Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy Untuk Mengatasi Ketergantungan Gadget Pada Remaja
Abstract
Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) menjadi salah satu metode yang efektif untuk mengatasi berbagai masalah psikologis, termasuk ketergantungan gadget pada remaja. Ketergantungan gadget dapat menyebabkan dampak negatif pada perkembangan sosial, emosional, dan akademik remaja, sehingga penting untuk menemukan pendekatan yang tepat dalam mengatasi masalah ini. CBT berfokus pada hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku, serta bagaimana perubahan dalam pola pikir dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Pada remaja yang mengalami ketergantungan gadget, CBT dapat membantu mereka menyadari pola pikir yang tidak sehat terkait penggunaan gadget, seperti kecemasan atau kebosanan yang mendorong penggunaan gadget berlebihan. Dalam proses terapi, remaja diajarkan untuk menggantikan pikiran negatif atau maladaptif dengan pola pikir yang lebih realistis dan positif. Selain itu, CBT juga melibatkan penguatan perilaku yang lebih sehat, seperti mengalokasikan waktu untuk aktivitas yang lebih produktif dan sosial. Pentingnya CBT dalam mengatasi ketergantungan gadget juga terletak pada kemampuannya untuk memberikan keterampilan koping yang lebih baik. Remaja diajarkan bagaimana mengelola stres, kecemasan, dan kebosanan tanpa bergantung pada gadget sebagai pelarian. Dengan demikian, CBT tidak hanya mengurangi penggunaan gadget yang berlebihan, tetapi juga membantu remaja membangun keterampilan hidup yang lebih sehat dan dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan mereka. Melalui pendekatan ini, remaja diharapkan dapat menemukan keseimbangan dalam penggunaan gadget, sehingga dapat mempertahankan kualitas hidup yang lebih baik dan hubungan sosial yang lebih sehat.
References
Dewy, T. S., Juniawan, H., & Fitriani, F. (2023). Pengaruh Konseling Kelompok Cognitive Behavioral Therapy (CBT) Terhadap Tingkat Kecanduan Gadget Pada Remaja Usia 12-16 Tahun di SMPN 8 Satap Mantewe Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2022. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 11(1), 63-72.
Limbong, D. (2024). Analisis Pendekatan Psikospiritual Penggunaan Gadget bagi Pertumbuhan Spiritual Pemuda di Jemaat Minanga (Doctoral dissertation, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja).
Hulu, S., Nduru, L. L., Waruwu, W., Tamera, D. M., & Hasibuan, N. (2024). Pelayanan Konseling Pastoral Pada Remaja Kristen Yang Malas Dalam Membaca Alkitab. Alucio Dei, 8(1).
Jimmy, J. S. (2024). Penerapan pendekatan logoterapi dan kebebasan yang bertanggung jawab dalam perspektif Kristen terhadap penderita sindrom FOMO. PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan, 14(2), 128-144.
Kapoh, J. N., & Onibala, M. J. (2024). Urgensitas Pelayanan Konseling Pastoral Di Era Postmodern: Tanggapan Kritis Terhadap Degradasi Moral Remaja Kristen. Murid Kristus: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(2), 155-171.
Resnita, R. (2025). Studi Deskriptif Analisis Penanganan Remaja Akhir yang Mengalami Broken Home Melalui Konseling Pastoral di Gereja Suara Kebenaran Injil Ketapang, Kalimantan Barat. Jurnal Silih Asah, 2(1), 38-63.
Rizal, A., Purwoko, B., & Hariastuti, R. T. (2020). Peningkatan Self Compassion Untuk Mereduksi Perilaku Adiktif Pengguna Sosial Media Bagi Siswa SMP. Indonesian Journal of Learning Education and Counseling, 3(1), 1-7.
Rikandi, M., Rahmi, A., & Jayati, T. (2022). HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA DENGAN KECANDUAN GAME ONLINE PADA ANAK USIA REMAJA DALAM MASA PANDEMI COVID-19. Jurnal Amanah Kesehatan, 4(1), 11-19.
Zees, R. F., Ariani, G. A. P. P., Usman, L., & Djamalu, I. (2021, June). Effectiveness of Cognitive Behavior Therapy (CBT) Terhadap Ketergantungan Gadget pada Remaja Di Politeknik Kesehatan Gorontalo. In PROSIDING Seminar Nasional Tahun 2020 ISBN: 978-623-93457-1-6 (pp. 131-138).

