Analisis Sosial Ekonomi Masyarakat Berbasis Sumber Daya Lokal: Studi Kasus Desa Bahu Palawa Kecamatan Kahayan Tengah

  • Yorgen Kaharap Universitas Palangka Raya
  • Kumpiady Widen Universitas Palangka Raya
  • Joni Rusmanto Universitas Palangka Raya
  • Sontoe Sontoe Universitas Palangka Raya
  • Atem Atem Universitas Palangka Raya
  • Yuliana Yuliana Universitas Palangka Raya
  • Anisa Pebrianti Pebrianti Universitas Palangka Raya
  • M. Syaeful Anam Universitas Palangka Raya.
Keywords: Sosial Ekonomi, Sumber Daya Lokal, Desa Bahu Palawa

Abstract

Berlakunya Undang-Undang Undang Undang (UU) Nomor (No) 6 Tahun 2014 tentang Desa memberikan otoritas pada desa untuk menyelenggarakan berbagai aspek pemerintahan dan pembangunan desa mulai dari Sosial, Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan maupun Politik. Tulisan ini bermaksud mengkaji kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Bahu Palawa. Desa Bahu Palawa termasuk dalam kategori desa berkembang, perekonomian masyarakat Desa Bahu Palawa bergantung pada sumber daya alam sebagai sumber penghidupan utama.  Desa Palawa memiliki beragam sumber daya lokal yang masih belum dikembangkan secara optimal untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya. Desa ini memiliki hutan desa yang luasnya sekitar 397 ha dan telah memiliki SK dari kementerian Kehutanan, lalu terdapat kurang lebih 755 ha area hutan yang diusulkan untuk hutan adat serta masih terdapat 1.473 ha hutan tanpa status. Bagi masyarakat desa Palawa Hutan cukup berperan penting sebagai sumber daya lokal. Sumber daya lokal tersebut dimanfaatkan untuk penghidupan keluarga

References

Astrawan, I. W. G., Nuridja, I. M., & Dunia, I. K. (2014). Analisis Sosial-Ekonomi Penambang Galian C Di Desa Sebudi Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem Tahun 2013. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 4(1), 1–12.

Aurelya, T., Nurhayati, N., & Purba, S. F. (2022). Pengaruh Kondisi Sektor Kesehatan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal STEI Ekonomi, 31(02), 83–92.

Basrowi dan Juariyah, S. (2010). Jurnal Ekonomi & Pendidikan, Volume 7 Nomor 1, April 2010. Jurnal Ekonomi & Pendidikan, 7(April), 58–81. S Juariyah - Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 2010 - journal.uny.ac.id

Endah, K. (2020). Pemberdayaan Masyarakat : Menggali Potensi Lokal Desa. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 6(1), 135–143.

Gerungan. (2009). Psikologi Sosial. PT. Refika Aditama.

Haridison, A., Iskandar, D., & Gaffar, ummu habibah. (2022). Model Pengembangan Ekonomi Lokal: Studi Kasus Desa Sampirang I (Satu) Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu …, 7(2), 86–101.

Maruwae, A., & Ardiansyah. (2020). Analisis Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Daerah Transmigran. Oikos-Nomos: Jurnal Kajian Ekonomi, 13(1), 39–53.

Meyer, D. F. (2014). Local economic development (LED), challenges and solutions: The case of the Northern Free State Region, South Africa. Mediterranean Journal of Social Sciences, 5(16), 624–634.

Pradani, R. F. E. (2020). Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Berbasis Potensi Lokal Sebagai Penggerak Ekonomi Desa. JESK: Jurnal Ekonomi Dan Studi Kebijakan, 1(1), 14–23.

Siri, A., & Jalil, A. (2022). Kabupaten Buton Tengah Socio-Economic Condotions of the People of Dahiango Village Mawasangka District Central Buton Regency. KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi, 6(2), 192–208.

Soekanto, S. (2006). Sosiologi Suatu Pengantar. Raja Grafindo Persada.

Sudiarta, I. M., Suharsono, N., & Tripalupi, L. E. (2021). Analisis Dampak Perkembangan Pariwisata Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat. Business and Accounting Education Journal, 2(1), 22–31.

Published
2023-12-13