PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN (POE) UNTUK MENGANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS MATERI ASAM BASA KELAS XI DI SMAN 1 KILO
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). kualitas keterampilan proses sains siswa pada materi asam basa, 2). mengetahui aspek keterampilan proses sains dengan persentase tertinggi dan terendah pada siswa, 3). mengetahui respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran melalui model Predict, Observe, Explain (POE). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar kegiatan siswa, Teknik analisis data dihitung berdasarkan jumlah data checklist pada lembar observasi berdasarkan pedoman skala likert dan penilaian lembar kegiatan siswa berdasarkan pedoman penilaian yang telah dibuat, Data yang sudah dijumlahkan dihitung rata-ratanya kemudian dipersentasekan pada setiap aspek keterampilan proses sains sehingga diperoleh persentase nilai rata-rata aspek keterampilan proses sains siswa secara keseluruhan. Hasil persentase yang diperoleh kemudian dikategorikan berdasarkan 5 kategori yaitu sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian disimpulkan bahwa 1) kemampuan keterampilan proses sains siswa yang termasuk dalam kategori rata-rata baik adalah mengajukan pertanyaan merencanakan percobaan, menggunakan alat/bahan, mengklasifikasikan, interprestasi, mengkomunikasikan masuk dalam kategori rata-rata baik. Sedangkan menyusun hipotesis, observasi, memprediksi, dan menerapkan konsep termasuk dalam kategori rata-rata cukup, 2) Aspek keterampilan proses sains dengan persentase tertinggi adalah keterampilan Komunikasi dengan persentase sebesar 79,25% dengan kategori baik. Sedangkan persentase terendah adalah keterampilan memprediksi dengan persentase sebesar 55,00% 3) Siswa senang belajar dengan model pembelajaran POE karena banyak melibatkan siswa dalam proses belajar sehingga siswa dituntut aktif dalam mengembangkan keterampilan proses sainsnya. Sedangkan diskusi kelompok dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi dan hubungan sosial antar siswa semakin meningkat.
References
Arikunto, Suharsimi. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 2. Jakarta: Bumi Aksara, 2012.
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Paktis. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.
Conny Semiawan, Pendekatan Ketrampian Proses, (Jakarta: Gramedia, 1985),
Dimyati dan Mudjiono, Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta, 2013.
E. Yulianto, dkk, Penerapan Model Pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kognitif Fisika SMP, Unnes Physic Education Journal, Vol. 3, No. 3, ISSN 2252-6935, 2014, h.1.
Evi Christina Gultom, Penerapan Model Pembelajaran Predict, Observe, Explain (POE) pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains,Sikap Ilmiah dan Kemampuan Kognitif Siswa, Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, Vol. 9, No. 1, 2018.
Nuryani R. Strategi Belajar Mengajar Biologi. (Malang: Universitas Negeri Malang, 2005)
Udin S. Winataputra, dkk., Teori Belajar dan Pembelajaran, (Jakarta: Universitas Terbuka, 2008).
Wina Sanjaya, Penelitian Pendidikan Jenis, Metode dan Prosedur, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2013), h. 59
Wina Sanjaya, Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta: Kencana, 2013), Cet. 1, h. 225.
Riduwan dan Sunarto. Pengantar Statistika untuk Penelitian: Pendidikan, Sosial, Komunikasi, dan Bisnis. (Bandung : Alfabeta, 2010), Cet. 3, h.23.
Rini Puspitasari, dkk, Pengaruh Model Pembelajaran POE (Prediction, Observation and Explanation) Disertai Media Audiovisual Terhadap Keterampilan Kerja Ilmiah dan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA-FISIKA Di SMP, (Juenal Pembelajaran Fisika, Vol. 4,No. 3, (Desember 2015).
Sugiyono, Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2008.
Zulfiani, dkk. Strategi Pembelajaran Sain. Jakarta: Lembaga Penelitian UIN Jakarta, 2009.


.png)


