Penerapan Bimbingan Kelompok Melalui Sinema Edukasi Untuk Melatih Ketahanan Mental Anak Korban Bullying
Abstract
Ketahanan mental seorang korban bully dapat diketahui dari Ketahanan mental yang mengacu pada kemampuannya untuk beradaptasi terhadap perubahan dan ketidakpastian. Ketahanan mental akan sangat penting sekali terutama pada saat menghadapi gangguan dan ancaman pada diri yang memungkinan akan terjadi disekitar lingkungan, sehingga korban bully mampu menunjukan suatu keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial yang utuh dan bukan sekedar bebas dari penyakit psikologis atau kelemahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penerapan bimbingan kelompok melalui sinema edukasi untuk melatih ketahanan mental anak korban bullying. Pendekatan yang digunakan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian eksperimen (quasi experimental) menggunakan metode desain one group pretest-protest design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik di SD Negeri 39 Rabadompu Barat Kota Bima, yang berjumlah 183 orang, sampel hanya sepuluh orang karena diambil berdasarkan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Analisis data dengan menggunakan rumus uji-t. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, maka dapat ditarik kesimpulannya bahwa hasil UJI-T (pairet sample) secara manual yaitu diketahui nilai t-hitung sebesar = 14,561 sedangkan nilai t-tabel sebesar = 2,262. Sehingga dapat dikatakan bahwa ada efektivitas penerapan bimbingan kelompok melalui sinema edukasi untuk melatih ketahanan mental anak korban bullying.
References
Azmin, N. (2024). Integrasi Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. JPIS Narasi: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(01), 17-20.
Anonim. (2009). Bullying at School and Online.Special Edition. Published by Education.com
Cowie, Helen. (2014). Understanding the Role of Bystanders and Peer Support in School Bullying. International Journal of Emotional Education, Volume 6, Number 1, April 2014 pp 26-32, www.um.edu.mt/cres/ijee.
Chamalia, Irchamna. 2015. Keefektifan Cinema Therapy untuk Meningkatkan Kesadaran Bertanggung Jawab Siswa SMK. Skripsi tidak diterbitkan. Malang: Universitas Negeri Malang.
Charney DS. Mekanisme psikobiologis ketahanan dan kerentanan: Implikasi bagi keberhasilan adaptasi terhadap stres ekstrem. Am J Psychiatr. 2004; 161 :195–216. [ PubMed ] [ Google Scholar ].
Hartati, H., Azmin, N., Nasir, M., & Andang, A. (2022). Keterampilan Proses Sains Siswa melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Materi Biologi. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(12), 5795-5799.
Hidayah, N. 2024. Psikologi Perkembangan. Malang: PPPG Malang. Hadi, Sutrisno. 2001. Statistik Jilid 2, Yogyakarta: Andi Hurlock, B. Elizabeth. 1980. Psikologi Perkembangan, Jakarta: Erlangga. Jina Oh , K., J., & De Gagne.J.C. 2012. Learning Concepts of Cinemeducation: An integrative Review, Nurse Education Today (32): 914–919.
Irfan, I., Azmin, N., & Arifuddin, A. (2022). Peranan Keluarga dalam Pendidikan Anak Pasca Pandemi Covid-19 di Kabupaten Bima. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(12), 5393-5396.
Irfan, I., & Azmin, N. (2022). Strategi Pendampingan Orang Tua Terhadap Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Anak di Kecamatan Sape. PEDAGOGOS: Jurnal Pendidikan, 4(2), 8-11.
Kamaludin reza sauqi. (2021). Keefektifan layanan bimbingan kelompok dengan media film dan meningkatkan self esteem anak di yayasan sentara semarang. Semarang: universitas negeri semarang.
Lie, A. 2017. Wawasan Multikultural dalam Pendidikan Karakter. Basis. 56.24-30. Powell. M. L. 2010. Cinema Therapy with Children and. Adolescents. (Online) (http://www. Cinema therapy research. com/guidlines_kids.html), diakses 16 Maret 2012.
Masri, S. (2015). Keefektivan Teknik Bibliotherapy dan Cinemaeducasi terhadap Peningkatan Multicultural Awareness. Disertasi. Tidak dipublikasikan. Malang: pps UM.
Rifdha. (2016). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Pengelompokan Sosial Pada Siswa Smp Pab 2 Helvetia. Sumatera Utara: Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Kustanti, Erin Ratna. “Gambaran Bullying Pada Pelajar Di Kota Semarang.” Jurnal Psikologi Undip 14, no. 1 (2015): 29–39. Https://doi.org/10. 14710/jpu. 14.1.29-39.
Masdin. “Fenomena Bullying Dalam Pendidikan.” Jurnal Al-Ta’dib 6, no. 2 (2013): 73–83.
Muspita, Ayu, Nurhasanah, and Martunis. “Analisis Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Bullying Pada Siswa Sd Negeri Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling 2, no. 1 (2017): 31–38.
Nita, N., Nurhijriah, N., & Azmin, N. (2024). Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMAN 3 Woja Kabupaten Dompu. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(2), 631-635.
Repita, Luh Eka, Desak Putu Parmiti, and Luh Ayu Tirtayani. “Implementasi Teknik Modeling Untuk Meminimalisasi Perilaku Bermasalah Oppositional Defiant Pada Anak Kelompok B.” Ejournal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesh 4, no. 2 (2016): 1–12.
Southwick SM, Vythilingam M, Charney DS. Psikobiologi depresi dan ketahanan terhadap stres: Implikasi untuk pencegahan dan pengobatan. Annu Rev Clin Psychol. 2005; 1 :255–91. [ PubMed ] [ Google Scholar ].
Khairunnisa Khairunnisa, Alya Nurmaya, Suwandi Santoso Purnamasari ``Efektivitas layanan bimbingan kelompok melalui sinema edukasi untuk menurunkan perilaku bullying peserta didik`` vol 5, no 2 (2021) DOI: https://doi.org/10.26539/teraputik. 52720.
Wildanun Mukholladun, Weni Kurnia Rahmawati, Imaratul Ulwiyah Moh. Usman Kurniawan ``Efektifitas teknik cinemaeducation untuk meningkatkan sikap asertif mahasantri dipondok pesantren ibnu katsir 2 jember`` vol. 2 no. 1 (2024).

