Pengaruh Mindfulness Terhadap Penerimaan Diri Pada Remaja Yang Mengalami Fatherless
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mindfulness terhadap penerimaan diri pada remaja yang mengalami fatherless. Fenomena fatherless dapat berdampak pada kondisi psikologis remaja, salah satunya terkait penerimaan diri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Populasi penelitian adalah siswa SMKN 1 Rancah, dengan sampel sebanyak 127 siswa yang teridentifikasi mengalami fatherless dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen adaptasi Child and Adolescent Mindfulness Measure (CAMM) dan skala Penerimaan Diri. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara mindfulness terhadap penerimaan diri pada remaja fatherless, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Kontribusi pengaruh (R Square) mindfulness terhadap penerimaan diri adalah sebesar 21,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat mindfulness, maka semakin tinggi pula penerimaan diri remaja yang tumbuh tanpa kehadiran figur ayah.
References
A. Maharani, “Bimbingan dalam menangani perubahan emosional selama masa pubertas,” JBK J. Bimbing. Konseling, vol. 2, no. 02, pp. 60–65, 2024.
J. J. Watopa and J. D. Kasingku, “Pendidikan Dalam Keluarga: Fondasi Keharmonisan dan Kedamaian Dalam Rumah Tangga,” Edukasiana J. Inov. Pendidik., vol. 4, no. 2, pp. 284–292, 2025.
A. Rahmadhani, N. Kinantia, S. A. Ramadanti, S. Khoerunnisa, and A. Fakhruddin, “Fatherless Generation: Mengungkap Dampak Kehilangan Peran Ayah Terhadap Psikologis Anak dalam Kaca Mata Islam,” Darajat J. Pendidik. Agama Islam, vol. 7, no. 2, pp. 128–146, 2024.
T. Arbiyana and S. Kholil, “Dinamika Fatherless terhadap Pengembangan Diri Remaja Perempuan di MAN 2 Model Medan,” Psyche 165 J., pp. 287–294, 2024.
A. Romadhona and C. W. Kuswanto, “Dampak Fatherless Terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini,” As-Sibyan J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 9, no. 1, pp. 101–112, 2024.
T. Prabawati, “Hubungan Antara Fatherless Dengan Regulasi Emosi Remaja Kelas XI Di SMK Negeri 10 Semarang.” Universitas Islam Sultan Agung Semarang, 2024.
N. Alysia and H. Laksmiwati, “Gambaran penerimaan diri remaja yang mengalami perceraian orang tua,” Character J. Penelit. Psikol., vol. 11, no. 1, pp. 121–135, 2024.
M. Ramadhansyah Wirisko, D. Verolyna, and P. Kamil, “Pengalaman Self-Acceptance Dan Dampak Yang Di Alami Korban Fatherless Di Desa Pangkalan Kecamatan Uram Jaya.” Institut Agama Islam Negeri Curup, 2025.
N. C. Waney, W. Kristinawati, and A. Setiawan, “Mindfulness dan penerimaan diri pada remaja di era digital,” Insight J. Ilm. Psikol., vol. 22, no. 2, pp. 73–81, 2020.
A. E. E. Astuti, A. Arsyad, M. Rombe, and R. Rifani, “The Role of Mindfulness in Reducing Anxiety in Facing Muhafadzoh: The Moderating Effect of Social Support,” Pinisi J. Art, Humanit. Soc. Stud., vol. 5, no. 3, pp. 189–199, 2025.
A. A. S. Sanjiwani, N. L. K. R. Sari, and N. W. Y. Anggreni, Pendekatan Mindfulness Dalam Menjaga Kesehatan Mental. Penerbit NEM, 2023.
E. Ardyan et al., Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif: Pendekatan Metode Kualitatif dan Kuantitatif di Berbagai Bidang. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.

