Modul Pelatihan Kecerdasan Moral Untuk Siswa SMK
Abstract
The research was conducted on the basis of the researcher's concern that adolescent morals are declining. This research and development aims to find out how to develop a moral intelligence training module for students at SMK Negeri 4 Pandeglang. The method used in this research is Reseacrh and Development (R&D). This research procedure uses the 4D model, namely (1) Define, (2) Design, (3) Develop, and (4) Disseminate.The prototype test of moral intelligence module was conducted at SMK Negeri 4 Pandeglang. The test results from the material content amounted to 83.3%, the language readability test amounted to 90%, the learning media test amounted to 93.1%, and the practitioner's perception amounted to 100%. In general, the module is said to be feasible with an average score of 92%. After the trial, there was an effect of the module media on increasing students' moral intelligence
References
Ali, M. (2007). Ilmu dan aplikasi pendidikan. Jakarta: PT Imperal Bhakti Utama.
Ali, M., & Mohammad Asrori. (2014). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Aminah, S., Purnama, D. S., Suwarjo, & Rahman, F. (2021). Analisis Dampak Pelatihan Peningkatan Kompetensi Layanan Konseling Kelompok pada Guru BK SMA Se-Kabupaten Sleman. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 169-179.
Angeline, B. C. (2021). Pengembangan Modul Photovoice untuk Meningkatkan Penalaran Moral Siswa. Skripsi.
Angelia, N., Afiati, E., & Conia, D. D. (2022). Pengembangan Modul Bimbingan Kelompok dengan Teknik Permainan Berburu Harta Karun untuk Meningkatkan Perilaku Propososial Anak Usia Dini. Jurnal Edukasi Bimbingan Dan Konseling, 8(1), 70–83.
Anggraini, F. (2016). Pengembangan Modul Pembelajaran Kewirausahaan Model Student Company di SMK Negeri Godean. Jurnal Pendidikan Vokasi, 24-30.
Aprilianti, W. A. (2022). Pengembangan Modul Keterampilan Manajemen Waktu Untuk Mengurangi Prokrastinasi Akademik Pada Siswa. Skripsi.
Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). (2016). Badan Standar Nasional Pendidikan. Jakarta.
Boehari, A., & Nurjanah, A. F. (2020). Peran Guru PPKn dalam Membangun Kecerdasan Moral (Moral Quotient) Peserta Didik Di SMKN 5 Kota serang (Studi kasus Deskriptif Pada Kelas X TBSM 2 Dalam Mata Pelajaran PPKn). 08-15.
Borba, M. (2008). Membangun Kecrdasan Moral (Alih bahasa oleh Lina Jusuf). Jakarta: Gramedia.
Daryanto. (2013). Penyusun Modul Bahan Ajar untuk Persiapan Guru dalam Mengajar. Yogyakarta: Gava Media.
Depdikbud. (1990). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Destryawan, D. (2018). 1,6 Juta Anak Indonesia Jadi Pengedar Narkoba. Retrieved from.
Fiqriyah, E. A. (2021). Pengembangan Modul Bimbingan dan Konseling Tentang Bermain Makro untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini . Skripsi.
Fitraturrohmah, Muhibah, S., & Handoyo, A. W. (2020). Program Hipotetik Pribadi Sosial dalam Meningkatkan Kecerdasan Moral Siswa. Journal of Education and Counseling, 16-30.
Hasan. (2022). Persepsi Masyarakat Terhadap Program Kampung Pendidikan Bebasis Nilai Religius Kearifan Lokal dalam Mengatasi Kemerosotan Moral Remaja. Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan.
Kristina, G. (2019). Studi Komparasi Kecerdasan Moral Siswa Ditinjau dari Sekolah Reguler dan Sekolah Islam Terpadu Full Day School. Psikoborneo, 509-518.
Lasmiyati, & Harta, I. (2014). Pengembangan Modul Pembelajaran untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Minat SMP. Jurnal Pendidikan dan Matematika, 161-174.
Leksana, D. M., Wibowo, M. E., & Tadjri, I. (2013). Pengembangan Modul Bimbingan Karir Berbasis Multimedia Interaktif untuk Meningkatkan Kematangan Karir Siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 2 (1).
Nafisah, L., Nugraha, A., Hartini, S., & Muyana, S. (2021). Pengembangan Modul Pelatihan dengan Menggunakan Teknik Problem Solving Tentang Manajemen Waktu Belajar Siswa di SMP Negeri 4 Sewon. Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo, 55-62.
Notodiharjo , S., & Supriyoko. (2019). Pengembangan Modul Pelatihan dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Hasil Penelitian. Media Manajemen Pendidikan, 2 (1).
Pangestuti, E. (2018). Pengaruh Electronic Word Of Mouth (E-Wom) Terhadap Minat Berkunjung dan Keputusan Berkunjung (Studi Pada Wisata Coban Rais BKPH Pujon). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 54, (1), 449-456.
Rahdiyanta, D. (2016). Teknik Penyusunan Modul. Diakses dari. Artikel (online).
Richey, R. C., & Klein, J. (2007). Design and Development Research: Methods, Strategies, and Issues. Mahwah, NJ: Lawrence Erlbaum Associates.
Santyasa, I. W. (2019). Metode Penelitian Pengembangan dan Teori Pengembangan Modul. Makalah disajikan dalam Pelatihan Bagi Para Guru TK, SD, SMP, SMA, dan SMK di Kecamatan Nusa Peninda Kabupaten Klungkung, Pusat Penelitian Universitas Pendidikan Ganesha, Klungkung.
Sugiyono. (2012). Metode penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: PT Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumarah, I., Esti, & dkk. (2017). Modul Pelatihan Model Pembelajaran Van Hiele dalam Konteks Pendidikan Karakter Guru SD. Jurnal Penelitian Vol. 21 No. 1 Mei 2017. ISSN 1410-5071.
Suprawoto, N. A. (2009). Mengembangkan Bahan Ajar dengan Menyusun Modul. National Center for Vocational Education Research.
Thiagarajan, S. (1974). Instructional Development For Training Teachers Of Exceptional Children A Sourcebook, Minnesota. University Of Minnesota .
Yolanda, Y. (2021). Pengembangan Modul Ajar Fisika Termodinamika Berbasis Kontekstual. Jurnal Jendela Pendidikan, 01(03), 80-95.

