Etnobotani: Nilai Ekonomi Pemanfaatan Pisang (Musa sp) Berbasis Kearifan Lokal Pada Masyarakat Desa Puundoho Kecamatan Pakue Utara

  • Syamsuri Syamsuri Universitas Tanjungpura
  • Hastuti Hastuti Universitas Patompo
  • Hasria Alang Universitas Patompo
  • Ibnu Mansyur Hamdani Akademi Teknologi Industri Dewantara
Keywords: Ekonomi, Etnobotani, Kearifan lokal, Pisang, Purpose sampling

Abstract

Tumbuhan mempunyai beragam manfaat bagi kehidupan manusia sehingga disebut memiliki nilai ekonomi. Salah satu jenis tumbuhan yang banyak dimanfaatkan yaitu Pisang (Musa sp). Kajian nilai ekonomi pisang dapat dimulai dari inventarisasi pemanfaatannya pada suatu suku atau etnis yang disebut etnobotani. Kajian etnobotani merupakan salah satu langkah mendokumentasikan pengetahuan lokal suatu etnis, sehingga mengarah kepada konservasi karena pentingnya peranan dari suatu macam tumbuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menginventarisir pemanfaatan pisang bagi masyarakat lokal di Desa Puundoho, sehingga dapat terdokumentasi dengan baik dan akhirnya mengarah kepada salah satu upaya konservasi pisang dan kearifan lokal tetap terjaga diera disrupsi modern saat ini. Metode penelitian ini yaitu melalui observasi, ekplorasi dan wawancara pada informan terpilih. Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua bagian tanaman pisang dimanfaatakan oleh masyarakat. Pemanfaatan tersebut juga didukung oleh data sains terutama karena adanya kandungan senyawa yang terdapat dalam bagian tanaman pisang tersebut. Kesesuaian ini menjadi peluang untuk pengembangan seperti obat dimasa mendatang.  Berdasarkan hasil penelitian, maka disimpulkan bahwa bagian tanaman pisang yang digunakan beserta pemanfaatannya yaitu jantung pisang digunakan sebagai lauk atau sayuran, batang semu pisang digunakan sebagai tancapan bambu untuk menyimpan gelas, daun pisang muda digunakan sebagai pembatas dan pembungkus makanan dan kue tradisional, daun pisang kering sebagai pembungkus baje dan gula aren, buah pisang untuk membuat kue-kue tradisional dan sebagai terapi pada penderita susah buang air besar dan ambeiyen, kulit pisang digunakan sebagai pakan ternak kambing..

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus, S., & Andarias, S. H. (2018). Studi etnobotani dan identifikasi tumbuhan berkhasiat obat masyarakat Sub Etnis Wolio Kota Baubau Sulawesi Tenggara. Proceeding Biology Education Conference, 15(1), 721–732. https://jurnal.uns.ac.id/prosbi/article/view/33330/21944

Alang, H. (2013). Penggunaan Ampas Batang Pisang Terhadap Pertumbuhan Ikan Mas di Desa Salutambun Barat Kabupaten Mamasa. Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi, 1(2), 88–90. https://doi.org/10.24252/BIO.V1I2.452

Alang, H., Hastuti, & Yusal, M. S. (2021). Inventarytation of medicinal plants as a self-medication by the Tolaki, Puundoho village, North Kolaka regency, Southeast Sulawesi. Jurnal Ilmiah Farmasi, 17(1), 19–33. https://doi.org/10.20885/JIF.VOL17.ISS1.ART3

Alang, H., Rosalia, S., & Ainulia, A. D. R. (2022). Inventarisasi Tumbuhan Obat Sebagai Upaya Swamedikasi Oleh Masyarakat Suku Mamasa Di Sulawesi Barat. Quagga: Jurnal Pendidikan Dan Biologi, 14(1), 77–87. https://doi.org/10.25134/quagga.v14i1.4852.Received

Aziz, I. R., Raharjeng, A. R. P., & Susilo, S. (2018). Peran Etnobotani Sebagai Upaya Konservasi Keanekaragaman Hayati Oleh Berbagai Suku di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 4(1), 978–602. https://doi.org/10.24252/PSB.V4I1.9596

Bhagawan, W. S., Suproborini, A., Lorenza, D., & Putri, P. (2022). Ethnomedicinal study , phytochemical characterization , and pharmacological confirmation of selected medicinal plant on the northern slope of Mount Wilis , East Java , Indonesia. Biodiversi, 23(8), 4303–4313. https://doi.org/10.13057/biodiv/d230855

Burhan, A., Hardianti, B., & Mujilah. (2019). Uji Aktivitas Hipoglikemik Ekstrak Daun Pisang Kepok Kering (Musa paradisiaca forma typica) Terhadap Mencit Jantan (Mus musculus). Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 14(1), 66–80. https://doi.org/10.32382/MEDKES.V14I1.748

Fauzana, N., Pertiwi, A. A., & Ilmiyah, N. (2021). Etnobotani Kelapa (Cocos nucifera L.) di Desa Sungai Kupang Kecamatan Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Al Kawnu : Science and Local Wisdom Journal, 1(1), 45–56. https://doi.org/10.18592/AK.V1I1.5073

Febryanto, R., Hajrah, H., & Rijai, L. (2016). Potensi Ekstrak Daun Pisang (Musa textilis Née) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah. Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 4, 282–288. https://doi.org/10.25026/MPC.V4I1.194

Fuadi, T. M. (2018). Etnobotani Dan Identifikasi Tumbuhan Obat Bagi Ibu Pasca Melahirkan Di Desa Krueng Kluet Kecamatan Kluet Utara Aceh Selatan. Prosiding Seminar Nasional Biotik, 5(1), 280–288. https://doi.org/10.22373/pbio.v5i1.2161

Hapsari, L., Kennedy, J., Lestari, D. A., Masrum, A., & Lestarini, W. (2017). Ethnobotanical survey of bananas (Musaceae) in six districts of East Java, Indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 18(1), 53–159. https://doi.org/10.13057/BIODIV/D180122

Haryono, D., Wardenaar, E., & Yusro, F. (2014). Kajian Etnobotani Tumbuhan Obat Di Desa Mengkiang Kecamatan Sanggau Kapuas Kabupaten Sanggau. JURNAL HUTAN LESTARI, 2(3), 427–434. https://doi.org/10.26418/jhl.v2i3.7575

Hidayat, R., Setiawan, A., & Nofyan, E. (2016). Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Lilin (Musa paradisiaca) Sebagai Pakan Alternatif Ayam Pedaging (Gallus galus domesticus). RJURNAL ILMU LINGKUNGAN, 14(1), 11–17. https://doi.org/10.14710/jil.14.1.11-17

Hiden, H., & Ningsih, V. (2021). Inovasi Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Menjadi Camilan “Kedebong Taro” Bernilai Ekonomis Di Desa Bagik Polak Barat. Jurnal Bakti Nusa, 2(2), 39–46. https://doi.org/10.29303/baktinusa.v2i2.27

Iswandono, E., Zuhud, E. A. M., Hikmat, A., & Kosmaryandi, N. (2017). Pengetahuan Etnobotani Suku Manggarai dan Implikasinya Terhadap Pemanfaatan Tumbuhan Hutan di Pegunungan Ruteng. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 20(3), 171–181. https://doi.org/10.18343/jipi.20.3.171

Kasrina, & Zulaikha, A. (2013). Pisang Buah (Musa Spp): Keragaman Dan Etnobotaninya Pada Masyarakat Di Desa Sri Kuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Prosiding SEMIRATA 2013, 1(1), 33–40. https://jurnal.fmipa.unila.ac.id/semirata/article/view/583

Khoirunnisa, I., & Sumiwi, S. A. (2019). Peran Flavonoid pada Berbagai Aktivitas Farmakologi. Farmaka, 17(2), 131–142. https://doi.org/10.24198/JF.V17I2.21922

Labatar, S. C. (2018). Pengaruh Pemberian Batang Dan Kulit Pisang Sebagai Pakan Fermentasi Untuk Ternak Sapi Potong. JURNAL TRITON, 9(1), 31–37. http://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/jt/article/view/64

Mukhoyyaroh, N. I., & Hakim, L. (2020). Etnobotani Pemanfaatan Pisang Lokal (Musa spp.) di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Biotropika: Journal of Tropical Biology, 8(1), 43–53. https://doi.org/10.21776/UB.BIOTROPIKA.2020.008.01.07

Najib, N. N., Maria, Karim, H. A., & Lilis. (2022). Kajian Etnobotani di Desa Sassa Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. PROSIDING SEMINAR NASIONAL LINGKUNGAN LAHAN BASAH, 7(1), 83–90. https://snllb.ulm.ac.id/prosiding/index.php/snllb-lit/article/view/679

Nugraheni, T. P., Rosvita, V., & Pratiwi, H. K. (2018). UUji Aktivitas Penangkapan Radikal Bebas Dpph Oleh Ekstrak Etanol Daun Pisang Tanduk (Musa paradisiaca var. formatypica) dan Daun Pisang Cavendish (Musa paradisiaca var. Sapientum). Indonesia Jurnal Farmasi, 2(1), 69–74. https://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/IJF/article/view/415

Nuur, N. R., Yuliastuti, D., Yulia Sari, W., Kartiyani, T., Maryanti, D., Agus Setia, D. P., Pranowo, S., Diah Pramithasari, I., Prasetyani, D., Mubarok, Ah., Tri Aksari, S., Priyanto, B., Alfiani, T., Sefrina, A., Indah Mayasari, D., Puspaneli, I., Purwoko STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap, B., & Serulingmas Cilacap, S. (2021). Kandungan Senyawa Kimia Buah Pisang dan Bioaktivitasnya. Research Fair UNISRI, 5(2), 45–56. https://doi.org/10.33061/RSFU.V5I2.5860

Pandey, A. K., & Tripathi, Y. C. (2017). Ethnobotany and its relevance in contemporary research. Journal of Medicinal Plants Studies, 5(3), 123–129.

Rahimah, R., Hasanuddin, H., & Djufri, D. (2019). Kajian Etnobotani (Upacara Adat Suku Aceh Di Provinsi Aceh). BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi Dan Kependidikan, 6(1), 53. https://doi.org/10.22373/biotik.v6i1.4045

Rahyuni, Yuniati, E., & Pitopang, R. (2013). Kajian Etnobotani Tumbuhan Ritual Suku Tajio Di Desa Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong. Natural Science: Journal of Science and Technology, 2(2), 46–54. https://bestjournal.untad.ac.id/index.php/ejurnalfmipa/article/view/1647

Sagajoka, E., Nona, R. V., Antonia, Y. N., & Gobhe, D. (2021). Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Borani Melalui Inovasi Pengolahan Keripik Batang Pisang (BAPIS). Prima Abdika : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(4), 136–143. https://doi.org/10.37478/ABDIKA.V1I4.1257

Sahaa, R. K., Acharyaa, S., Shovon, S. S. H., & Royb, P. (2013). Medicinal activities of the leaves of Musa sapientum var. sylvesteris in vitro. Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, 3(6), 476. https://doi.org/10.1016/S2221-1691(13)60099-4

Setiawan, H., & Qiptiyah, M. (2014). Kajian Etnobotani Masyarakat Adat Suku Moronene Di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (The Ethnobotany Study of Moronene Ethnic Community in Rawa AopaWatumohai National Park). Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 3(2), 107–118.

Siboro, T. D. (2019). Manfaat Keanekaragaman Hayati Terhadap Lingkungan. Jurnal Ilmiah SIMANTEK, 3(1), 1–4. https://www.simantek.sciencemakarioz.org/index.php/JIK/article/view/36

Ssenku, J. E., Okurut, S. A., Namuli, A., Kudamba, A., Tugume, P., Matovu, P., Wasige, G., Kafeero, H. M., & Walusansa, A. (2022). Medicinal plant use, conservation, and the associated traditional knowledge in rural communities in Eastern Uganda. Tropical Medicine and Health, 50(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/S41182-022-00428-1/FIGURES/3

Sulistyaningsih, L. D., & Wawo, A. H. (2011). Kajian Etnobotani Pisang-pisang Liar (Musa spp.) Di Malinau, Kalimantan Timur. Biosfera, 28(1), 43–47.

Suparti, & Safitri, W. A. (2020). Media Alternatif Campuran Daun Pisang Kering dan Kulit Jagung untuk Meningkatkan Produktivitas Jamur Merang (Volvariella volvacea (Bull) Singer.) dalam Keranjang. Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi, 6(1), 69–73. https://doi.org/10.23917/BIOEKSPERIMEN.V6I1.10435

Syamsuri, S., & Alang, H. (2021). Inventarisasi Zingiberaceae yang Bernilai Ekonomi (Etnomedisin, Etnokosmetik dan Etnofood) di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Agro Bali : Agricultural Journal, 4(2), 219–229. https://doi.org/10.37637/AB.V4I2.715

Walida, S. M., Rismawati, E., & Dasuki, U. A. (2013). Isolasi kandungan flavonoid dari ekstrak jantung pisang Batu (Musa balbisiana Colla). Prosiding Farmasi, 151–160.

Published
2023-04-01