Konferensi Kasus Bimbingan Konseling : Strategi Efektif Pemecahan Masalah dalam Pendidikan Siswa
Abstract
Konferensi kasus Bimbingan Konseling (BK) merupakan salah satu strategi penting dalam mendukung keterlibatan orang tua dalam pendidikan siswa. Keterlibatan orang tua terbukti memiliki dampak positif terhadap prestasi akademik dan perkembangan sosial-emosional siswa. Artikel ini merupakan tinjauan literatur yang mengeksplorasi efektivitas konferensi kasus BK dalam meningkatkan keterlibatan orang tua. Berbagai studi dan artikel ilmiah terkait dianalisis untuk mengidentifikasi metode dan praktik terbaik yang dapat diterapkan. Hasil tinjauan literatur menunjukkan bahwa konferensi kasus BK yang direncanakan dengan baik, melibatkan komunikasi dua arah yang terbuka, serta memfasilitasi kerjasama antara guru, konselor, dan orang tua dapat secara signifikan meningkatkan keterlibatan orang tua. Selain itu, penggunaan teknologi dan pendekatan berbasis komunitas juga diidentifikasi sebagai faktor pendukung keberhasilan strategi ini. Kesimpulannya, konferensi kasus BK merupakan strategi yang efektif dalam membangun hubungan yang kuat antara sekolah dan keluarga, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar dan kesejahteraan siswa.
References
Depdikbud. (1994). Kurikulum SMU: Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling, Jakarta: Ditjendikdasmen.
Depdikbud. (1994). Seri Pemandu Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Buku IV Pelayanan Bimbingan dan Konseling, Jakarta: Ditjendikdasmen.
Henderson, A. T., & Mapp, K. L. (2002). A New Wave of Evidence: The Impact of School, Family, and Community Connections on Student Achievement. Southwest Educational Development Laboratory.
Henipratwi. (2021). Konferensi Kasus - Konselor Cerdas & Santun. Konselor Cerdas & Santun.
Hornby, G., & Lafaele, R. (2011). Barriers to Parental Involvement in Education: An Explanatory Model. Educational Review, 63(1), 37–52.
Jeynes, W. H. (2018). A Practical Model for School Leaders to Encourage Parental Involvement and Parental Engagement. School Leadership & Management, 38(2), 147–163.
Jurnal Nonformal Education and Community Empowerment. (2021). Keterlibatan Orang Tua dalam Pendidikan Anak pada Kelompok Bermain Mona. Universitas Negeri Semarang.
Kuntarto, A. (2017). Pembelajaran Daring: Sistem Belajar yang Memanfaatkan Teknologi Internet. Jurnal Pendidikan Universitas Negeri Malang.
Prayitno, E. A., & Amti, E. (2004). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.
RISE-Indonesia. (2020). Dua Cara Menumbuhkan Keterlibatan Orang Tua dan Masyarakat dalam Proses Belajar Anak. Smeru.
Sanders, M. G. (2001). Schools, Families, and Communities: Partnerships for Success. National Association of Secondary School Principals.
Sukardi, D. K. (2010). Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah, Jakarta: Rineka Cipta.
Widada & Hidayah, N. [2024.] Manajemen Bimbingan dan Konseling, Bahan Pelatihan Manajemen Pendidikan Bagi Kepala SMU se Indonesia di Surabaya Tahun 1999, Naskah tidak dipublikasikan.
Widada, Y. (2017). Konferensi Kasus sebagai Teknik Pemecahan Masalah Konseli. Jurnal Universitas Negeri Malang.
Widada. (2016). Bimbingan dan Konseling Pekembangan sebagai Paradigma Baru antara Harapan dan Tantangan, Makalah disampaikan pada Forum Guru BK SMA/SMK Muhammadiyah Malang.
Yani. (2020). Keterlibatan Orang Tua dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Masa Pandemi pada Siswa SD Negeri 02 Pengarasan Kecamatan Bantarkawung. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua.

