Pemanfaatan Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) Sebagai Zat Pewarna Alami (ZPA) Tekstil Dan Aplikasinya pada Benang Tenun

  • Muhamad Afan Mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia
  • agrippina wiraningtyas Prodi Pendidikan Kimia STKIP Bima
  • Sry Agustina Prodi Pendidikan Kimia STKIP Bima
  • Ruslan R Prodi Pendidikan Kimia STKIP Bima
Keywords: Ekstraksi, Daun Sirih Hijau, Zat Pewarna Alam, benang tenun

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan daun Sirih (Piper Betle L.) sebagai zat warna alam pada tekstil. Tahap pengolahan Pemanfaatan Ekstrak Warna Daun Sirih Hijau  (Piper Betle L.) ZPA (Zat Pewarna Alami) Tekstil Pada Aplikasi Benang Tenun Bima dilakukan melalui beberapa tahapan diantaranya ekstraksi zat pewarna alam, mordanting, pewarnaan dan proses fiksasi. Hasil pewarnaan benang dapat dilihat perubahan warna yang dihasilkan, benang yang awalnya berwarna putih tetapi mengalami perubahan warna setelah direndam dalam zat warna ekstrak daun sirih hijau. Warna yang dihasilkan yaitu untuk variasi maserasi 1, 3, 4 dan 5 jam berwarna putih kecoklatan sedangkan untuk variasi maserasi 2 jam benang berwarna putih keemasan. Sedangkan dari hasil pengujian yang dilakukan pengaruh dari zat fiksator tawas menghasilkan warna seperti warna asli sebelum melalui proses fiksasi warna yang dihasilkan dalam penelitian ini secara indera penglihatan berwarna putih, pada zat fiksator tunjung menghasilkan warna kearah yang lebih gelap warna yang dihasilkan dalam penelitian ini secara indera penglihatan berwarna kuning keemasan sedangkan dengan fiksasi kapur tohor menghasilkan warna yang berseberangan dari warna asli dan warna yang dihasilkan adalah warna putih kecoklatan.

Published
2020-12-31