M Media Permainan Tradisional Dalam Membentuk Interaksi Sosial Anak Tunagrahita
Abstract
Tunagrahita merupakan seseorang yang mengalami hambatan intelektual yang berada di tingkat rendah atau dibawah rata-rata. Karena hambatan intelektual nya, tunagrahita cenderung menarik diri dari lingkungan sekitarnya, sehingga tunagrahita memerlukan sekolah khusus atau sekolah inklusi yang dapat mengurangi hal tersebut. Media permainan tradisional merupakan sebuah sarana bermain yang memberikan kontak sosial secara langsung kepada pemainnya, sehingga permainan tradisional ini mampu membentuk interaksi sosial anak tunagrahita. Dalam hal ini, permainan tradisional yang digunakan yaitu ular naga dan congklak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memaparkan tentang permainan tradisional dalam membentuk interaksi sosial anak tunagrahita. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah guru wali kelas 5C dan guru yang sebelumnya pernah mengajar di kelas 5C. Proses penelitian diawali dengan adanya suatu masalah, menentukan jenis informasi yang akan diperlukan, menentukan prosedur pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, mengolah data-data, kemudian yang terakhir menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil temuan peneliti yang dilakukan di SLB N Boyolali, media permainan tradisional ular naga dan congklak ini mampu membentuk interaksi sosial anak tunagrahita. Dengan adanya media permainan yang menyenangkan kemampuan interaksi sosial anak tunagrahita mampu berkembang dengan baik.
References
Amanullah, A. S. R. (2022). Mengenal Anak Berkebutuhan Khusus: TunaGrahita,Down Syndrom Dan Autisme. Jurnal Almurtaja: Jurnal PendidikanIslamAnak Usia Dini, 1(1), 1–14.
Faijin, F., Nurmaya, A., & Muhamadiah, M. (2021). Efektivitas Penerapan Ice Breaking Untuk Mengatasi Kejenuhan Mahasiswa Dalam Pembelajaran Bk Kelompok. Guiding World: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 4(1), 1-10.
Faijin, F. (2019). Penerapan Konseling Kelompok Realita Untuk Meningkatkan Disiplin Belajar Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling. Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 2(1), 46-55.
Faijin, F., Sarbudin, S., & Muhamadiah, M. (2022). Peran Guru Bimbingan Dan Koseling Dalam Melaksanakan Home Visit Selama Masa Pademik Covid-19 Di Sma Negeri 3 Kota Bima. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 8(3), 204-210.
Moleong, J. L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin.
Nunik, N. M., Chandra Dewi Sagala, A., & Karmila, M. (2022). Pengaruh Permainan Tradisional Jamuran terhadap Interaksi Sosial Anak Down Syndrome. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 53–66.
Pilosusan, S., Veronika, M., & Sum, E. E. D. (2018). Konsep Penyesuaian Sosial Anak Berbakat. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 3(1), 5.
Riadi, F., & Lestari, T. (2017). Efektivitas Permainan Tradisional Pada Perkembangan Sosial Siswa Sekolah Dasar di Era Digital. Jurnal Kajian Pendidikan Dasar, 6(2), 122–129.
Sa’dah, N., Utomo, & Ariyanti, S. (2021). Pengaruh permainan ular naga untuk meningkatkan interaksi sosial anak autis di SDLB Plus Madana Dun Ya Banjarmasin. Jurnal Disabilitas, 1(1), 34–37.
Sanusi, R., Dianasari, E. L., Khairiyah, K. Y., &, & Chairudin, R. (2020). Pengembangan flashcard berbasis karakter hewan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak tunagrahita ringan. Jurnal Pendidikan Edutama, 37–46.
Sari, E. N. A., & Widodo, A. P. A. (2021). Pengaruh Per Mainan Congklak Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Anak Adhd Di Sdn Teluk Dalam 1 Banjarmasin. Jurnal Disabilitas.
Setyoningsih, H. S. (2018). Penggunaan Media Bimbingan Karir Bagi Anak Tuna Grahita Ringan Program Studi Bimbingan Dan Konseling Islam Institut Agama Islam Negeri. Artikel Jurnal Skripsi, 1–24.
Soekanto, S. (2012). Sosiologi suatu pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Sugiyono, D. (2010). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. In Penerbit Alfabeta.
Suharsiwi. (2017). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: CV Prima Print.
Wijayanti, R. (2018). Permainan Tradisional Sebagai Media Pengembangan Kemampuan Sosial Anak. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 51–56.
Yanti, E., Sari, I. K., & Hayati, F. (2021). Meningkatkan Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Melalui Penggunaan Media Kartu Angka Dengan Permainan Ular Naga Pada Anak Kelompok B Tk Satu Atap Sd Lambirah Tahun Ajaran 2020 / 2021. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(2), 1–17.

