Profil Conduct Disorder Pada Siswa Sekolah Menengah Atas

  • Cantika Cantika Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Cucu Arumsari Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
  • Rikha Surtika Dewi Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Keywords: Profil, Gangguan Perilaku, Siswa Sekolah Menengah Atas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil conduct disorder siswa di SMAN 1 Cikatomas berdasarkan pengkategorian, aspek dan berdasarkan tingkatan kelas. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif untuk mengungkap profil conduct disorder pada siswa sekolah menengah atas. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas X dan XI SMAN 1 Cikatomas yang terdiri dari beberapa kelas. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 320 siswa di SMAN 1 Cikatomas, yang diambil dengan teknik incidental sampling. Hasil penelitian secara umum gambaran conduct disorder berada pada kategori conduct disorder rendah sebesar 72,50% (232 siswa). Aspek tertinggi adalah agresif terhadap fisik orang lain dan hewan. Berdasarkan tingkatan kelas sebagian siswa terdapat pada kelas XI dan sebagian siswa lain berada pada kelas X.

References

P. McNamee, S. Mendolia, and O. Yerokhin, “Social media use and emotional and behavioural outcomes in adolescence : evidence from British longitudinal data,” no. February, 2025.

N. Kadek, S. Theresia, and A. Sanjaya, “Analisis Faktor Resiko terjadinya Gangguan Perilaku pada Remaja dengan Literature Review,” Calvaria Med. J., vol. 19, juli 2, 2024.

D. Adellia, R. Putri, Junaidi, and A. M. Putri, “Pengaruh Status Sosial Ekonomi dan Konsep Diri terhadap Kecenderungan Conduct Disorder pada Remaja,” J. Psikol. Malahayati, vol. 6, no. 2, 2024.

I. Marcel, “Tinjauan atas Gangguan Tingkah Laku pada Anak,” vol. 49, no. 7, pp. 377–381, 2022.

Y. A. Fradana, V. Sandayanti, and P. Harkina, “Pengaruh Emotional Intelligence dan Prestasi Akademik terhadap Kecenderungan Conduct Disorder pada Remaja,” J. Psikol. Malahayati, vol. 6, no. 2, pp. 190–200, 2024.

T. L. Hughes, L. M. Crothers, and S. R. Jimerson, “Identifying Assessing and Treating Conduct Disorder at School Tammy L . Hughes,” 2008.

F. I. Hendri, “Hubungan dukungan sosial dengan gangguan perilaku (conduct disorder) pada remaja,” 2023.

F. Saputra, P. Uthis, and S. Sukratul, “Conduct problems among middle adolescents in the community settings : A concept analysis,” vol. 9, no. 4, pp. 293–301, 2023.

D. Santo, “Psychiatry residency during the COVID-19 pandemic : Navigating uncharted waters,” vol. 53, 2020, doi: 10.1016/j.ajp.2020.102214.

A. Afdal, M. Fikri, N. Pane, and W. Andriani, “Exploration of aggressive behavior among adolescent in Indonesia,” vol. 9, no. 4, pp. 165–173, 2020.

M. R. Nisa, M. F. Pratama, and F. Andriani, “Peran Kontrol Diri sebagai Mediator dalam Hubungan antara Parental Psychological Control dengan Agresi Remaja The Role of Self-Control as a Mediator in the Relationship between Parental Psychological Control and Adolescent Aggression,” Gadjah Mada J. Psychol., vol. 10, pp. 153–161, 2024, doi: 10.22146/gamajop.84644.

F. T. Aliim and S. R. Darwis, “Membangun karakter untuk mengatasi kenakalan remaja melalui pendidikan dengan pendekatan teori ekologi bronfenbrenner,” Kolaborasi Resolusi Konflik, vol. 6, no. 1, pp. 50–57, 2024.

Published
2025-11-07