Konflik Keterikatan Hubungan Ibu dan Anak Ditengah Perceraian dan Pengasuhan Alternatif
Abstract
Artikel jurnal ini mendiskusikan mengenai dampak psikologis dan sosial yang dialami pada anak akibat perceraian orang tuanya, diawal mula terjadinya masalah, keluarga tersebut hidup dengan bahagia, damai dan tetram, memiliki satu anak dan seorang asisten rumah tangga. Namun, setelah terjadinya permasalahan pada keluarga tersebut, ayahnya menghilang tanpa kabar, sementara ibu pergi ke luar negeri untuk memenuhi kebutuhan sang anak, membiarkan anak tersebut dalam perawatan asisten rumah tangga. Ketidakhadiran orang tua membuat anak tersebut merasakan kesepian, kekhawatiran, dan ketidakstabilan emosi, yang dimana kondisi ini sering dirasakan oleh anak-anak sebab dampak dari perceraian. Meskipun demikian, kedekatan antara anak dan pengasuhnya memberikan dukungan emosional yang penting, membantu anak tersebut mengatasi rasa kehilangan dan membangun kembali rasa aman yang hilang. Penelitian ini menekankan pentingnya peran pengasuh dalam mendukung perkembangan psikologis anak di situasi keluarga yang tidak utuh.
References
Ahmad Hariz Muizzudin & M Willian Anwar (2023). Tinjauan Yuridis Relevani Pasal. 41 Huruf A Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Pasal 105 Komplikasi Hukum Islam Tentang Hak Asuh Anak Pasca Perceraian. Jurnal Studi Islam 2 (3), 50-62.
Azmin, N. (2024). Pentingnya Edukasi Literasi Anak Wilayah Pesisir Daearah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar Kabupaten Bima. MAPAHU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 19-23.
Fachreza, R., & Manik, A. (2021). Komunikasi Antar Pribadi Orangtua-Anak Pasca Perceraian.Jurnal Koneksi, 5(1), 112–120. Tersedia di: https://journal.untar.ac.id/index.php/koneksi/article/view/10282
Irfan, I., Azmin, N., & Arifuddin, A. (2022). Peranan Keluarga dalam Pendidikan Anak Pasca Pandemi Covid-19 di Kabupaten Bima. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(12), 5393-5396.
Irfan, I., & Azmin, N. (2022). Sosialisasi bahaya narkoba dan strategi penanggulangannya di Kecamatan Wawo Kabupaten Bima. Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 17-22.
Nita, N., Nurhijriah, N., & Azmin, N. (2024). Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMAN 3 Woja Kabupaten Dompu. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(2), 631-635.
Nurhasanah, N., Arifuddin, A., Nurbayan, S. T., & Azmin, N. (2023). Pola Pengasuhan Anak Dalam Pembentukan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Nggusu Waru Di Kelurahan Sambinae Kota Bima. Edu Sociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(2), 920-925.
Putri, F. A., & Siahaan, D. (2022). Pola Asuh Co-Parenting pada Anak Korban Perceraian. AlIrsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 7(1), 55–67. Tersedia di: https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/al-irsyad/article/view/12790
Rahmadani, D. A., & Handayani, S. (2017). Relasi Anak dan Ibu pada Keluarga yang Bercerai (Studi Kualitatif Fenomenologis).Jurnal Empati, 6(1), 123–130. Tersedia di:ttps://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/15177
Rohmat, D. A., & Nugroho, R. (2022). Pemeliharaan Hak Asuh Anak (Hadhanah) Pasca Perceraian dalam Perspektif Peraturan Perundang-Undangan.Jurnal Sains, Keamanan, dan Studi Strategis, 2(2), 70–84. Tersedia di: https://openjournal.unpam.ac.id/index.php/sks/article/view/25306
Sugiyono. (2022).Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif R&D.

