Pengembangan Instrumen Three-Tier Diagnostic Test Pada Konsep Pembelahan Sel Kelas IX SMP

  • Messy Afriany Universitas Tanjungpura
  • Asriah Nurdini Mardiyyaningsih Universitas Tanjungpura
  • Wolly Candramila Universitas Tanjungpura
Keywords: Daya pembeda, Model 4D, Pemahaman konsep, Pembelahan sel, Tes diagnostik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan soal tes diagnostik three-tier yang memenuhi kriteria kevalidan, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran pada Submateri Pembelahan Sel kelas IX SMP. Metode R&D yang digunakan adalah model 4D yang dimodifikasi dengan tahapan evaluasi Tessmer. Tes diagnostik disusun sebanyak 25 soal dengan tiga konsep inti yaitu kromosom, pembelahan mitosis, dan meiosis. Expert review dilakukan oleh 2 orang dosen biologi dan 1 guru IPA, one-to-one evaluation 5 orang siswa dan small group evaluation 30 orang siswa non partisipan, dan large group evaluation 180 siswa kelas IX SMP Negeri 11 Pontianak. Seluruh soal dinyatakan layak digunakan dengan nilai validasi tertinggi 0,79944 dan terkecil 0,36295 lebih besar dari nilai rtabel (0,361). Nilai reliabilitas yaitu 0,9695 berkategori sangat tinggi. Nilai indeks kesukaran mencakup 84% berkategori sukar dan 16% sedang. Profil jawaban siswa dalam evaluasi kelompok besar sudah menunjukkan sebaran pada ketiga jenis pemahaman konsep siswa dengan persentase bervariasi. Namun, daya pembeda soal masih memperlihatkan 44% berkategori jelek dan hanya 24% berkategori baik dan 32% cukup. Perbaikan pada soal-soal dengan daya pembeda yang jelek diperlukan untuk meningkatkan kualitas tes diagnostik dalam membedakan profil pemahaman konsep siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Messy Afriany, Universitas Tanjungpura

Student

Asriah Nurdini Mardiyyaningsih, Universitas Tanjungpura

Senior Lecturer

References

Adrianto, O, M. (2016). Analisis Konsepsi Dan Miskonsespsi Siswa SMA Kelas XII IPA SMA Don Bosco Sanggau Pada Materi Evolusi. Jurnal pendidikan dan Pembelajaran, 6(4).

Akbar, S. (2017). Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2008). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Karya.

Arikunto, S. (2012). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2015). Dasar- dasar evaluasi pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Afifah, Y. E., & Asri, M.T. (2020). Profil Miskonsepsi Pada Submateri Struktur Dan Fungsi Sel Menggunakan Four Tier. Jurnal BIOEDU. 9(2):390-396.

Asa, S. L., Muldayanti, N. D., & Setiadi, A. E. (2016). Analisis Miskonsepsi Siswa dengan Certainty of Response Index Pada Sub Materi Sistem Saraf Dikelas XI IPA SMA Negeri 1 Selimbau. Jurnal Biologi Education, III(2),53.

Depdiknas, (2007). Panduan Penulisan Soal Pilihan Ganda. Jakarta: Depdiknas.

Duda, H. J., Wahyuni, R. E., & Setyawan, A. E. (2020). Mengidentifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Pendidikan Biologi Pada Konsep Bioteknologi Hewan. Jurnal BIOEDUSCIENCE. 4(1): 97-105.

Firman, F. (2015). Pengembangan Three-Tier Test Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas VII Pada Materi Persamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel [Skripsi].

Gultom, H,. S. (2011). Identifikasi miskonsepsi guru dan siswa tentang materi sel di SMA Negeri Se-Kabupaten Deli Serdang [Thesis].

Hanifah, A. (2018). Pembelahan Sel Menggunakan Discovery Learning Berbasis LKS Divergen Di SMAN 14 Surabaya. Jurnal Diklat Keagamaan. 12(2):165-172.

Hartiningrum, Y., & Susantini, E. (2019). Kelayakan Empiris E-Book Berbasis Hots Pada Materi Pembelahan Sel Untuk Melatikan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Kelas XII SMA/MA. Bioedu, 8(2), 232-239.

Herdani, T. P., Sartono, N., & Evriya, D. (2015). Pengembangan Permainan Monopoli Termodifikasi Sebagai Media Pembelajaran Pada Materi System Hormon. Biosfer, 8(1), 20-21.

Hestenes, D. & Halloun, I. (1995). Interpreting the force concept inventory: A response to March 1995 critique by Huffman and Heller. The Physics Teacher, 33: 502-506. doi: 10.1119/1.2344278.

Jayanti, D.N.D., & Susantini, E. (2021).Profil Miskonsepsi Peserta Didik SMA Pada Materi Kingdom Animalia Menggunakan Four-Tier Multiple Choice Diagnostic Test. Jurnal BIOEDU. 10(3): 479-489.

Lestari, R. (2014). Pengembagan Media Pembelajaran Pembelahan Sel dengan Menggunakan Macromedia Flash untuk Kelas XII SMA. Jurnal Ilmiah Edu Research. 3(2), 133-138.

Mardapi, Djemari. (2018). Teknik Penyusunan Instrumen Tes Dan Nontes. Yogyakarta: Parama Publishing.

Mubarak, S,. Susilaningsih, E., & Cahyono, E. (2016). Pengembangan Tes Diagnostik Three Tier Multiple Choice Untuk Mengidentifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Kelas IX. Journal Of Innovative Science Education. 5(2):101-110.

Nurfadilah, Z., & Rochintaniawati, D (2021).Analisis Miskonsepsi Materi Ekosistem Pada Siswa Kelas X. ISEJ Indonesian Science Education Journal. 2(3):151-157.

Pradina, L.E., & Yuliani. (2020). Profil Miskonsepsi Siswa Pada Materi Pertumbuhan Dan Perkembangan Tumbuhan Menggunakan Three-Tier Multiple Choice Test. Jurnal BIOEDU. 9(1):310-318.

Radiusman. (2020). Studi Literasi: Pemahaman Konsep Siswa Pada Pembelajaran Matematika. FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika & Matematika. 6(1):1-8.

Saat, R. M., Fadzil, H. M., Azis, N.A.A., & Shamsuar, N. R. (2016). Pengembangan Tes Diagnostik Tiga Tingkat Online Untuk Menilai Pemahaman Mahasiswa Pra-Universitas Tentang Respirasi Seluler. Jurnal Pendidikan Sains Baltik. 15(4). ISSN 1648-3898.

Santoso, J, B. (2018). Pengembangan Mock-Up Mitosis Dan Meiosis Menggunakan “Lego Miniset” Sebagai Pendukung Pembelajaran Biologi Umum Di Uin Walisongo Semarang [Skripsi].

Sheftyawan, W. B., Prihandono, T., & Lesmono, A. D. (2018). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test pada Materi Optik Geometri. Jurnal pembelajaran fisika, 7(2), 147-153.

Suparno, P. (2013). Miskonsepsi dan Perubahan Konsep dalam Fisika. Jakarta: Grasindo.

Suwarna, (2013). Analisis Miskonsepsi Siswa SMA Kelas X pada Mata Pelajaran Fisika Melalui CRI (Certainty of Response Index) Termodifikasi. Jurnal Laporan Lemlit Analisis Miskonsepsi Dosen Pendidikan Fisika FITK UIN Syarif Hidayatullah. 5(2), 221.

Tessmer, M. (1993). Planning and Conducting Formative Evaluations Improving the Quality of Education and Traning. London: Kogan.

Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1947). Instructional Development For Training Teachers Of Exceptional Children. Indian: Indian University Bloomington.

Yuliati, Y. (2017). Miskonsepsi Siswa Pada Pembelajaran IPA Serta Remidiasinya. Jurnal Bio Education, 2(2),50-58.

Published
2024-04-06