Konsep Diri Fujoshi Penggemar Boys Love Thailand pada Mahasiswi Fakultas Keguruan

  • Siti Ismi Nurul Hidayah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Rizki Setiawan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Haryono Haryono Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Keywords: Konsep Diri, Fujoshi, Boys Love, Seksualitas

Abstract

Boys love adalah genre hiburan yang populer di kalangan anak muda, menggambarkan hubungan romantis antara dua laki-laki. Mahasiswi keguruan juga menikmati genre ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep diri fujoshi pada mahasiswi keguruan yang menggemari serial boys love Thailand. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah tujuh mahasiswi fakultas keguruan yang menikmati konten boys love, dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan konsep dari buku "Transformation of Intimacy" oleh Anthony Giddens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fujoshi menonton boys love karena tertarik dengan genre yang baru, plot cerita yang menarik, dan ketampanan aktor. Penelitian ini mengungkap bagaimana mereka menyembunyikan minat terhadap serial boys love Thailand sebagai respons terhadap regulasi pemerintah terhadap LGBT dan norma sosial. Fujoshi mengonsumsi tayangan boys love untuk kesenangan pribadi dan fantasi, serta sebagai hiburan di tengah kesibukan perkuliahan. Sebagai mahasiswi fakultas keguruan mereka memahami norma masyarakat, kelak saat  menjadi guru akan berkomitmen menjaga profesionalitas dengan memisahkan antara hobi dan pekerjaan.

References

Aisah, S. N. (2021). Ekspresi Diri Fujoshi Terhadap Konten Boys Love Di Twitter= Fujoshi’s Self–Expression Of Boys Love Content On Twitter (Doctoral Dissertation, Universitas Hasanuddin).

Aliansi Jurnalis Independen. (2024). Revisi Undang-Undang Penyiaran: Melanggengkan Kegemaran Negara dalam Membatasi Kebebasan.

Ayudyasari, D. (2016). Konstruksi Makna Gay Bagi Penggemar Manga Yaoi (Fujoshi) Pada Anggota Komunitas Otaku Di Pekanbaru. Jom Fisip, 3(2), 1– 15.

Betrinadyan, M., & Resdati, R. (2023). Dramaturgi Identitas Fujoshi Dalam Memunculkan Identitas Melalui Instagram Di Kelurahan Sukajadi Kota Dumai. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(7), 3414-3430.

Faisal, F. F. (2023). Pengungkapan Diri Penggemar Series Boys’love Thailand Di Makassar (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Mumtazah, A. 2021.Kontrol Sosial Terhadap Fujoshi Penggemar Boys Love (Perempuan Penggemar Boys Love): Studi Terhadap Fujoshi Yaoi Di Twitter (Bachelor's thesis, Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta).

Rasnika, W., & Quroatun'Uyun, Z. (2022). Pola penyebaran konten homoseksual melalui media sosial wattpad (studi kasus fujoshi di indonesia). KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran, 1(1), 1-16.

Rahardjo, Mudjia. 2017. Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif: Konsep dan Prosedurnya. Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Smith. C. 2020. I’m Tee, Me Too and the Impact of BL Fandom on PH TV. CNN Phillippines Life.

Sianturi, S. F., & Junaidi, A. (2021). Persepsi penggemar pasangan Boys Love (BL Ship) terhadap homoseksualitas. Koneksi, 5(2), 302-311.

Published
2024-06-22