Alat Peraga Sederhana : Alternatif Pembelajaran IPA yang Ramah Lingkungan Untuk Meningkatkan Literasi Sains

  • Fransiska Anjelina Mola Program Studi Pendidikan IPA, FKIP, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Citra Bakti
  • Adriani Dhema Program Studi Pendidikan IPA, FKIP, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Citra Bakti
  • Vanilia Sano Gauk Program Studi Pendidikan IPA, FKIP, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Citra Bakti
  • Fransiskus Xaverius Dolo Program Studi Pendidikan IPA, FKIP, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Citra Bakti
Keywords: Alat Peraga, Bahan Bekas, Pembelajaran IPA, Ramah Lingkungan, Literasi Sains

Abstract

Pendidikan sains berperan penting dalam membentuk generasi yang memiliki pemahaman ilmiah, berpikir kritis, serta mampu memecahkan masalah berbasis sains dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis efektivitas alat peraga sederhana berbahan bekas dalam meningkatkan literasi sains siswa. Metode yang digunakan adalah demonstrasi dan pendekatan berbasis pengalaman langsung memungkinkan siswa untuk mengamati fenomena secara langsung, melakukan investigasi ilmiah, menganalisis dan menarik kesimpulan, mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.  . Alat peraga dibuat dari bahan bekas seperti botol plastik, balon udara dan pipet untuk menjelaskan konsep-konsep IPA seperti sistem pernapasan pada manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga berbahan bekas mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya daur ulang dan kelestarian lingkungan. Selain itu, alat peraga ini juga memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Dengan demikian, alat peraga sederhana dari bahan bekas dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran IPA yang berkelanjutan dan berkontribusi dalam meningkatkan literasi sains siswa.

Published
2026-01-31