Hubungan Kepatuhan Diet dan Pengobatan Terhadap Peningkatan Kadar Gula Darah pada Pasien DM di Wilayah Kerja PKM Ngali

  • . Zulkarnain Stikes Yahya Bima
  • . Sahriana Stikes Yahya Bima
Keywords: Kepatuhan Pengobatan, Kepatuhan Diet, Diabetes Mellitus

Abstract

Penderita Diabetes Mellitus yang tidak menunjukkan sikap yang baik terhadap pengelolaan diet, maka akan terjadi komplikasi yang bisa menimbulkan kematian. Sikap penderita DM sangat dipengaruhi oleh pengetahuan, dalam hal ini pengetahuan yang akan membuat penderita Diabetes Mellitus menentukan sikap, berpikir dan berusaha untuk tidak terkena penyakit maupun mengurangi kondisi penyakitnya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepatuhan diet dan pengobatan terhadap peningkatan kadar gula darah pada pasien DM di wilayah kerja  PKM Ngali.

Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross-Sectional study. Jumlah populasi 55orang, pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik Total Sampling sehingga didapatkan sampel 36 responden. Alat ukur pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi. Hasilnya diolah pada SPSS versi 20.0 dengan menggunakan tabel 2x2 dengan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil bivariat hubungan Kepatuhan Diet dengan gadar gula darah  yaitu  p=0,016, sedangkan pada bivariate hubungan  kepatuhan pengobatan dengan Gadar Gula darah yaitu  p=0,042 dimana p< α maka Ho ditolak dan Ha diterima.

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan kepatuhan Diet dan Pengobatan dengan Kadar Gula Darah pada pasien DM. Adapun saran dalam penelitian ini adalah diharapkan kepada institusi kesehatan khususnya Puskesmas Ngali untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien DM sehingga dapat menunjang peningkatan Kasus PTM seperti DM.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almatsier, S. 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.
Anggraeni, F. 2008. Hubungan antara Gaya Hidup dengan Status Gizi Lansia Binaan Puskesmas Pekayon Jaya Kota Bekasi Tahun 2008. Skripsi. Depok : FKM UI.
Arisman. 2013. Buku Ajar Ilmu Gizi Obesitas, Diabetes Melitus, dan Dislipidemia Konsep, Teori dan Penanganan Aplikatif. Jakarta : EGC.
Balitbangkes. 2008. Riset Kesehatan Dasar 2007. http://www.depkes.go.id. Diakses Tanggal 10 Januari 2015.
Bustan. 2007. Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. Jakarta : Rineka Cipta.
Dahlan, M. S. 2014. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan : Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat Dilengkapi Aplikasi Menggunakan SPSS. Edisi Ke 6. Jakarta : Epidemiologi Indonesia.
Ditjen PP & PL. 2008. Petunjuk Teknis Pengukuran Faktor Risiko Diabetes Melitus. Jakarta : Ditjen PP & PL Kemenkes RI.
Edelman, M. 2006. Health Promotion Throughout The Life Span, Sixth Edition, Missoury USA : Mosby Elsevier
Fitri, R.I., Yekti W. 2014. Hubungan Konsumsi Karbohidrat, Konsumsi Total Energi, Konsumsi Serat, Beban Glikemik dan Latihan Jasmani Dengan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. JNH. Vol. 2 No. 3. Hal 1-27.
Garnita, D. 2012. Faktor Risiko Diabetes Melitus di Indonesia Analisa Data Sukerti 2007. Skripsi. Depok : FKM UI. Gibney, M. J, Margetts B.M., Kearney J.M. 2008. Gizi Kesehatan Masyarakat (Public Health Nutrition). Jakarta : EGC
Gropper, S. S., Smith J. L., Groff J. L. 2005. Advanced Nutrition and Human Metabolism, Edisi ke 5. Wardsworth : Belmont.
Halton, T.L., Simin L., JoAnn E.M., Frank B.H. 2008. Low carbohydrate-diet score and risk of type 2 diabetes in Women. The American Journal of Clinical Nutrition. http//www.ajcn.nutrition.org. Diakses Tanggal 15 Agustus 2015.
Handayani. 2012. Modifikasi Gaya Hidup dan Intervensi Farmakologis Dini untuk Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2. Media Gizi Masyarakat Indonesia. Vol 1, No.2.
Hardani, R. 2002. Pola Makan Sehat. Makalah Seminar Online Kharisma ke-2. Yogyakarta: RS dr. Sardjito.
Published
2021-06-30