Penerapan Metode Small Group Discussion untuk Meningkatkan Keaktifan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling STKIP Bima

small groupm disscusion

  • ulfatul mutahidah stkip bima
  • Muhamadiah Muhamadiah STKIP Bima
Keywords: small group discussion, mahasiswa, keaktifan mahasiswa, konseling lintas budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan small grup discussion untuk meningkatkan keaktifan mahasiswa Bimbingan dan Konseling pada mata kuliah konseling lintas budaya. Keaktifan dalam penelitian ini yaitu keaktifan dalam bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi dan presentasi, serta menyampaikan refleksi diri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode ini bersifat deskriptif, menggunakan analisis, mengacu pada data, dan memanfaatkan teori yang ada sebagai bahan pendukung. Peneliti melakukan analisis dengan pengamatan proses edukasi dan melakukan wawancara dengan mahasiswa Bimbingan dan Konseling STKIP Bima, untuk mendapatkan informasi terkait keefektifan metode Small Group Discussion. Sementara pendekatan penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini populasi terdiri dari seluruh mahasiswa Kelas A semester 2 Bimbingan dan Konseling di STKIP Bima yang berjumlah 32 siswa.Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan wawancara. Berdasarkan deskripsi data yang telah penulis paparkan dari data – data obsrvasi dan wawancara dengam mahasiswa bimbingan dan konseling stkip bima, dapat dianalisis bahwa metode Small group discussion dapat menumbuhkan pemahaman mahasiswa tentang materi yang terdapat dalam mata kuliah konseling lintas budaya tersebut dengan tujuan mahasiswa mampu memecahkan masalah dengan berkelompok secara demokratis, sehingga mempunyai kecakapan yang sesuai dengan kebutuhan yaitu mengenai pemahaman materi perkuliahan dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu mahasiswa dapat bertukar pikiran dengan teman sekelompoknya dan adanya saling menghargai satu sama lain dalam memberikan suatu pendapat mengenai persoalan atau permasalahan yang ada.

Published
2021-05-31