Integrasi STEM dalam Pemberdayaan Masyarakat: Inovasi POC dan Kompos Plus sebagai Simulasi Proses Redoks untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Hijau
Abstract
Sektor pertanian di daerah tertinggal seperti Desa Mangge Na’e, Kabupaten Dompu, menghadapi masalah multidimensi yang saling berkaitan, meliputi ketergantungan tinggi pada input kimia yang mahal, minimnya akses irigasi yang andal, pemborosan limbah organik, serta kerentanan ketahanan pangan dan gizi yang tercermin dari angka stunting sebesar 13,56%. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk menjawab tantangan tersebut melalui integrasi pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) dengan fokus pada inovasi teknologi tepat guna berbasis prinsip kimia redoks. Melalui metode participatory action research (PAR), masyarakat diajak terlibat langsung dalam simulasi dan produksi Pupuk Organik Cair (POC) Plus dan Kompos Plus dari limbah rumah tangga dan pertanian. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga aspek: (1) aspek produksi dengan rerata produksi POC 50 liter/bulan, pengurangan ketergantungan pupuk kimia hingga 60%, dan penurunan penggunaan pestisida sintetis sebesar 50%; (2) aspek kapasitas masyarakat yang tercermin dari peningkatan pengetahuan kader posyandu sebesar 85%, serta penguasaan keterampilan teknologi dan matematika dalam mengelola usaha tani; dan (3) aspek ekonomi-lingkungan berupa penghematan biaya produksi, peningkatan akses pangan bergizi melalui 25 unit Taman Gizi keluarga, serta terbangunnya model ekonomi hijau berbasis sirkularitas lokal. Program ini membuktikan bahwa integrasi STEM tidak hanya menyelesaikan masalah teknis, tetapi juga membangun literasi sains dan kelembagaan masyarakat yang berkelanjutan. Model ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah tertinggal lain guna mendorong ketahanan pangan, kemandirian energi, dan pertumbuhan ekonomi inklusif.
References
Abas, M. A., Sulaiman, C., Ahmad, F. N., & Kasim, S. N. S. A. (2025). Assessing the role of food security and governance on environmental sustainability in Malaysia. SAGE Open, 15(4). https://doi.org/10.1177/21582440251399038
Beladona, S. U. M., Pratika, R. A., Kalalinggi, S. Y., Putra, R., & Kumalasari, M. R. (2025). Empowering community on utilizing purun as liquid organic fertilizer in Tuwung Village Pulang Pisau Regency. Journal of Community Service and Empowerment, 6(1), 147–154. https://doi.org/10.22219/jcse.v6i1.37577
Bhakti Ananta, F. L. (2025). Community Empowerment in the Use of Liquid Organic Fertilizer for Rice Plants in Palasari Village. Sinesia: Journal of Community Service, 2(1), 10–21. https://doi.org/10.69836/sinesia-jcs.v2i1.150
Fauzi, S., & Patricia, S. B. (2022). Empowering ginger farmer through fostering the production of liquid organic fertilizer during the Covid-19 pandemic. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 8(2), 71. https://doi.org/10.22146/jpkm.59552 Jurnal Universitas Gadjah Mada
Hajam, Y. A., Kumar, R., & Kumar, A. (2023). Environmental waste management strategies and vermi transformation for sustainable development. Environmental Challenges, 13, 100747. https://doi.org/10.1016/j.envc.2023.100747 ScienceDirect
Khasanan, N. U., & Sutrisno, H. (2021). Community empowerment with the making of liquid organic fertilizer from banana slim stem. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, 1(4), 136–142. https://doi.org/10.59247/jppmi.v1i4.17 Grafiati
Liu, L., Zhu, T., & Dai, Y. (2024). Evaluation of agricultural sustainable development and analysis of coupling coordination in food security areas from the perspective of food security. SAGE Open, 14(2), 21582440241256840. https://doi.org/10.1177/21582440241256840 IDEAS/RePEc+1
Rahayu, P., Maulida, Z., Utami, R. A., Avivi, S., & Hoesain, M. (2024). Community empowerment through the solid organic fertilizer production program as a waste management effort to support sustainable agriculture in Jember Regency. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(1), 13–18. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v7i1.6738 SINTA
Ramadhani, F. S., Maydida, T. D., Widiatmoko, J. A., Setiyaningsih, H., Astri, A. M. M., Marshanda, A. R., Wulandari, S., Hasanah, U., Anggraeni, A. K. A., Andrian, B. W., Achyana, M. A., Mahardhika, W., Mardiyah, S., & Purba, A. (2025). Empowering communities for sustainable organic waste management: A composter-based approach. Community Empowerment, 10(6). https://doi.org/10.31603/ce.13145
Supriyanto, E. A., Afiatan, A. S., Badrudin, U., Sajuri, S., Al Ramadhani, F. M., Silfiyani, S., Arwanda, M., & Sari, D. K. (2024). Pelatihan pembuatan pupuk organik cair pada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Pringsurat Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(10), 1834–1842. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i10.7849
Tay, M.-J., Ng, T.-H., & Lim, Y.-S. (2024). Fostering sustainable agriculture: An exploration of localised food systems through community supported agriculture. Environmental and Sustainability Indicators, 22, 100385. https://doi.org/10.1016/j.indic.2024.100385
Mili, W. N., Mahendra, C., & Prabowo, R. E. (2023). Gamifikasi dalam pendidikan STEM: Transformasi pembelajaran dan pemberdayaan siswa menuju industri 5.0. Inovasi Pendidikan Fisika, 12(3), 92-100.


.png)


