Kedudukan Guru Sebagai Pendidik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kedududkan guru sebagai pendidik Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dan analisis konten untuk mengidentifikasi kedudukan guru sebagai pendidik, peneliti menjelajahi perpustakaan nasional, beberapa mesin pencari berbasis web untuk mengumpulkan informasi digital yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran, motivator, dan contoh teladan bagi peserta didik, kedudukan guru sebagai pendidik memegang peranan penting dalam mencetak generasi masa depan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan pengakuan yang lebih besar terhadap peran guru, serta upaya kolaboratif antara semua pihak terkait untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan berdaya saing
References
Atika, P. R. F. and M. (2021). Profesionalisme Guru Dalam Perspektif Islam. Akademika, 1(1), 61–71.
Bahaking Rama. (2014). Teori dan Pelaksanaan Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam (Cetakan I).
Djamarah, S. B. (2000). Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif (Cetakan II). Rineka Cipta. https://idr.uin-antasari.ac.id/8868/
Djollong, A. F. (2017). Kedudukan Guru Sebagai Pendidik (Teacher’s Position As Education). Istiqra: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 4(2), 122–137.
Hamdani Ihsan. (2001). Filsafat pendidikan islam. Pustaka Setia. https://ejournal.stkipbudidaya.ac.id/index.php/ja/article/view/287
Hamdani Ihsan. (2007). Filsafat Pendidikan Islam. Pustaka Setia.
Idris Muhammad. (2008). Kiat Menjadi Guru Profesional. In Ar-Ruzz Media (Cetakan I). Ar-Ruzz Media.
Kowalsky, M. (2019). Envisioning Change and Extending Library Reach for Impact in Underserved School Communities. In Handbook of Research on Social Inequality and Education (pp. 202–219). IGI Global.
Miarso, Y. (2008). Peningkatan Kualifikasi Guru dalam Perspektif Teknologi Pendidikan. Jurnal Pendidikan Penabur, 7(10), 66–76.
Miles, M.B, Huberman, A.M, & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis a methods sourcebook.
Moleong, L. J. (2013). Qualitative research methodology revised edition. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset Publisher.
Muhammad Yasin, Rosaliana, R., & Sevia Rahayu Nur Habibah. (2023). Peran Guru di Sekolah dan Masyarakat. DIAJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(3), 382–389.
Muhibbin Syah. (2001). Psikologi PendidikanDengan Pendekatan Baru. PT. Remaja Rosda Karya. http://library.stik-ptik.ac.id/detail?id=20919&lokasi=lokal
Mulyasa. (2019). Standar kompetensi dan sertifikasi guru (p. 18). Remaja Rosdakarya.
Rama, B. (2007). Beberapa Pandangan Tentang Guru Sebagai Pendidik. Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 10(1), 15–33. https://doi.org/10.24252/lp.2007v10n1a2
Samani, M. (2006). Mengenal sertifikasi guru di Indonesia. SIC dan Asosiasi peneliti pendidikan Indonesia (APPI).
Sava Rahmadila, A., Khoiriyah, M., Nur Hasanah, M., & Siraj, T. (2022). Kedudukan Dan Peranan Guru Serta Peserta Didik Dalam Pendidikan Islam. TA’LIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 16–23. ex.php/talim/article/view/540
Seknun, M. Y. (2012). Kedudukan Guru Sebagai Pendidik. Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 15(1), 120–131. https://doi.org/10. p.2012v15n1a10
Suyanto dan Asep Jihad. (2013). Menjadi guru profesional: Strategi meningkatkan kualifikasi dan kualitas guru di era global. Erlangga.
Umiyati Jabri, Wahyuddin Naro, Y. (2023). Kedudukan Guru Sebagai Pendidik. EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling, 5(1), 8–12.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. (2005). Demographic Research, 1–50. https://peraturan.bpk.go.id/Details/40266/uu-no-14-tahun-2005
Usman, M. U. (2019). Menjadi guru profesional. PT Remaja Rosdakarya Bandung.
Wina Sanjaya. (2011). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Prenada Media Grup.


.png)
.png)



