Pengembangan Game Mystery Box Sebagai Media Bimbingan dan Konseling Untuk Melatih Kontrol Diri Siswa SMP Swasta Swadaya Sumberejo
Abstract
Kontrol diri merupakan kemampuan penting yang membantu peserta didik mengendalikan perilaku, pikiran, dan pengambilan keputusan secara bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan. Hasil analisis kebutuhan melalui observasi, wawancara, dan angket menunjukkan bahwa sebagian peserta didik SMP Swasta Swadaya Sumberejo masih menunjukkan kontrol diri yang rendah, seperti bertindak impulsif, mudah terpancing emosi, dan kurang mempertimbangkan konsekuensi sebelum bertindak, sementara media layanan bimbingan dan konseling (BK) yang tersedia masih bersifat konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan game Mystery box sebagai media layanan BK guna melatih kontrol diri peserta didik kelas IX juga untuk menguji tingkat kelayakan dan kepraktisannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, disseminat) yang dibatasi hingga tahap develop. Subjek penelitian terdiri atas satu ahli media, satu ahli materi, satu guru BK, dan 16 peserta didik kelas IX-1. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket, sedangkan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game. Mystery box memperoleh persentase kelayakan sebesar 86% dari ahli media dan 97% dari ahli materi dengan kategori sangat layak. Hasil uji kepraktisan memperoleh persentase 99% berdasarkan respons guru BK dan 90,63% berdasarkan respons peserta didik dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, game Mystery box dinyatakan layak dan praktis digunakan sebagai media bimbingan dan konseling untuk membantu melatih kontrol diri peserta didik SMP.
References
Dermawanti, E. P., & Saino. (2021). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Genially untuk meningkatkan pemahaman materi siswa elemen pengelolaan bisnis fase F siswa kelas XI di SMK Labschool Unesa 1 Surabaya. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(2), 1–15.
Diananda, A. (2019). Psikologi remaja dan permasalahannya. ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 1(1), 116– 133. https://doi.org/10.33853/istighna.v1i1.20
Hasan, S., dkk. (2022). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif dalam pengumpulan data pendidikan. Klaten: Tahta Media Group.
Kemendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemendikbud. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 262/M/2022 tentang Perubahan atas Keputusan Mendikbudristek Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kolb, A. Y., & Kolb, D. A. (2022). Experiential learning theory as a guide for experiential educators in higher education. Experiential Learning and Teaching in Higher Education, 1(1), 38. https://doi.org/10.46787/elthe.v1i1.3362
Putri, F. Z., Wahyudi, A., Muyana, S., Prasetiawan, H., & Amirudin, M. (2022). Pengembangan media permainan monopoli topeng Cirebon dalam bimbingan kelompok tentang kontrol diri. JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling,4(2), 35–46. https://doi.org/10.24905/jcose.v4i2.93
Rahmadani, S., & Okfrima, R. (2022). Hubungan kontrol diri dengan kenakalan remaja.Psyche165 Journal,15(2), 74–79. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v15i2.164
Setiawan, E. A. (2023). Kontrol diri terhadap pengambilan keputusan karier siswa. Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(1), 84– 91. https://doi.org/10.55606/inovasi.v2i1.935
Sihombing, S., Zamsiswaya, & Sawaluddin. (2024). Model pengembangan 4D (define, design, develop, dan disseminat) dalam pembelajaran pendidikan Islam. Journal of Islamic Education El Madani, 4(1),11–19. https://doi.org/10.55438/jiee.v4i1.135
Simanjuntak, Y. C., & Brahmana, K. M. B. (2025). Pengaruh kontrol diri terhadap kecenderungan perilaku agresif pada mahasiswa di Universitas HKBP Nommensen Medan. Dharmas Education Journal, 3(1), 1521–1534. https://doi.org/10.56667/de_journal.v3i1.43
Sofwatillah, Risnita, Jailani, M. S., & Saksitha, D. A. (2024). Teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif dalam penelitian ilmiah. Journal Genta Mulia, 15(2), 79-91.
Subhaktiyasa, P. G. (2024). Evaluasi validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif: Sebuah studi pustaka. Journal of Education Research,5(4), 5599–5609. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1747
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Ulan, A., Idris, I., & Alwi, N. M. (2021). Penerapan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan permainan untuk membantu meningkatkan penerimaan diri siswa.Pedagogika, 12(1). https://doi.org/10.37411/pedagogika.v12i1.657
Yusup, F. (2018). Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif. Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(1), 17–23. https://doi.org/10.18592/tarbiyah.v7i1.2100

