Keefektifan Program Mentor Sebaya Dalam Meningkatkan Komunikasi Positif Siswa Di SMA Negeri 3 Makassar

  • Nurlayli Nurlayli Universitas Negeri Makassar
  • Abdullah Pandang Universitas Negeri Makassar
  • Nur Fadhilah Umar Universitas Negeri Makassar
Keywords: Program Mentor Sebaya, Komunikasi positif, PTK BK

Abstract

Ditengah gempuran teknologi yang semakin berkembang di era sekarang, membuat remaja semakin dekat dengan yang namanya sistem informasi. Adanya informasi yang mudah diakses di media sosial membuat dinamika baru dalam berkomunikasi. Tujuan penelitian ini Adalah untuk mengetahui keefektifan program mentor sebaya dalam meningkatkan komunikasi positif siswa SMA Negeri 3 Makassar. Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas Bimbingan dan Konseling (PTBK). Pada metode penelitian PTK-BK desain penelitian yang digunakan adalah model spiral dari Kemmis dan Taggart. Populasi dalam penelitain ini sebanyak 20 siswa SMA Negeri 3 Makassar yang teridentifikasi mengalami komunikasi positif yang rendah. Pengambilan sampel menggunakan teknik purpossive sample. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan aplikasi JASP for windows. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test Hasil responden menunjukkan bahwa: 1) Komunikasi positif pada pre-test dominan berada pada kategori cukup positif sebanyak 85% sedangkan pada post-test dominan berada pada kategori sangat positif sebanyak 60%; 2) Gambaran pelaksanaan program mentor sebaya dilakukan dengan 2 siklus; 3) Hasil uji paired sample t-test yaitu nilai probability sig. = <0,001 yang artinya lebih kecil dari a (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penerapan program mentor sebaya dalam meningkatkan komunikasi positif siswa di SMA Negeri 3 Makassar.

References

Anggraeni, I. (2018). Pengaruh Konseling Sebaya Terhadap Peningkatan Komunikasi Interpersonal Peserta Didik Kelas VIII di MTs Hasanuddin Kupang Teba Telukbetung Tahun Ajaran 2018/2019. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative adn Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.

Isti’adah, F. N., & Permana, R. (2017). Peranan Kelompok Teman Sebaya di Sekolah dalam Meningkatkan Komunikasi Interpersonal Siswa. PSIKOPEDAGOGIA Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(1), 8.

Kartika Sari, D. (2018). Efektivitas Konseling Sebaya Terhadap Peningkatan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas X Sma Negeri 8 Yogyakarta Effectiveness of Peer Counseling on Improving Interpersonal Communication of X Grade Sma Negeri 8 Yogyakarta Students. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 4(7), 287–297.

Muhlis, A. B., Pardosi, J., & Wingkolatin. (2024). Studi tentang Etika Sopan Santun Berbicara dalam Pergaulan Siswa di SMA Negeri 1 Muara Badak. 1, 304–316.

Pradnyani, I. G. A. P., Rasna, I. W., & Putrayasa, I. B. (2024). Peran Media Sosial dalam Kesantunan Berbahasa Siswa di Lingkungan SMA Negeri 1 Seririt. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 939–954.

Sitorus, R. (2021). Upaya Meningkatkan Sikap Sopan Santun Siswa Melalui Layanan Bimbingan Kelompok. Journal of Education Action Research, 5(1), 10–16.

Ulfa, M. (2021). Metode Komunikasi Positif Sebagai Upaya Untuk Menumbuhkan Kepribadian Positif Pada Anak. UIN Raden Fatah Palembang.

Umar, N. F., Pandang, A., & Fitri, Q. (2024). Pengaruh Gaya Humor dan Komunikasi Positif Terhadap Keterampilan Interpersonal Mahasiswa Calon Guru. 7(1), 322–332.

Zis, S. F., Effendi, N., & Roem, E. R. (2021). Perubahan Perilaku Komunikasi Generasi Milenial dan Generasi Z di Era Digital. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 5(1), 69–87.

Published
2025-11-06