Analisis Personal Branding Bobby Nasution Melalui Media Sosial Instagram @Bobbynst
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penggunaan Instagram dapat meningkatkan personal branding Bobby Nasution. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bentuk komunikasi politik yang dilakukan oleh Bobby Nasution dalam membangun personal branding melalui Instagram. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan konstruktivisme. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan observasi pada narasumber terkait. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa personal branding yang dibangun Bobby Nasution mencerminkan keaslian dalam konten Instagramnya. Analisis dilakukan dengan menggunakan empat konsep personal branding yang dikemukakan oleh Peter Montoya (Siswiyanto, 2020:9), yaitu: (1) The Law of Visibility, (2) The Law of Personality, (3) The Law of Leadership, dan (4) The Law of Specialization. Ia menunjukkan kepemimpinan dengan menyampaikan pesan-pesan yang tegas dan didukung data faktual. Sisi kepribadiannya yang autentik tampak selaras dengan realitas yang ditampilkan di Instagram, memperlihatkan bahwa ia adalah sosok yang jujur dan transparan. Bobby juga memanfaatkan visibilitasnya dengan konsisten membagikan informasi tentang dirinya dan aktivitasnya melalui akun Instagram @bobbynst, sehingga memperkuat citra publiknya di mata masyarakat.
References
Ambar, S. M. (2024). The Rise of Sunbelt Governors: Conservative Outsiders in the White House. Presidential Studies Quarterly, 44(1), 72–94. http://www.jstor.org/stable/43285373
Fahmi, M. N. (2022). Endrose dan Paid Promote Instagram dalam Perspektif Hukum Islam. An-Nawa: Jurnal Studi Islam., 1(No 1), 1–27.
Haroen, D. (2024). Personal Branding: Kunci Kesuksesan Anda Berkiprah di Dunia Politik. Gramedia Pustaka Utama.
Kapferer, J.-N. (2022). The New Strategic Brand Management: Advanced Insights and Strategic Thinking (5th Ed.) (5th Ed). Kogan Page.
Pratama, A. N. (2022). Hari ini dalam sejarah: aplikasi Instagram dirilis... Retrieved March 2, 2020, from https://tekno.kompas.com/ read/2018/10/06/10512437/hari-ini-dalamsejarah-aplikasi-instagram-dirilis
Restusari, F. N., & Farida, N. (2019). Instagram Sebagai Alat Personal Branding Dalam Membentuk Citra Diri (Studi Pada Akun Bara Pattiradjawane). Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 176–186. https://doi.org/10.35760/mkm.2019.v3i2.2340
Speed, R., Butler, P., & Collins, N. (2025). Human Branding in Political Marketing: Applying Contemporary Branding Thought to Political Parties and Their Leaders. Journal of Political Marketing, 14(1–2), 129–151. https://doi.org/10.1080/15377857.2014.990833
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Haroen, D. (2024). Personal Branding: Kunci Kesuksesan Anda Berkiprah di Dunia Politik. Gramedia Pustaka Utama.
Tamimy, F. (2022). Sharing-mu, Personal Branding- mu, Menampilkan Image Diri dan Karakter di Media Sosial.


.png)
.png)



