Kefektifan Asas Kerahasiaan dalam Konseling Kelompok Melalui Pendekatan Realita untuk Anak Brokenhome

  • Aulia Syahrani Raidila Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Uli Makmun Hasibuan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Naia Azzahra Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
  • Sarah Raudhatul Aulia Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Keywords: Brokenhome, Group Counseling, Confidentiality

Abstract

Penelitian ini memberikan konntribusi penting dalam bidang konseling untuk anak brokenhome, serta memberikan rekomendasi bagi konselor dan praktisi konseling untuk memperhatikan prinsip kerahasiaan dan pendekatan realitas dalam praktik konseling kelompok anak brokenhome. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas prinsip kerahasiaan dalam konseling kelompok melalui pendekatan realitas untuk anak brokenhome. Metode penelitian ini menggunakan metode kepustakaan guna menyusun konsep asas kerahasiaan dalam konseling kelompok dengan pendekatan realita. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan prinsip pendekatan kerahasiaan dan kenyataan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan anak brokenhome. Pendekatan konseling kelompok dengan fokus pada kerahasiaan dan pendekatan realitas dapat menjadi alternatif yang efektif dalam membantu anak-anak yang patah hati menghadapi tantangan dalam kehidupan mereka.

References

Adiputra, S. (2016). Teknik WDEP System Dalam Meningkatkan Keterampilan Belajar Siswa Underachiever. Jurnal Fokus Konseling, 2(1).

Ali, A. (2012). Menguak Teori Hukum (Le¬gal Theory) dan Teori Peradilan (Judicialpru-dence) Termasuk Interpretasi Undang-Undang (Legisprudence). Jakarta: Kencana.

Aini Nur (2022) Efektivitas Layanan Konseling Individu dalam Menghadapi Anak Broken Home di SMA Negri 1 Tebing Tinggi, Medan.

Azzahra, F. (2016). Pengaruh Reseliensi Terhadap Distress Psikologis Pada Mahasiswa (Doctoral dissertation, Universitas of Muhammadiyah Malang).

Capuzzi, D., & Stauffer, M. D. (2016). Counseling and Psychoterapy: Theories anda Interventions. John Wiley & Sons.

Corey,G., Corey, M. S., & Callanan, P. (2022). Etika Profesi Bimbingan dan Konseling: konseling Kelompok Online dan Asas Kerahasiaan. Jurnal Paedagogy 1 (9) 116-123.

Dagun, 1990:145 (2018). Layanan Konseling dalam Membentuk Konsep Remaja Brokenhome. Jurnal al-isryraq 2 (1).

Diana, A. W. S., & Nisa, A. T. (2022). Efektivitas Konseling Kelompok Pendekatan Realita Untuk Meningkatkan Penerimaan Diri Pada Remaja Brokenhome Di LKSA Yayasan Nur Hidayah Surakarta (Skripsi Sarjana UIN Raden Mas Said Surakarta).

Erna Retnaningsih S.Pd (2016). Pengembangan Konsep Diri Positif Siswa Brokenhome Melalui Konseling Kelompok Islami. Yogyakarta.

Habsy, B. A., Julisia, N., Putri, A. M., & Dzakiyah, N. T. A. (2023). Pendekatan Konseling Realita Dalam Mengintervensi Perilaku Bullying. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 6(3).

Irfan, I., & Azmin, N. (2022). Strategi Pendampingan Orang Tua Terhadap Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Anak di Kecamatan Sape. PEDAGOGOS: Jurnal Pendidikan, 4(2), 8-11.

Irianto, S. (ed). (2009). Hukum Yang Bergerak; Tinjauan Antropologi Hukum. Jakar¬ta: Yayasan Obor Indonesia.

Jongeling, S. B. (1998, September). Student teachers’ preference for cooperative small group teaching. Paper Presented at The 3rd Annual 13 Research, Murdoch University, Murdoch, Western Australia.

Khofifah, S. (2022). Pengaruh Konseling Kelompok Realita Terhadap Resiliensi Siswa Dari Keluarga Broken Home Pada Siswa XI SMA Institu Indonesia Semarang. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4 (5), 2321-2128.

Kathryn Geldard., Davis Geldard. (2013). Working With Children in Groups (Tonu Setiawan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar (Original work publishen 2001).

Kasali, R. (2017, Desember 28). Arah Transformasi dan “Digital Crisis” 2018. Kompas. Diperoleh dari http://ekonomi.kompas.co/read/ 2017/12/28/070000926/arah-transformasi-dan-digital-crisis-2018.

Lumongga, D. N. (2017). Konseling Kelompok. Kencana.

Muharman, Ph.D., Imam Arifuddin, M.Pd., Ajeng Intan Nur Rahmwati, M.Pd. (2022). Konseling kelompok Pendekatan Realita Pilihan dan Tanggung Jawab. Jakarta: Kencana.

Mae Endang Iriastuti (2022) Konseling Kelompok Realita Untuk Meningkatkan Konsep Diri Siswa Brokenhome. Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan.

Mulawarman, P. D., Rahmawati, A. I. N., & Ariffuddin, I. (2020). Konseling Kelompok Pendekatan Realita: Pilihan dan Tanggung Jawab. Prenada Media.

Mashar, R. (2017). Story In Reducing Childhood Aggression Behavior. Proceeding International Converence PIAUD.

Muttaqin, I., & Sulistyo, B. (2019). Analisis faktor penyebab dan dampak keluarga broken home. Raheema: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 6(2), 245-256.

Muhajarah, K. (2017). Perselingkuhan suami terhadap istri dan upaya penanganannya. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 12(1), 23-40.

Nikhilesh Nikhilesh, (2020) Immunity of State Owned Non-Commercial Ships and Vessel Protection Detachments in the Foreign Criminal Jurisdiction(http://pasca.unhas.ac.id/ojs/index.php/halrev/article/view/2425).

Poegoeh, D.P, & Hamidah, H (2016). Peran dukungan sosial dan regulasi emosi terhadap resiliensi keluarga penderita skizofrenia. Insan: Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 1(1),12-21.

Pramesti, K. S. A., Suranata, K., & Dharsana, I. K. (2023). Keterlaksanaan asas kerahasiaan dalam konseling pada peserta didik dengan kondisi broken home. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 77-83.

Sarwono, 2007:74 (2018). Layanan Konseling dalam Membentuk Konsep Remaja Brokenhome. Jurnal al-Isryraq 2 (1).

Setyawan, N., & Prabawa, A. F. I. (2023, July). Kajian Literatur: Bisakah Konseling Kelompok Realita Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar Siswa?. In Proceedings of Annual Guidance and Counseling Academic Forum (pp. 107-118).

William Glasser (2018) Layanan Konseling dalam Membentuk Konsep Remaha Brokenhome. Jurnal al-Isryraq 2 (1).

Yalom, I. D. (1966). A study of group therapy dropouts. Archives of general Psychiatry, 14(4), 393-414.

Published
2024-05-09