Upaya Deteksi Dini Demam Berdarah Dengue Melalui Survei Jentik yang Berkelanjutan Di Kota Bima

  • Irma Rubianti STKIP Bima
  • Ferawati Ferawati STKIP Bima
  • Nikman Azmin STKIP Bima
Keywords: Bima City, Larva survey, Community participation, Dengue hemorrhagic fever (DBD), Mosquito nest eradication (PSN)

Abstract

Kota Bima merupakan salah satu daerah endemis Demam Berdarah Dengue (DBD), dengan peningkatan kasus yang signifikan setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kepadatan jentik nyamuk yang diukur dari nilai Angka Bebas Jentik (ABJ), House Indeks (HI), Container Indeks dan Bretau Indeks (BI). Metode yang digunakan adalah  metode  survei  dengan  pendekatan  Cross  Sectional. Kegiatan survei jentik ini dilakukan di wilayah kerja Puskermas Mpunda yang meliputi sepuluh Kelurahan, yaitu Kelurahan Manggemaci, Monggonao, Santi, Matakando, Penatoi, Lewirato, Sadia, Mande, Panggi dan Sambina,e. Sampel dalam kegiatan penelitian ini berjumlah 250 rumah. Survei jentik dilakukan secara  visual oleh 10 (sepuluh) orang Jumantik yang bertugas di setiap kelurahan dengan didampingi oleh 5 (lima) orang fasilitator yaitu mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Bima. Hasil survei menunjukkan bahwa angka bebas jentik di berbagai kelurahan masih di bawah Standar Pelayanan Minimal (SPM), dengan house index rata-rata 25% dan container index 12%, yang keduanya melampaui batas aman 6%. Tingginya angka ini menunjukkan bahwa risiko penyebaran DBD masih tinggi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pelaksanaan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang lebih efektif untuk mengurangi angka kejadian DBD.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abiyoga, A., & A'in, A. (2021). Pendidikan Kesehatan Mengenai Perawatan Anak Dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) Pada Usia 6-11 Tahun. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ners Wiyata, 1(1), 51-60.

Azmin, N. (2020). eval_uasi Dan Implementasi Sistem Surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas 1 Denpasar Barat Tahun 2019. Oryza: Jurnal Pendidikan Biologi, 9(1), 1-7.

Dinas Kesehatan Kota Bima (2020). Profil Dinas Kesehatan Kota Bima Tahun 2019. Dinas Kesehatan Kota Bima.

Fadilla, Z., Ariningpraja, R. T., Hikmah, F., & Widada, N. S. (2022). Upaya Pencegahan Penyebaran Penyakit Demam Berdarah Dengue Dengan Melakukan Surveilans Larva Nyamuk Aedes spp. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi, 5(1), 14-17.

Fitrianingsih (2019) ‘Survey Jentik Nyamuk dan Pemberian Bubuk Abate di Bak Mandi Warga RT 03 RW 03 Desa Mrican Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan’, Jurnal Bio Educatio, 4(April), pp. 33–40.

Kinansi, R. R., & Pujiyanti, A. (2020). Pengaruh karakteristik tempat penampungan air terhadap densitas larva Aedes dan risiko penyebaran Demam Berdarah Dengue di daerah endemis di Indonesia. Balaba: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, 1-20.

Lutfiana, M., Winarni, T., & Novarizqi, L. (2019). Urvei Jentik Sebagai Deteksi Dini Penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) Berbasis Masyarakat Dan Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1).

Mahdalena, V., & Komaria, R. H. (2021). Pengendalian Demam Berdarah Dengue Dengan Ovitrap Dan Mosquito Trap Di Beberapa Daerah Di Indonesia. Spirakel, 13(1), 42-50.

Priwahyuni, Y., & Lestari, S. (2020). 3M Plus Cegah Demam Berdarah Di Posyandu Pelita Hati Sidomulyotimur Kota Pekanbaru. Jurnal Pengabdian UntukMu Negeri, 4(1), 45-48.

Rahmawati, U., Gustina, M., & Mirza, R. (2020). Efektivitas Anti Nyamuk Alami Elektrik Mat Serai Wangi (Cymbopogon Nardus) Dalam Mematikan Nyamuk Aedes Aegypti. Journal of Nursing and Public Health, 8(2), 100-107.

Rubianti, I., Sawitri, A. A. S. and Gita, I. K. (2019) ‘eval_uasi Peran Juru Pemantau Jentik (Jumantik) Dalam Pemberantasan Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kota Denpasar Tahun 2017’, Oryza Jurnal Pendidikan Biologi.

Santoso, Taviv, Y., Mayasari, M., Margarethy I & Wempi DSP. IG. (2018). Hubunngan Karakteristik Kontainer dengan Keberadaan Jentik Aedes aegypti pada Kejadian Luar Biasa Demam Beradarh Dengue: Studi Kasus di Kabupaten Ogan Komering Ulu . Jurnal Vektor Penyakit 12(1), 9-18.

Silfiana, A., & Sugiharto, S. (2019). Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Anti Demam Berdarah Dengue (DBD). CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 136-147.

Sukayuni, E. et al. (2021) The Role of Jumantik in the Incidence of Dengue Hemorrhagic Fever : Cross- Cutting Study at the UPTD Puskesmas Kuta Selatan’, Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas Volume 4No 1, Hal 1 -5,Mei2021E-ISSN 2621-3001 Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah, 4(1), pp. 4–8.

Wijayanti, Y. (2020). Peningkatkan kemandirian dasa wisma kelurahan sekaran dalam pencegahan demam berdarah dengue. Jurnal Abdimas, 14(1).

Published
2024-11-10