PENGARUH MODEL DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING (DLPS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA KELAS XI DI SMAN 1 LAMBITU
Abstract
Hasil wawancara menunjukkan proses pembelajaran di SMAN 1 Lambitu terdapat permasalahan seperti penyajian materi yang dilakukan di sekolah masih monoton. Sebagian siswa mengalami kesulitan ketika dihadapkan dengan pemecahan masalah kimia terutama pada materi larutan penyangga. Salah satu model pembelajaran yang dapat membuat siswa secara aktif dalam kelas dengan menggunakan model Double Loop Problem Solving. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Larutan Penyangga Kelas XI di SMAN 1 Lambitu. Rancangan penelitian adalah true experimental design, maka untuk memperoleh data dalam penelitian ini menggunakan instrument tes dan observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA di SMAN 1 Lambitu. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling yaitu siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah 20 orang sebagai kelas kontrol dan siswa kelas XI IPA 2 yang berjumlah 22 orang sebagai kelas eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian nilai rata-rata pada kelas eksperimen yaitu 84.55 lebih besar dari kelas kontrol dengan nilai rata-rata 78.75. Hasil analisis data uji-t diperoleh data dengan nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,021, dimana nilai signifikan ini < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran DLPS terhadap hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga kelas XI di SMAN 1 Lambitu.
References
Aminullah, M. N. 2019. Penerapan Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving Terhadap Perkembangan Kemampuan Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih. Jurnal Studi Pendidikan Islam, Vol. VII No. 2.
Arikunto, S.2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.
Asmara, A.P, 2015. Penilaian Hail Belajar Siswa dalam Pembelajaran Kimia Unsur Kelas XII SMA Negeri 1 Wonosari. Jurnal Pembelajaran Kimia, Vol. 3 No.1.
Istarani dan Ridwan, M, 2014. 50 Tipe Pembeljaran Kooperatif CV. Media persada.
Jaya, I. (2013). Penerapan Statistic Untuk Pendidikan, Bandung : Cipta Pustaka.
Maisury, P, 2018. Pengaruh Model Double Loop Problem Solving (DLPS) dan Gaya Kognitif Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sifat Koligatif Larutan di SMAN 1 Masjid Raya Aceh Besar, Skripsi Fakultas Tarbiyyah dan Keguruan, Prodi Pendidikan Kimia, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Darussalam, Banda Aceh.
Mas’ad, Nizaar dan Putra, A. P, 2016. Pengaruh Metode Pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa. Jurnal Paedagoria Vol. 14, No. 2
Muzaini, M, 2016. Pengaruh Pendekatan Poblem Posing Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Berdasarkan Gaya Kogniti. Jurnal Beta, Vol. 9 No. 2.
Ngalimun, Fauzani, M dan Salabi, A, (2017). Model Pembelajaran Inovatif. Banjarmasin : Mojokerto
Ningsih, Ayu, S., Nurdin A., Rahman, Muhammad, N, 2019. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Ternate pada Konsep Gerak. Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 4 , No. 2.
Simamora, D., Sitepu, A. dan Silaban, P.J, 2020. Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Double Loop Problem Solving (DLPS) pada Materi Hidrolisis Garam Kelas XII di SMU Negeri 1 Ambon. Jurnal Educatio FKIP UNMA, Vol 6, No.2.
Siregar, S, 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Jakarta : Kencana
Stanislaus S., Uyanto, 2009. Pedoman Analisis Data Dengan SPSS. Yogyakarta : Graha Ilmu
Sugiyono, 2012. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan R& D. Bandung: Alfabeta.
Ulya, H, 2015. Hubungan Gaya Kognitif dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa, Jurnal Konseling Gusjigang, Vol. 1 No. 2.
Zakiyah, H dan Nuzula, U, 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Bahan Kimia dalam Kehidupan sehari-hari. Lantanida Journal Vol. 5 No. 2


.png)


