URGENSI BUDAYA BIMA MAJA LABO DAHU DALAM MENDORONG REVOLUSI MENTAL
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui urgensi budaya bima “maja labo dahu” dalam mendorong revolusi mental di sekolah. Adapun metode penelitian ini adalah kajian pustaka atau studi kepustakaan yaitu berisi teori-teori yang relevan dengan masalah-masalah penelitian. Kajian pustaka merupakan kegiatan yang diwajibkan dalam penelitian, khususnya penelitian akademik yang tujuan utamanya adalah mengembangkan aspek teoritis maupun aspek manfaat praktis, sehingga dengan menggunakan metode penelitian ini penulis dapat dengan mudah menyelesaikan masalah yang hendak diteliti. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa internalisasi budaya maja labo dahu harus dilakukan oleh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lainnya secara bersama-sama sebagai suatu komunitas pendidik dan diterapkan ke dalam kurikulum melalui beberapa hal berikut ini. Pertama, Program Pengembangan Diri. Dalam program ini, internalisasi budaya maja labo dahu dapat dilakukan melalui pengintegrasian ke dalam kegiatan sehari-hari sekolah, yaitu melalui (a) kegiatan rutin sekolah. (b) kegiatan spontan. (c) keteladanan. (d) pengkondisian. Kedua, Pengintegrasian dalam mata pelajaran. Pengembangan nilai-nilai budaya maja labo dahu dapat diintegrasikan dalam setiap pokok bahasan dari setiap mata pelajaran. Nilai-nilai tersebut dicantumkan dalam silabus dan RPP. Ketiga, Budaya Sekolah. Budaya sekolah cakupannya sangat luas, umumnya mencakup ritual, harapan, hubungan, demografi, kegiatan kurikuler, kegiatan ekstrakurikuler, proses mengambil keputusan, kebijakan maupun interaksi sosial antar komponen di sekolah.
Downloads
References
Afifudin, Et.al. 2012. Metodeologi Penelitian Kualitatif. Pustaka Setia : Bandung.
Hidayat, A. G., & Haryati, T. (2019). Peran Guru Profesional dalam Membina Karakter Religius Peserta Didik Berbasis Nilai Kearifan Lokal (Maja Labo Dahu) Sekolah Dasar Negeri Sila Di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Jurnal Pendidikan Ips, 9(1), 15-28.
Indriyanto, B. (2014). Mengkaji Revolusi Mental dalam Konteks Pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 20(4), 554-567.
Kemendiknas, 2010. Bahan Pelatihan, Penguatan Metodologi Pembelajaran berdasarkan nilai-nilai budaya untuk membentuk daya saing dan karakter bangsa. Jakarta: Badan Penelitian Pengembangan dan Pusat Kurikulum.
Kristiawan, M. (2016). Telaah Revolusi Mental dan Pendidikan Karakter dalam Pembentukkan Sumber Daya Manusia Indonesia Yang Pandai dan Berakhlak Mulia. Ta'dib, 18(1), 13-25.
Zuriah, Nurul. 2010. Model Pengembangan PKn Multikultural Berbasis Kearifan Lokal dalam fenomena Sosial di Perguruan Tinggi, Laporan Penelitian Hibah Doktor. DP2M - Dikti - Jakarta: Tahun 2010.
Zuriah, Nurul. 2011. Revitalisasi Pendidikan Karakter Bangsa Melalui PKn Multikultural Berbasis Kearifan Lokal, Makalah Seminar Nasional di UMM. Malang: Tahun 2011.
Samani dan Hariyanto. 2012, Pendidikan Karakter, Konsep dan Aplikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sanusi, Anwar (2016). Metodologi Penelitian Bisnis. Jakarta : Salemba Empat.
Thalib, Al Farisi. Mengembalikan Maja Labo Dahu. http://thalibfaris.blogspot.co.id/2014/11/. Diakses pada tanggal 24 Agustus 2016.








