PENGARUH SUHU EKSTRAKSI DAN LAMA PENGGUMPALANTERHADAP KADAR DERAJAT ESTERIFIKASI (DE) EKSTRAK PEKTIN KULIT KAKAO (THEOBROMA CACAO L.)
Abstract
Kulit buah kakao (Theobroma cacao l.) merupakan limbah pertanian yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pektin. Pektin sendiri memiliki nilai ekonomi tinggi dan yang menjadi salah satu parameter mutu dari pektin adalah nilai dari derajat esterifikasinya (DE). DE sendiri dipengaruhi oleh berbagai macam kondisi ketika proses ekstraksi pektin berlangsung. Kulit buah kakao sendiri mempunyai kandungan pektin sebesar 16,27%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu ekstraksi dan lama penggumpalan pektin terhadap kadar DE pada proses ekstraksi kulit buah kakao. Beberapa tahapan yang dilakukan antara lain adalah preparasi sampel, proses ekstraksi kulit kakao, optimasi suhu ekstraksi dan optimasi lama penggumpalan pektin. Dalam setiap optimasi dilakukan analisis berat ekivalen, kadar metoksil, kadar asam galakturonat dan yang terakhir penentuan derajat esterifikasi pektin kulit kakao tersebut. Berdasarkan hasil penelitian maka disimpulkan bahwa suhu untuk proses ekstraksi adalah 80°C dengan lama penggumpalan pektin 16 jam yang menghasilkan DE optimum sebesar 72%, kadar metoksil 12,01%, kadar asam galakturonat 94,60% serta berat ekivalennya 666,67%. Hasil yang diperoleh tersebut menunjukkan bahwa kulitas pektin yang diperoleh telah memenuhi kriteria standar mutu IPPA yaitu pektin kulit kakao termasuk pektin metoksil tinggi (HMP).
References
Ade, Y. N., Jeksen, J., & Heliana, A. (2023). Pemanfaatan Limbah Kulit Kakao (Theobroma Cacao.L) sebagai Pakan Ternak. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara), 26-31.
Afoakwa, E. O. (2010). Chocolate Science and Technology. Oxford: Wiley-Blackwell.
Amanati, L. (2020). Ekstraksi Pektin dari Kulit Durian (Durio Zibethinus) untuk Industri Makanan . Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri, 33-36.
Antika, S. R., & Kurniawati, P. (2017). Isolasi dan Karakterisasi Pektin Dari Kulit Nanas. Prosiding Seminar Nasional Kimia FMIPA UNESA (pp. 218-225). Surabaya: Jurusan Kimia, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Kakao Indonesia 2022. BPS-Statistics Indonesia .
Devianti, V., Sa'diyah, L., & Amalia, A. (2020). PENENTUAN MUTU PEKTIN DARI LIMBAH KULIT PISANG DENGAN VARIASI VOLUME PELARUT ASAM SITRAT. JURNAL KIMIA (JOURNAL OF CHEMISTRY), 169-174.
Diana, E., Muarif, A., Ibrahin, I., Meriatna, & Ginting, Z. (2023). PENGARUH SUHU DAN WAKTU EKSTRAKSI TERHADAP KUALITAS PEKTIN DARI LIMBAH KULIT PEPAYA. Chemical Engineering Journal Storage, 351-361.
Fauzan, A., Risnandar, T. D., Anisa, V. R., & Sihombing, R. P. (2022). Karakteristik Kadar Metoksil dan Kadar Asam Galakturonat pada Ekstrak Pektin dari Kulit Jeruk Manis Pacitan pada Suhu 90°C. Prosiding The 13th Industrial Research Workshop and National Seminar (pp. 825-829). Bandung: Politeknik Negeri Bandung.
Febbyola Puteri, J. E. (2024). Pengaruh Suhu Dan Waktu Terhadap Karakteristik Pektin Dari Campuran Kulit Pisang Kepok Dan Kulit Rambutan Menggunakan Pelarut Asam Asetat. Chemical Engineering Journal Storage, 825-829.
Hidayah, N., Kasmiyatun, M., & Purwaningtyas, E. F. (2020). Pengambilan Pektin Dari Kulit Bagian Dalam (Albedo) Semangka Dengan Proses Ekstraksi. Journal Of Chemical Engineering, 57-62.
IPPA, I. P. (diakses 2025, Februari 17). What is Pectin. From https://pectinproducers.com/
Koubala, B., Kansci, G., Mbome, L., Crepeau, M., Thibault, J., & Ralet, M. (2008). Effect of extraction conditions on some physicochemical characteristics of pectins from “Améliorée” and “Mango” mango peels. Food Hydrocolloids, 1345-1351.
Latupeirissa, J., Fransina, E. G., Tanasale, M., & Batawi, C. (2019). Ekstraksi dan Karakterisasi Pektin Kulit Jeruk Manis Kisar (Citrus sp.). Indo. J. Chem. Res, 61-68.
Lestari, A. D., Fatma, I. N., Sari, C. M., Aulia, F. N., Husna, R., & Siregar, H. (2025). Pemanfaatan Limbah Kulit Kakao Sebagai Produk Bernilai Ekonomi di Desa Karang Baru. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 6567-6571.
Luluk, E., Susilowati, & Harsini, T. (2011). Produksi pektin Dari Kulit Buah Coklat (Theobroma Cacao). Jurnal Teknologi Pangan, 121-124.
nurhidayat, Tamrin, & Asyik, N. (2023). Ekstraksi dan Karakterisasi Pektin Pada Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) Berdasarkan Perbedaan Tingkat Kematangan Buah. Jurnal Riset Pangan, 78-95.
Pratiwi, E., Fitriana, I., & Larasati, D. (2016). Ekstraksi Pektin dari Limbah Kulit Buah Carica Dieng (Caricapubescens). Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian (pp. 160-167). Lampung: Politeknik Negeri Lampung.
Rahayu, E. S., Wartini, N. M., & Wrasiati, L. P. (2021). Konsentrasi Ekstrak Etanol Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) dan Suhu Pemanasan terhadap Karakteristik Krim Body Scrub. Jurnal Rekayasa dan Manajemen Agroindustri, 476-487.
Roikah, S., Rengga, W. D., Latifah, & Kusumastuti, E. (2016). Ekstraksi dan Karakterisasi Pektin Dari Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi,L). Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 29-36.
Sari, K. N., & Wibowo, A. (2021). Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) sebagai Pupuk Organik untuk Meningkatkan Kesuburan Tanah. WARTA Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia., 25-30.
Sinaga, R. N., & Hasibuan, R. (2017). Pembuatan Briket Dari Kulit Kakao Menggunakan Perekat Kulit Ubi Kayu. Jurnal Teknik kimia, 21-27.
Sulihono, A., Tarihoran, B., & Agustina, T. E. (2012, Desember). Pengaruh Waktu, Temperatur dan Jenis Pelarut Terhadap Ekstraksi Pektin Dari Kulit Jeruk Bali (Citrus Maxima). Jurnal Teknik Kimia, 18, 1-8.
Tambunan, A. Y., Azhari, & Dewi, R. (2022). Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk Manis Sebagai Pektin Dengan Metode Ekstraksi. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 112-121.
Thakur, B., Singh, R., Handa, A., & Rao, D. (2009). Chemistry and uses of pectin--a review. Food Science & Technology Journals, 47-73.


.png)


