Hubungan Antara Gratitude Dengan Psychological Well-Being Mahasiswa Yang Kuliah Sambil Kerja

  • Yolla Safitri Universitas Negeri Padang
  • Yuninda Tria Ningsih Universitas Negeri Padang
Keywords: Gratitude, Psychological Well-Being, Mahasiswa Yang Kuliah Sambil Kerja

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan gratitude dengan psychological well-being pada mahasiswa yang bekerja di kota Bukittinggi. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian adalah mahasiswa yang kuliah sambil kerja di kota Bukittinggi dengan jumlah sampel 103 orang. Teknik sampel yang digunakan berupa teknik insidental sampling. Nilai reliabilitas pada alat ukur penelitian yaitu gratitude sebesar 0,730 dan psychological well-being 0,864. Analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi product moment. Nilai r = 0,449  dengan nilai p = (< 0,001) yaitu p < 0,05 yang artinya Ha diterima. Diketahui terdapat hubungan positif signifikan antara gratitude dengan psychological well-being pada mahasiswa yang bekerja di kota Bukittinggi.

References

Al Fauzan, S. A. (2005). Indahnya bersyukur: Bagaimana meraihnya. Marja.

Anjani, W., Ulpa, E. P., & Rasidin, Y. (2020). Hubungan Antara Gratitude Dengan Psychological well-being Pada Mahasiswa Yang Kuliah Sambil Bekerja Part-Time. ANFUSINA: Journal of Psychology,

Azwar, S. (1999). Dasar-dasar psikometri. Pustaka Belajar.

Cahyono, E. W. (2014). Pelatihan gratitude (bersyukur) untuk penurunan stres kerja karyawan di PT. X. Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 3(1).

Emmons, R. A., & McCullough, M. E. (2003). Counting blessings versus burdens: An experimental investigation of gratitude and subjective well-being in daily life. Journal of Personality and Social Psychology, 84(2), 377–389.

Farida Denura. (2012). Kuliah sambil kerja, tuntutan ekonomi atau belajar mandiri. 30 Maret.

Freire, C., Ferradás, M. D. M., Valle, A., Núñez, J. C., & Vallejo, G. (2016). Profiles of psychological well-being and coping strategies among university students. Frontiers in Psychology, 7(OCT), 1–11.

Grimaldy, D. V., & Haryanto, H. C (2020). Adaptation of Gratitude Questionare-6 (GQ-6) in Indonesian Context. Jurnal psikologi, 47(1), 18.

Huppert, F. A. (2009). Psychological well-being: Evidence regarding its causes and consequences. Applied Psychology: Health and Well-Being, 1(2), 137–164.

Kurniasari, E., Rusmana, N., & Budiman, N. (2019). Gambaran umum psychological well-being mahasiswa universitas pendidikan indonesia. Journal of Innovative Counseling : Theory, Practice & Research, 3(2), 52–58.

Listiyandini, R. A., Nathania, A., Syahniar, D., Sonia, L., & Nadya, R. (2015). Mengukur gratitude: Pengembangan model awal skala bersyukur versi indonesia. Jurnal Psikologi Ulayat, 2(2), 473–496.

McCullough, M. E., Emmons, R. A., & Tsang, J. A. (2002). The grateful disposition: A conceptual and empirical topography. Journal of Personality and Social Psychology, 82(1), 112–127.

Millisani, F., Handayani, A., Psi, S., & Si, M. (2019). Hubungan antara gratitude dan dukungan sosial dengan psychological well-being pada guru honorer sekolah dasar di UPT disdikpora kecamatan pamotoan kabupaten rembang. Prosiding Konferensi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU).

Mitchell, J., Vella-Brodrick, D., & Klein, B. (2010). Positive psychology and the internet: A mental health opportunity. In Electronic Journal of Applied Psychology (Vol. 6, Issue 2).

Murniasih, F. (2013). Struktur dan pengukuran terhadap psychological well-being : Uji validitas konstruk psychological well-being scale. Jurnal Pengukuran Psikologi Dan Pendidikan Indonesia, 2(6).

Peterson, C., & Seligman, M. E. P. (2004). Character strengths and virtues: a handbook and classification. In Choice Reviews Online (Vol. 42, Issue 01). Oxford University Press.

Putri, F. O. (2012). Hubungan antara gratitude dengan psychological well-being pada mahasiswa [Universitas Indonesia].

Rahayu, I. I., & Setiawati, F. A. (2019). Pengaruh gratitude dan memaafkan terhadap psychological well-being pada remaja. Jurnal Ecopsy, 6(1), 50–57.

Ramadhani, T., Djunaedi, & S, A. S. (2016). Psychological well-being (psychological well-being) siswa yang orang tuanya bercerai. Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 108–115.

Ryff, C. D. (2014). Psychological Well-Being Revisited: Advances in the Science and Practice of Eudaimonia. Psychotherapy and Psychosomatics, 83(1), 10–28.

Ryff, C. D., & Singer, B. H. (2008). Know thyself and become what you are: A eudaimonic approach to psychological well-being. Journal of Happiness Studies, 9(1), 13–39.

Salami, S. (2010). Emotional intelligence, self-efficacy, psychological well-being and students attitudes: Implications for quality education. European Journal of Educational Studies, 2(3), 247–257.

Santrock, W. J. (2012). Life-span development (13th ed). The McGraw-Hill Companies, Inc.

Sugiyono. (2006). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. In metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. In Koleksi Buku UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang (Vol. 0, Issue 0). Alvabeta CV.

Suryani., & Hendryadi. (2015). Metode Riset Kuantitatif. PerpustakaanNasional: Katalog dalam Terbitan(KTD). Jakarta.

Tacasily, Y. O. M. (2021). Hubungan Forgiveness dan Psychological Well-Being pada Mahasiswa yang Pernah Mengalami Putus Cinta. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(2), 259–267.

Winarsunu, T. (2009). Statistik dalam Penelitian Psikologi Pendidikan. UMM Press.

Wood, A. M., Joseph, S., & Maltby, J. (2009). Gratitude predicts psychological well-being above the big five facets. Personality and Individual Differences, 46, 443–447

Published
2023-12-11