AUTHOR GUIDELINES

 

 

 

 

Petunjuk Penulisan Naskah Jurnal Oryza (Jurnal Pendidikan Biologi) (Maksimal 15 Kata, Bold, Calibri 14)

Erni Suryani 1 , Muh. Nasir2← (Calibri 12, Bold)

1,2Program Studi Pendidikan Biologi, STKIP Bima. Jalan Piere Tendean Kel. Mande Tel. Fax (0374) 42801, Bima 84191, Indonesia. (Cambria 11)

Email: author1@email.com(Cambria 10)

 

Abstrak

Abstrak berbahasa Indonesia ditulis menggunakan Time New Roman 11, italic. Jarak antarbaris 1 spasi. Abstrak berisi 150-200 kata dan hanya terdiri atas 1 paragraf, yang memuat tujuan, metode, serta hasil penelitian.

 

Kata Kunci: Maksimal 5 Kata Kunci (dipisahkan dengan tanda koma (,) )

 

 

 

PENDAHULUAN (20%)

Berisi latar belakang, rasional dan/atau urgensi penelitian. Referensi (pustaka atau penelitian relevan), perlu dicantumkan dalam bagian ini, hubungannya dengan justifikasi urgensi penelitian, pemunculan permasalahan penelitian, alternatif solusi, dan solusi yang dipilih. Cara penulisan sumber dalam teks perlu menunjukkan secara jelas nama author dan sitasi sumber, yang berupa tahun terbit. Sebagai contoh adalah: hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 70% siswa tidak mampu mengenali permasalahan otentik (Ferawati, 2014).

Derajat kemutakhiran bahan yang diacu dengan melihat proporsi 10 tahun terakhir dan mengacu pustaka primer. Permasalahan dan tujuan, serta kegunaan penelitian ditulis secara naratif dalam paragraf-paragraf, tidak perlu diberi subjudul khusus.

 

Pendahuluan ditulis dengan Time New Roman 12 tegak, dengan spasi 1,5. Tiap paragraf diawali kata yang menjorok ke dalam 5 digit, atau sekitar 1 cm dari tepi kiri tiap kolom.

METODE (10%)

Berisi jenis penelitian, waktu dan tempat penelitian, subjek penelitian, instrumen penelitian yang digunakan, proses pengumpulan data dilakukan, dan teknik analisis data/proses uji hipotesis dan proses penyajian data. serta hal-hal lain yang berkait dengan cara penelitiannya.

HASIL DAN PEMBAHASAN (60%)

Hasil penelitian disajikan dalam bentuk grafik, tabel, atau deskriptif. Analisis dan interpretasi hasil ini diperlukan sebelum dibahas.

Tabel dituliskan di tengah atau di akhir setiap teks deskripsi hasil/perolehan penelitian. Bila lebar Tabel tidak cukup ditulis dalam setengah halaman, maka dapat ditulis satu

 

 

 

halaman penuh. Judul Tabel ditulis dari kiri rata tengah, semua kata diawali huruf besar, kecuali kata sambung. satu baris dituliskan dalam spasi tunggal. Sebagai contoh, dapat dilihat Tabel 1

 

Kelompok

Pre Test

Treatment (Variabel

Bebas)

Post Test

Eksperimen

Kontrol

Y1 Y1

X

-

Y2 Y2

 

 

Tabel 1. Desain Penelitian

 

Hasil berupa gambar, atau data yang dibuat gambar/skema/ grafik/diagram, pemaparannya juga mengikuti aturan yang ada; judul atau nama gambar ditaruh di bawah gambar, dari kiri, dan diberi jarak 1 spasi dari gambar. Bila lebih dari 1 baris, antar baris diberi spasi tunggal. Sebagai contoh, dapat dilihat pada Gambar 1.

 

 

 

 

 

 

 

Gower  General Similarity Coefficient

 

Gambar 1. Dendogram Analisis Klaster (UPGMA) Karakter Morfologi Tanaman Jeruk

 

 

 

Pembahasan difokuskan pada mengaitkan data dan hasil analisisnya dengan permasalahan atau tujuan penelitian dan konteks teoretis yang lebih luas. Dapat juga pembahasan merupakan jawaban pertanyaan mengapa ditemukan fakta seperti pada data.

Pembahasan ditulis melekat dengan data yang dibahas. Pembahasan diusahakan tidak terpisah dengan data yang dibahas.

 

KESIMPULAN (5%)

Kesimpulan memaparkan poin penting yang menggambarkan jawaban atas pertanyaan penelitian.

DAFTAR PUSTAKA (5%)

Tuliskan referensi yang diacu dalam artikel. Referensi harus berasal dari sumber primer (artikel jurnal ilmiah) yang diterbitkan 10 tahun terakhir, minimal 80%. Sumber acuan minimum adalah 10 referensi. Penulisan daftar

 

 

pustaka menggunakan style American Psychological Association (APA) 6th Edition. Penulisan referensi menggunakan mesin aplikasi referensi seperti Mendeley, EndNote dan Zotero. Ditulis dalam spasi tunggal, antardaftar pustaka diberi jarak 1 spasi. Sebagian contoh cara penulisan referensi sebagai berikut:

Ferawati, F., & Rusilowati, A. Supriyadi.(2012).“.  Keefektifan Pembelajaran Bencana Alam Bervisi SETS Terintegrasi dalam IPA dengan Media Animasi dan Lembar Pertanyaan” dalam Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 8(2), 184-189.

Gronlund, N.E. & Linn, R.L. (1990). Measurement and evaluation in teaching. (6thed.). New York: Macmillan.

Pritchard, P.E. (1992). Studies on the bread- improving mechanism of fungal alpha- amylase. Journal of Biological Education,26 (1), 14-17.

Sugiyono. (2008). Metode penelitian pendidikan: (pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D). Alfabeta. Bandung.

Suyanto, S (2009). Keberhasilan sekolah dalam ujian nasional ditinjau dari organisasi belajar. Disertasi, tidak dipublikasikan. Universitas Negeri Jakarta