EKSTRAKSI ZAT WARNA DARI DAUN JATI MUDA (Tectona grandis Linn. F.) DAN APLIKASINYA PADA BENANG TENUNAN BIMA
Abstract
Indonesia adalah negara yang sangat kuat dalam penyediaan bahan baku bersumber dari alam, namun masyarakat belum mampu memanfaatkannya dengan baik. Salah satu tumbuhan yang dapat berpotensi sebagai pewarna alami adalah daun jati muda (Tectona grandis Linn. F.). Dimana daun jati muda mengandung zat pewarna antosianin yang dapat memberikan warna merah, ungu bahkan merah gelap dan tanin yang dapat memberikan warna cokelat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi pelarut terhadap ekstrak zat warna pada daun jati muda, mengetahui konsentrasi optimum pada ekstraksi zat warna dari daun jati muda dengan menggunakan metode maserasi dan mengetahui pengaruh variasi konsentrasi pelarut terhadap zat warna daun jati muda pada pewarnaan benang bahan baku kain tenunan Bima. Ekstrak daun jati muda didapat dengan cara diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol konsentrasi 50%, 60%, 70%, 80% dan 90%. Ekstrak yang diperoleh kemudian diukur nilai absorbansinya menggunakan alat spektrofotometer Uv-Vis pada rentang panjang gelombang 190-700 nm, serta digunakan untuk mewarnai benang tenunan. Hasil penelitian ini adalah variasi konsentrasi pelarut etanol berpengaruh terhadap ekstrak zat warna dari daun jati muda dengan metode maserasi. Konsentrasi optimum pelarut etanol untuk ekstraksi zat warna dari daun jati muda dengan metode maserasi adalah konsentrasi pelarut etanol 80% yang menghasilkan nilai absorbansi 1,425. Dan variasi konsentrasi pelarut etanol berpengaruh terhadap hasil warna pada bahan baku benang tenunan Bima.
References
Awaliyah, N. S. (2018). Ekstraksi Zat Warna dari Runput Laut Sargassum sp. dengan Metode Refluks. Bima: Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima.
Azizah, Wahidatun, N. (2018). Pengaruh Jenis Zat Fiksasi Terhadap Kualitas Pewarnaan Kain Mori Primissima dengan Zat Warna Euphorbia. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Diantika, F., Sutan, S. M., & Yulianingsih, R. (2014). Pengaruh Lama Ekstraksi dan Konsentrasi Pelarut Etanol Terhadap Ekstraksi Antioksidan Biji Kakao (Theobroma cacao L.) Effect of Long Extraction and Concentration and Concentration of Ethanol Solvent Extraction Antioxidant Cocoa Beans (Theobroma cacao L.). Jurnal Teknologi Pertanian, 15 (3):159-164.
Fardyanti, D. S. & Ria, D. R. (2015). Pemungutan Brazilin dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L) dengan Metode Maserasi dan Aplikasinya untuk Pewarnaan Kain. Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 4 (1):6-13.
Kristiana, H. D., Setyaningrum, A., & Lia, U. K. (2012). Ekstraksi Pigmen Antosianin Buah Senggani (Melastoma Malabathricum Auct. Non Linn) dengan Variasi Jenis Pelarut. Jurnal Teknosains Pangan,1 (1):105-109.
Lestari, A. A., Evy, W., & Yeni, M. (2018). Pemanfaatan Tumbuhan Penghasil Warna Alami Untuk Tenun Ikat Oleh Suku Dayak Iban Di Dusun Tekalong dan Dusun Kelawik Kapuas Hulu Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari, 6 (4):837-847
Mastuti, E., Winaputri, M. G., & Harlyandi, P. (2013). Ekstraksi Zat Warna Alami Kelopak Bunga Rosella dengan Pelarut Etanol. Ekuilibrium, 12 (2):49-53.
Mutmainnah, Dian. (2018). Ekstraksi dan Uji Stabilitas Zat Warna Alami dari Daun Jati (tectona grandis linn.f.) Sebagai Bahan Pengganti Pewarna Sintetik Pada Produk Minuman. Makasar: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Putri, U. S., Ana, H. M., & Ayu, R. S. (2018). Pengaruh Konsentrasi Pelarut Etanol Terhadap Absorbansi Brazilin pada Simplisia Kayu Secang (Caesalppinia sappan L.). Semarang. Seminar Nasional Mahasiswa Unismu.
Septiandini, T. N., & Muflihati. (2019). Ekstrak Buah Bakau Rhizophora mucronata Lamk Sebagai Pewarna Alami Pada Kain Katun. Jurnal Tengkawang, 9 (1):1-13.
Swantara, I. M. D. (2014). Aspek dan Teknik Penelitian Senyawa Bahan Alam. Bali: Universitas Udayana.
Thomas, M., Manuntun, M., & I. A. Raka, Astiti A. (2013). Pemanfaatan Zat Warna Alam dai Ekstrak Kulit Akar Mengkudu (Morinda citrifolia Linn) Pada Kain Katun. Jurnal Kimia, 7 (2):119-126.
Wiraningtyas, A., Ruslan, Sry, Agustina, & Uswatun, H. (2019). Penentuan Nilai Sun Protection Factor (SPF) dari Ekstrak Kulit Bawang Merah. Jurnal Redoks, 4 (01):34-43.
Wiraningtyas, A., Retno, A., Rita, F., Hadijatul, Q., Ana, F., Ruslan, & Nurfidianty, A. (2019). Ekstraksi Zat Warna dari Rumput Laut Sargassum sp. Menggunakan Pelarut Methanol. Jurnal Redoks, 2(1):1-8.


.png)


