Pengaruh Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian POC Azolla microphylla dan Kulit Pisang Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam Merah (Amaranthus gangeticus L.)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan C, N, P, dan K; mengetahui pengaruh pemberian POC terhadap pertumbuhan tanaman bayam merah; dan mendapatkan kombinasi konsentrasi dan frekuensi POC terbaik. Penelitian ini menggunakan RAL yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama frekuensi POC (F1=4 hari sekali, F2=8 hari sekali), dan faktor kedua konsentrasi (P0=0 ml/L, P2=20 ml/L, P3=40 ml/L). Analisis data menggunakan two-way anova dan uji lanjut duncan untuk data yang normal dan homogen. Data yang tidak normal dan homogen diuji kruskal-wallis dan uji lanjut mann-whitney. Selanjutnya dilakukan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian terbaik parameter tinggi tanaman 43,00 cm, diameter batang 8,05 mm, jumlah daun 41,75 helai, panjang akar 10,15 cm, berat basah akar F1P2 2,08 gram, berat basah batang 14,56 gram, berat basah daun 11,18 gram, berat kering akar 0,34 gram, berat kering batang 3,56 gram, dan berat kering daun 1,37 gram. Kesimpulan penelitian ini POC Azolla microphylla dan kulit pisang belum sesuai Permentan No 70 Tahun 2011. Konsentrasi dan frekuensi pemberian POC berpengaruh terhadap semua parameter pertumbuhan kecuali tinggi tanaman, diameter batang, dan berat kering batang bayam merah. Pemberian POC 4 hari sekali dengan konsentrasi 20 ml/L merupakan perlakuan terbaik
Downloads
References
Abdurahman, S. T., Karna, N. B., and Irawan, A. I. (2022). IoT-Based Smart Farming Using Machine Learning For Red Spinach. E- Proceeding of Engineering, 8(6), 3146–3153.
Abidin, Z., Rusmini, Manullang, R. R., and Daryono. (2022). Kualitas Mikroorganisme Lokal Dari Keong Mas Dengan Berbagai Jumlah Bahan yang Berbeda. Agrosaintifika, 5(1), 31–38.
Ai, N. S., Rumbay, J. A., Anggini, P. S., Supit, P. S., and Ludong, D. P. (2021). Potensi Metode Sonic Bloom untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman. Jurnal MIPA, 10(2), 76–80.
Alan, B., and Jacob. (1995). Greet Streets The N.I.T. Massachusetts: Cambridge Press.
Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Budiastuti, M. S. (2000). Penggunaan Triakontanol dan Jarak Tanam Pada Tanaman Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.). Jurnal Agrosains, 2(2), 59–63.
Fahrudin, F. (2009). Budidaya Caisim Menggunakan Ekstrak Teh dan Pupuk Kascing (Skripsi). Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
Falaq, F. A., Juanda, B. R., and Siregar, D. S. (2020). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Terhadap Dosis Pupuk Organik Cair GDM dan Pupuk organik Padat. Agrosamudra, 7(2), 1–13.
Febriani, W. P., Viza, R. Y., and Marlina, L. (2020). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair dari Daun Lamtoro (Leucaena leucocephala L.) terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir.). Biocolony: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Biosains, 3(1), 10–18.
Firdaus, D. A., Damayanti, F., and Pratama, R. (2022). Potensi Biofertilizer Berbasis Mikroorganisme Lokal Dari Limbah Batang Pisang Kepok untuk Pertumbuhan Sawi Hijau. Biosense, 5(1), 54–66.
Gardner, F. P., Pearce, R. B., and Mitchell., R. L(1991). Fisiologi Tanaman Budidaya. Jakarta: UI Press.
Halim, B., Sasli, I., dan Anggorowati, D. (2020). Uji Toleransi Bayam Merah Terhadap Cekaman Salinitas. Jurnal Sains Pertanian Equator, 9(1),1-6.
Lakitan, B. (2015). Dasar-Dasar Fisiologi Tanaman. Jakarta: Rajawali Press.
Lubis, R. E., and Widanarko, A. (2011). Buku Pintar Kelapa Sawit. Jakarta: PT AgroMedia Pustaka.
Marbun, S. S. (2011). Pengaruh Pupuk Organik Cair Dari Limbah Sayur Pasar Giwangan Untuk Pertumbuhan Kangkung Darat (Ipomea reptans Poir.). Forum MIPA., 20(1), 1–20.
Masganti, D. (2018). Inovasi Teknologi Lahan Rawa Mendukung Kedaulatan Pangan. Depok: Rajawali Press.
Munthe, K., Pane, E., and Panggabean, E. L. (2018). Budidayan Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Pada Media Tanaman Yang Berbeda Secara Vertikultur. Agrotekma, 2(2), 138–151.
Nabilah, R. A., and Pratiwi, A. (2019). Pengaruh Pupuk Organik Cair Kulit Buah Pisang Kepok(Musa paradisiaca L. var. balbisina colla.) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bayam (Amaranthus gracilis Desf). Prosiding Symposium of Biology Education (Symbion), 48–58. Yogyakarta.
Nasution, F. J., Mawarni, L., and Meiriani, M. (2014). Aplikasi Pupuk Organik Padat Dan Cair Dari Kulit Pisang Kepok Untuk Pertumbuhan Dan Produksi Sawi (Brassica Juncea L.). Agoteknologi, 2(3), 1029-1037.
Nirhayati, Rizky, M., Hafifah, Nazimah, and Safrizal. (2022). Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Genotipe Kedelai Pada Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair. Jurnal Agrium, 19(3), 207– 213.
Prayoga, I. A., Nugroho, A., and Abdi, A. (2019). Ruzpita (Rumput Azolla Pinnata) Sebagai Pupuk Organik Pengikat Nitrogen (N2) Dalam Peningkatan Produksi Tanaman Padi (Oryza sativa). Journal of Agribussiness Science, 2(2), 99–102.
Pringgenies, D., Widiyadmi, R., Ariyanto, D., Idris, R., and Djunaedi, A. (2018). Bakteri Konsorsium dan Serasah Mangrove untuk Produksi Kompos. Jurnal Pengelolaan Perairan, 1(2), 19–26.
Purba, T. et al. (2021). . Tanah dan Nutrisi Tanaman. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Putri, A., Redaputri, A. P., and Rinova, D. (2022). Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Sebagai Pupuk Menuju Sirkular (UMKM Olahan Pisang Di Indonesia). Jurnal Pengabdian UMKM, 1(2), 104–109.
Copyright (c) 2024 Ambar - Pratiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.












