA GENERASIMILENIA DAN ZILENIA 2026-06-07T05:41:19+00:00 Imanda Nabilasasi imandanabilasari.stiebima22@gmail.com Reza Fitriani rezafitriani.stiebima22@gmail.com Raisya Amalia raisyaamalia.stiebima22@gmail.com Muhammad Yusuf yusufzm.stiebima@gmail.com <p><em>This study aims to determine the effect of Self-Efficacy, Emotional Intelligence, and Work Attitude on Work-Life Balance of Millennial and Zilenia Generation Employees. The approach used in the study is an associative approach. The population in the study amounted to 120 employees with a sample of 120 millennial generation employees. Data collection techniques used were observation, questionnaires, and literature studies. Data analysis techniques used were validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, correlation coefficients, determination coefficients, T tests, and F tests processed using the Statistical Product and Service Solution (SPSS) program. The results of the study show that Self-Efficacy (X1) has a significant effect on Work-Life Balance. Emotional Intelligence (X2) has an effect on Work-Life Balance. Work Attitude Affects Work-Life Balance and Self-Efficacy (X1). Emotional Intelligence (X2) and Work Attitude simultaneously (simultaneously) affect Work-Life Balance of Millennial and Zilenia Generation Employees. </em></p> 2026-06-07T05:40:47+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4395 DAMPAK EKSPANSI RITEL WARALABA TERHADAP UMKM DI PASAR TRADISIONAL POLEWALI MANDAR 2026-06-08T03:00:16+00:00 Muhammad Sain Muhsainhp1986@gmail.com H. Sudirman Rahman muh.sain@itbmpolman.ac.id H. Abdul Qahar muh.sain@itbmpolman.ac.id Zainuddin Zainuddin muhsainhp1986@gmail.com Aan Aswari muhsainhp1986@gmail.com H. Rustan muhsainhp1986@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekspansi ritel waralaba terhadap keberlangsungan pasar tradisional di Kabupaten Polewali Mandar dan menganalisis efektivitas Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Polewali Mandar Nomor 47 Tahun 2022 tentang Pedoman Teknis Pengembangan, Penataan dan Pembinaan Toko Swalayan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum (socio-legal approach) dan pendekatan perundang-undangan (statutory approach). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pelaku usaha ritel modern, pedagang pasar tradisional, dan observasi lapangan terkait kepatuhan zonasi serta jam operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Dampak ekspansi ritel modern di Kabupaten Polewali Mandar di satu sisi memicu penurunan omzet pedagang tradisional akibat pergeseran preferensi konsumen terhadap kenyamanan, kepastian harga, dan legalitas administratif; namun di sisi lain, pasar tradisional tetap menunjukkan resiliensi melalui keunggulan komparatif pada komoditas pangan segar dan fleksibilitas tawar menawar yang ada. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah daerah dapat melakukan sinkronisasi perizinan yang ketat, pengawasan lapangan yang konsisten, serta pendampingan teknis bagi produk lokal agar regulasi dapat berfungsi sebagai instrumen proteksi ekonomi yang baik.</p> 2026-06-08T03:00:16+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4474 DIGITALISASI PENDIDIKAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBELAJARAN DI ERA SOCIETY 5.0 2026-06-14T04:13:05+00:00 Syarifuddin La Tiga syarif.alkauny@gmail.com Suci Indasari syarif.alkauny@gmail.com Siti Arfah syarif.alkauny@gmail.com Saifudin Saifudin syarif.alkauny@gmail.com Nilawati Tadjuddin syarif.alkauny@gmail.com <p><em>Educational digitalization is one of the main strategies for addressing learning challenges in the Society 5.0 era, which emphasizes the integration of technology and a human-centered approach. This study aims to analyze the effect of educational digitalization on learning motivation and learning outcomes, as well as the role of teachers’ digital competence in strengthening the effectiveness of digital learning. The research employed a quantitative approach with an explanatory research design, involving students and teachers at secondary education institutions that have implemented digital-based learning. Data were collected through Likert-scale questionnaires and documentation of learning outcomes, and were analyzed using multiple linear regression and moderation analysis. The results indicate that students’ digital literacy has a positive and significant effect on learning motivation (β = 0.42; p &lt; 0.001) and learning outcomes (β = 0.36; p &lt; 0.001). Teachers’ digital competence also has a significant effect on students’ learning outcomes (β = 0.29; p = 0.001) and strengthens the relationship between students’ digital literacy and learning outcomes (β = 0.29; p = 0.004), with a coefficient of determination (R²) of 0.53. In conclusion, educational digitalization is proven to enhance the quality of learning in the Society 5.0 era when supported by adequate student digital literacy and teachers’ digital competence.</em></p> 2026-06-10T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4475 DIGITALISASI PENDIDIKAN DALAM PEMBELAJARAN ABAD KE-21 DAN BERBAGAI TANTANGAN YANG DIHADAPI 2026-06-10T10:02:10+00:00 Suprin Suprin opposuprin@gmail.com Pujiarman Pujiarman opposuprin@gmail.com Sultan Muhamad Sidiq opposuprin@gmail.com Muhammad Amsal Nasution opposuprin@gmail.com Nilawati Tadjuddin opposuprin@gmail.com <p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Digitalisasi pendidikan telah menjadi strategi kunci dalam menanggapi tuntutan pembelajaran abad ke-21, yang menekankan kemahiran teknologi, berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan keterampilan komunikasi. Studi ini bertujuan untuk secara konseptual mengkaji implementasi digitalisasi pendidikan dalam pembelajaran abad ke-21, dengan fokus pada konsep fundamental, prinsip inti, dan tantangan yang dihadapi dalam praktik pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan konseptual menggunakan desain tinjauan pustaka sistematis dari artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan dan terkini. Data dikumpulkan melalui analisis dokumen dan dianalisis menggunakan analisis tematik kualitatif. Temuan menunjukkan bahwa digitalisasi pendidikan memiliki potensi signifikan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran sekaligus mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21. Namun, implementasinya menghadapi beberapa tantangan, termasuk infrastruktur yang terbatas, literasi digital yang rendah di kalangan pendidik, dan akses teknologi yang tidak merata di berbagai wilayah. Studi ini menyimpulkan bahwa digitalisasi pendidikan yang sukses membutuhkan pendekatan holistik yang mencakup penguatan kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur teknologi yang adil, dan dukungan kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan </span></span></em><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">.</span></span></em></p> 2026-06-10T10:02:10+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4476 TRANSFORMASI PENDIDIKAN DIGITAL: INOVASI PEDAGOGI, TANTANGAN SISTEMIK DAN ARAH MASA DEPAN 2026-06-11T08:54:40+00:00 Nursalam Siradjuddin nursalam.siradjuddin@gmail.com Muhammad Efendi Hasibuan nursalam.siradjuddin@gmail.com Muhammad Yusuf nursalam.siradjuddin@gmail.com Mochamad Nangim nursalam.siradjuddin@gmail.com Nilawati Tadjuddin nursalam.siradjuddin@gmail.com <p><em>The transformation of digital education has become a strategic issue in the development of educational systems in an era of rapid technological advancement. This study aims to comprehensively examine digital pedagogical innovations, the systemic challenges encountered, and the future directions of digital education based on recent research findings. The research method employed is a qualitative literature review, drawing on national and international peer-reviewed journal articles published within the last five years (2019–2024). Data were analyzed using thematic analysis to identify patterns, trends, and key issues relevant to the research objectives. The results indicate that digital pedagogical innovations, such as blended learning, the use of Learning Management Systems, and learner-centered approaches, play a crucial role in enhancing learning flexibility and student engagement. However, the implementation of digital education continues to face systemic challenges, including disparities in access to technology, limited infrastructure, and insufficient digital competencies among educators. Furthermore, the future direction of digital education is projected to increasingly involve intelligent technologies such as artificial intelligence, adaptive learning, and learning analytics. This study concludes that the successful transformation of digital education requires strong synergy between pedagogical innovation, human resource readiness, and sustainable education policies</em></p> 2026-06-11T08:54:40+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4478 MANAJEMEN PERUBAHAN DI ERA DIGITAL: TANTANGAN DAN PELUANG BAGI ADAPTASI ORGANISASI 2026-06-11T08:57:28+00:00 Arabiah Arabiah darminyusuf@gmail.com Darmi Darmi darminyusuf@gmail.com Amidin Amidin darminyusuf@gmail.com Andi Warisno darminyusuf@gmail.com Nilawati Tajuddin darminyusuf@gmail.com <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen perubahan di era digital serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mendukung adaptasi organisasi. Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut organisasi untuk melakukan perubahan tidak hanya pada aspek teknologi, tetapi juga pada budaya dan sumber daya manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis dokumen dari artikel jurnal dan sumber ilmiah yang relevan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola tantangan dan strategi adaptasi organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam manajemen perubahan meliputi resistensi karyawan, kesenjangan keterampilan digital, dan budaya organisasi yang kurang adaptif. Di sisi lain, era digital juga menghadirkan peluang berupa penguatan kepemimpinan digital, peningkatan komunikasi organisasi, serta inovasi proses kerja yang meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan adaptasi organisasi di era digital bergantung pada kemampuan manajemen dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan pengelolaan sumber daya manusia secara berkelanjutan.</em></p> 2026-06-11T08:57:28+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4480 INTEGRASI LITERASI DIGITAL SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PEMECAHAN MASALAH PESERTA DIDIK 2026-06-11T09:01:19+00:00 Desi Wahyuni dililamtim@gmail.com Dili Arissandi dililamtim@gmail.com Andi Warisno dililamtim@gmail.com Nilawati Tajuddin dililamtim@gmail.com <p><em>Perkembangan era digital menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah sebagai bagian dari keterampilan abad ke-21. Literasi digital dipandang sebagai kompetensi kunci yang berpotensi meningkatkan kedua kemampuan tersebut dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital terhadap kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen melalui pretest–posttest non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas 60 peserta didik yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian meliputi tes kemampuan berpikir kritis, tes kemampuan pemecahan masalah, serta angket literasi digital. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas eksperimen meningkat dari 58,47 menjadi 78,93, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 57,89 menjadi 66,12. Kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen meningkat dari 56,82 menjadi 77,41, sementara kelas kontrol meningkat dari 57,13 menjadi 65,34. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (p &lt; 0,05). Analisis regresi menunjukkan bahwa literasi digital memberikan kontribusi sebesar 41% terhadap kemampuan berpikir kritis dan 37% terhadap kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis literasi digital efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik.</em></p> 2026-06-11T09:01:19+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4483 ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN MASA DEPAN PENDIDIKAN: STRATEGI ADAPTASI BAGI GURU DAN SEKOLAH 2026-06-11T09:04:38+00:00 Mulyadin Mulyadin mande.mulyadin@gmail.com Titin Aprina mande.mulyadin@gmail.com Muhammad Idris mande.mulyadin@gmail.com Riyan Saputra mande.mulyadin@gmail.com Nilawati Tadjuddin mande.mulyadin@gmail.com <p><em>Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pendidikan dan menuntut kesiapan baru dari guru serta sekolah dalam mengelola proses pembelajaran. Urgensi penelitian ini terletak pada masih terbatasnya pemahaman empiris mengenai strategi adaptasi guru dan sekolah dalam menghadapi integrasi AI di konteks pendidikan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi AI dan kompetensi digital guru, serta dukungan kebijakan dan kepemimpinan sekolah terhadap kesiapan adaptasi pembelajaran berbasis AI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada guru dan tenaga kependidikan, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi AI dan kompetensi digital guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan adaptasi pembelajaran berbasis AI. Selain itu, dukungan kebijakan dan kepemimpinan sekolah juga berperan penting dalam memperkuat efektivitas integrasi AI di lingkungan pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi terhadap AI dalam pendidikan memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan peningkatan kapasitas guru dengan dukungan institusional yang kuat agar transformasi pendidikan berbasis AI dapat berlangsung secara efektif dan berkelanjutan.</em></p> 2026-06-11T09:04:38+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4487 PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM IMPLEMENTASI TEKNOLOGI PENDIDIKAN DI SATUAN PENDIDIKAN 2026-06-11T09:09:12+00:00 Nasrul Nasrul nasrul.abuhanif.nn@gmail.com Muh S Darwis darwisabbas72@gmail.com Nasrun Nasrun aljasuur@gmail.com Muhammad Bujang muhammadbujang67@gmail.com Sunarko Sunarko sunarkonarko072@gmail.com Nilawati Tadjuddin nilawati@radenintan.ac.id <p><em>Perkembangan teknologi digital menuntut satuan pendidikan untuk melakukan transformasi dalam proses pembelajaran. Keberhasilan implementasi teknologi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana, tetapi juga oleh kepemimpinan kepala sekolah sebagai pengambil kebijakan dan penggerak perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap implementasi teknologi pendidikan serta kesiapan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan desain survei korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada guru pada satuan pendidikan sebagai responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji regresi linier dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap implementasi teknologi pendidikan. Selain itu, kepemimpinan kepala sekolah juga memiliki hubungan positif dengan kesiapan digital guru. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor kunci dalam mendorong keberhasilan implementasi teknologi pendidikan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di satuan pendidikan.</em></p> 2026-06-11T09:09:12+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4488 DIGITALISASI PENDIDIKAN DALAM TRANSFORMASI PEMBELAJARAN DI ERA TEKNOLOGI DIGITAL 2026-06-11T09:12:03+00:00 Intan Maya Sari intanmaysari59@gmail.com Muhammad Jufri palembangmjupri@gmail.com Muammar Muammar muammam57@gmail.com Sulaiman Sulaiman sulaimanamt3@gmail.com Darul Hikmi darilhikmi10@gmail.com Nilawati Tadjuddin nilawati@radenintan.ac.id <p><em>Digitalisasi pendidikan menjadi salah satu strategi utama dalam transformasi pembelajaran di era teknologi digital. Integrasi teknologi digital dalam proses pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai alat pendukung pembelajaran, tetapi juga mendorong perubahan paradigma pedagogis menuju pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep digitalisasi pendidikan, prinsip implementasinya, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam transformasi pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur terhadap artikel jurnal, buku akademik, dan laporan institusional yang relevan dengan topik penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi temuan-temuan utama secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi pendidikan berpotensi meningkatkan akses, kualitas, dan efektivitas pembelajaran apabila didukung oleh kompetensi digital pendidik, infrastruktur teknologi yang memadai, serta kebijakan institusional yang berkelanjutan. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan adanya tantangan berupa kesenjangan akses teknologi, keterbatasan literasi digital, dan kesiapan institusi pendidikan yang belum merata. Oleh karena itu, digitalisasi pendidikan perlu dirancang secara komprehensif dan inklusif agar dapat mendukung transformasi pembelajaran yang berkelanjutan di era teknologi digital.</em></p> 2026-06-11T09:12:02+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4420 PEMANFAATAN METAVERSE BERBASIS KEARIFAN LOKAL: TRANSFORMASI MUSEUM DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN IPS SMP DI MANOKWARI 2026-06-13T22:32:36+00:00 Welly Ervina Solissa 250002301011@student.unm.ac.id Firdaus. W. Suhaeb firdaus.w.suhaeb@unm.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi pembelajaran menuju ruang virtual yang lebih interaktif. Metaverse sebagai ruang digital berbasis virtual reality dan augmented reality memiliki potensi besar untuk menghadirkan pengalaman belajar imersif. Namun, pemanfaatan metaverse dalam pendidikan di Indonesia masih terbatas dan cenderung mengadopsi konten global yang kurang relevan dengan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan metaverse berbasis kearifan lokal sebagai museum digital dalam pembelajaran IPS di SMP Negeri 3 Manokwari. Fokus utama penelitian adalah bagaimana metaverse dapat menjadi media transformasi pembelajaran IPS yang lebih kontekstual, menarik, dan mampu memperkuat identitas budaya peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi pembelajaran, wawancara guru dan peserta didik, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan museum digital berbasis metaverse dapat meningkatkan motivasi belajar, memperkuat pemahaman sejarah dan budaya Papua Barat, serta mendorong pembelajaran yang lebih bermakna. Kendala utama adalah keterbatasan perangkat, kesiapan guru, dan akses internet. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi metaverse dengan konten kearifan lokal Papua dalam bentuk museum digital yang mendukung pembelajaran IPS berbasis pengalaman.</p> 2026-06-13T22:32:36+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4425 RELEVANCE OF COMPETENCIES OF ECONOMIC EDUCATION GRADUATES IN THE ERA OF INDUSTRY 4.0: TRACER STUDY AND STAKEHOLDER PERSPECTIVES 2026-06-13T22:36:06+00:00 Andi Emil Salim andiemilpassalo@gmail.com Muhammad Rakib m.rakib@unm.ac.id Agussalim Agussalim agussalim@unm.ac.id <p><em>The rapid development of the Industry 4.0 era demands that university graduates have competencies aligned with the needs of an increasingly dynamic and technology-based workforce. This study aims to analyze the relevance of the competencies of graduates of the Economics Education Undergraduate Program at Makassar State University for the 2015–2024 period from a tracer study and stakeholder perspective. The study used a quantitative descriptive approach involving 318 alumni and 15 stakeholders, including school principals. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed using descriptive statistics and gap analysis. The results showed that the graduates' employment rate was relatively high and supported by practical and soft skills relevant to the demands of Industry 4.0. These findings emphasize the importance of aligning the curriculum with industry needs, enhancing practice-based learning, and strengthening collaboration with the business world and industry. This research is expected to be the basis for formulating curriculum development policies to increase the competitiveness and relevance of Economics Education graduates</em></p> 2026-06-13T22:36:06+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4457 KINERJA DAN KEBERLANGSUNGAN PERUSAHAAN DALAM PENERAPAN SISTEM ERP: TINJAUAN SISTEMATIK LITERATUR 2026-06-18T03:18:38+00:00 Ghaliyah Nimassita Triseptya ghaliyah@unifa.ac.id Andi Zulfakar Yudha yudhalecturer@gmail.com <p data-start="14" data-end="592">This study aims to analyze the development of research on <strong data-start="72" data-end="110">Enterprise Resource Planning (ERP)</strong> and to identify the impact of ERP implementation on corporate performance and sustainability. The study employs a <strong data-start="225" data-end="263">Systematic Literature Review (SLR)</strong> method, with data sourced from the Scopus database. The selection process was conducted through several screening stages based on the publication period (2015–2025), journal quality (Q1–Q3), topic relevance, and article accessibility. Out of 139 identified articles, 21 met the inclusion criteria and were selected for analysis.</p> <p data-start="594" data-end="1179">The findings indicate that ERP research is predominantly focused on supply chain integration and digital transformation, ERP implementation success factors, and the development of <strong data-start="774" data-end="801">Sustainable ERP (S-ERP)</strong>. The factors most frequently associated with ERP success include supply chain integration, sustainability practices, information quality, change management, and organizational factors. ERP implementation has been shown to positively affect corporate performance by improving operational efficiency, information quality, supply chain integration, and sustainability performance.</p> <p data-start="1181" data-end="1762">Furthermore, the literature suggests that the integration of ERP with sustainability strategies, the strengthening of change management practices, and the adoption of technologies such as the <strong data-start="1373" data-end="1401">Internet of Things (IoT)</strong>, <strong data-start="1403" data-end="1417">Blockchain</strong>, and <strong data-start="1423" data-end="1462">Building Information Modeling (BIM)</strong> represent important directions for future research. The most commonly applied theories in ERP studies are the <strong data-start="1573" data-end="1602">Resource-Based View (RBV)</strong>, <strong data-start="1604" data-end="1659">Technology–Organization–Environment (TOE) Framework</strong>, <strong data-start="1661" data-end="1685">Institutional Theory</strong>, <strong data-start="1687" data-end="1727">Diffusion of Innovation (DOI) Theory</strong>, and <strong data-start="1733" data-end="1761">Change Management Theory</strong>.</p> <p data-start="1764" data-end="1973" data-is-last-node="" data-is-only-node="">These findings demonstrate that ERP serves not only as a tool for business process integration but also as a strategic resource that supports long-term improvements in corporate performance and sustainability</p> 2026-06-18T03:18:38+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4504 PENGEMBANGAN MODEL PLATFORM DIGITAL LOW-TOUCH KOLABORATIF ANTARA PENDIDIKAN DAN INDUSTRI UNTUK UMKM DI WILAYAH BERKETERBATASAN AKSES DIGITAL DAN EKONOMI 2026-06-18T03:27:48+00:00 Burhanuddin Burhanuddin burhanbima1969@gmail.com Sukardi Sukardi karaengsukardi317@gmail.com Israfil Israfil rafliisrafil510@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td width="443"> <p>Sebagian besar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah perkotaan dengan keterbatasan akses digital dan ekonomi, seperti Kota Bima, belum memperoleh pemberdayaan berbasis teknologi secara optimal. Layanan pemerintah masih bersifat tradisional, literasi digital pelaku UMKM rendah, dan belum ada platform kolaboratif yang menghubungkan UMKM dengan dunia pendidikan dan industri. Penelitian ini mengembangkan dan mengevaluasi BIMA-UMKM Connect, sebuah prototipe platform digital berbasis <em>low-touch</em> yang dirancang untuk mendukung literasi digital, pencatatan usaha, dan kolaborasi lintas sektor. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&amp;D) dengan model <em>ADDIE</em>. Hasil validasi menunjukkan prototipe sangat layak dengan rerata gabungan 4,43 (89%). Uji coba skala kecil memperoleh kategori Baik (82%) dan skala besar meningkat ke kategori Sangat Baik (85%). Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan low-touch efektif menjawab rendahnya literasi digital UMKM sekaligus mendorong kolaborasi <em>triple helix</em>.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-06-18T03:27:48+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4510 PENGENALAN KEWIRAUSAHAAN PADA MURID SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BOGOR 2026-06-23T03:56:41+00:00 Bado Riyono bado.riyono79@gmail.com Hugo Aries Suprapto bado.riyono79@gmail.com Sigit Widiyarto bado.riyono79@gmail.com Albertus Maria Setyastanto bado.riyono79@gmail.com Ukti Lutvaidah bado.riyono79@gmail.com <table width="587"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p>Pengenalan kewirausahaan pada murid sekolah dasar di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya minat kewirausahaan pada usia dini serta tuntutan era globalisasi dan digitalisasi yang menuntut keterampilan hidup, kreativitas, dan kepedulian sosial-lingkungan sejak awal. Pendidikan kewirausahaan di sekolah dasar dipandang tidak hanya berorientasi pada kemampuan ekonomi, tetapi juga pada pembentukan karakter, tanggung jawab sosial, dan kesadaran lingkungan melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan praktis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan orang tua murid di dua sekolah dasar di Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan kewirausahaan dilaksanakan melalui kegiatan berbasis proyek seperti pembuatan produk sederhana, simulasi jual-beli di kelas atau pasar mini sekolah, serta pembelajaran membawa barang untuk dijual. Sekolah menyusun kurikulum tematik kewirausahaan sederhana, menyediakan ruang kreativitas dan bahan praktik, serta melibatkan pelaku usaha lokal sebagai mentor dan role model. Guru berperan aktif sebagai fasilitator, sementara dukungan orang tua memperkuat pembelajaran melalui pendampingan dan pengelolaan uang saku. Pembelajaran juga menanamkan nilai sosial dan lingkungan. Meskipun menunjukkan praktik yang positif dan kontekstual, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan evaluasi dampak pembelajaran, integrasi kewirausahaan ke dalam kurikulum formal, peningkatan kapasitas guru, serta pemanfaatan teknologi agar program berkelanjutan dan berdampak lebih luas.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-06-23T03:56:41+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://jurnal.stkipbima.ac.id/index.php/PK/article/view/4511 PERLINDUNGAN HUKUM LESSOR TERHADAP PRAKTIK PENGALIHAN OBJEK LEASING SECARA ILEGAL OLEH LESSEE DI KOTA MAKASSAR 2026-06-23T04:01:31+00:00 Dewi Johoriah Lahaking fhuim.klsb.2018@gmail.com Nurul Qamar fhuim.klsb.2018@gmail.com H. Abdul Qahar fhuim.klsb.2018@gmail.com H. Askari Razak fhuim.klsb.2018@gmail.com Hj. Sri Lestari Poernomo fhuim.klsb.2018@gmail.com H. Rustan fhuim.klsb.2018@gmail.com <table> <tbody> <tr> <td width="403"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perlindungan hukum bagi <em>lessor</em> terhadap praktik pengalihan objek <em>leasing</em> secara ilegal oleh <em>lessee</em> di Kota Makassar, serta mengidentifikasi faktor dan modus operandi terhambatnya proses eksekusi lapangan. Menggunakan metode penelitian yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui studi dokumen hukum dan wawancara mendalam bersama praktisi hukum, perusahaan pembiayaan, dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi perlindungan hukum bagi <em>lessor</em> di Kota Makassar mengalami kesenjangan yang signifikan. Perlindungan hukum preventif melalui penyusunan kontrak baku (<em>pacta sunt servanda</em>) dan sertifikat jaminan fidusia sudah dirancang sangat kuat. Namun, perlindungan hukum represif mengalami kelumpuhan di tingkat eksekusi lapangan pasca-lahirnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019, yang mewajibkan penetapan Pengadilan Negeri jika <em>lessee</em> keberatan. Kondisi ini diperparah oleh modus operandi <em>lessee</em> berupa penyembunyian aset (<em>lost unit</em>), gadai gelap bawah tangan, penggunaan identitas fiktif, serta adanya kekosongan hukum materiil (<em>rechtsvacuum</em>) akibat absennya kodifikasi hukum setingkat Undang-Undang yang khusus mengatur lembaga <em>leasing</em>. Akibatnya, angka sengketa alat berat yang menggantung di Makassar secara konsisten meningkat hingga mencapai 40% pada tahun 2025, yang menimbulkan kerugian finansial masif bagi <em>lessor</em> akibat depresiasi nilai aset serta mendegradasi kepastian hukum investasi di sektor infrastruktur dan pertambangan Sulawesi Selatan.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-06-23T04:01:31+00:00 ##submission.copyrightStatement##