Faktor Pemicu Dan Konsekuensi Pelecehan Seksual Di Lingkungan Perguruan Tinggi
Abstract
Pelecehan seksual dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat yang besar yang tersembunyi di banyak organisasi dan institusi. Karena korban enggan menceritakan pengalaman traumatis mereka, hal ini seringkali tidak terungkap. Penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat pelecehan seksual di lingkungan perguruan tinggi meningkat seiring waktu, yang meningkatkan peluang dan jumlah korban perundungan. Siswa dengan gender atau jenis kelamin minoritas memiliki risiko yang lebih tinggi. Ini penting untuk dicatat. Perempuan terutama rentan terhadap pelecehan seksual dari teman sebaya, guru, dan karyawan. Tekanan dari pelaku dan masyarakat sekitar menyebabkan mereka sering tidak melaporkan kejadian tersebut. Kondisi ini dapat mengganggu pembelajaran dan menciptakan lingkungan yang tidak aman. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan cara terbaik untuk membuat kebijakan yang melawan kekerasan seksual dan intimidasi di lembaga pendidikan. Penelitian ini berharap dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang faktor risiko untuk membantu lembaga pendidikan menerapkan langkah-langkah preventif yang melibatkan semua pihak terkait pelajar, staf pengajar, dan administrasi. Selain itu, pemahaman yang lebih baik tentang efek sosial dan psikologis pelecehan seksual diharapkan dapat membantu dalam pembuatan kebijakan yang responsif dan memberikan dukungan kepada korban selama proses pemulihan trauma mereka.
References
Andilnil, T. M. 2019. Ildelntilfilkasil keljadilan kelkelrasan pada anak dil Kota Malang. Jurnal Pelrelmpuan dan Anak, 2(1), 13-28.
Anilndya, A., Delwil, Y.Il.S. & Oelntaril, Z.D. 2020. Dampak Psilkologils dan Upaya Pelnanggulangan Kelkelrasan Selksual Telrhadap Pelrelmpuan. TIlN: Telrapan Ilnformatilka Nusantara Vol 1, No 3, 137-140.
Asy’aril, A. 2022. Rellasil Kuasa dan Tantangan Kelkelrasan Telrhadap Pelrelmpuan dil Pelrguruan Tilnggil Ilslam. Palilta: Journal of Socilal Rellilgilon Relselarch, 7(2), 139-150.
Bahril, S.2015. Suatu kajilan awal telrhadap tilngkat pellelcelhan selksual dil acelh. Jurnal pelncelrahan, 9(1).
Ellilndawatil, R. 2021. Pelrspelktilf Felmilnils dalam Kasus Pelrelmpuan selbagail Korban Kelkelrasan Selksual dil Pelrguruan Tilnggil. Al-Wardah: Jurnal Kajilan Pelrelmpuan, Gelndelr dan Agama Vol 15: 2, 181-193.
Faturanil, R. 2022. Kelkelrasan Selksual dil Lilngkungan Pelrguruan Tilnggil. Jurnal Illmilah Wahana Pelndildilkan, 8(15), 480–486.
Hilkmah, S. 2017. Melngantilsilpasil keljahatan selksual telrhadap anak mellaluil pelmbellajaran “aku anak belranil mellilndungil dilril selndilril”: Studil dil yayasan al-hilkmah Grobogan. Sawwa: Jurnal Studil Gelndelr, 12(2), 187-206.
Kayowuan Lelwolelba, K., & Hellmil Fahrozil, M. 2020. Studil Faktor-Faktor Telrjadilnya TilndakKelkelrasan Selksual Pada Anak-Anak. Elselnsil Hukum, 2(1), 27–48.
Khafsoh, N. A., & Suhailril. 2021. Pelmahaman Mahasilswa Telrhadap Belntuk, Prosels, Dan Pandangan Pelnanganan Kelkelrasan Selksual Dil Kampus. Marwah: Jurnal Pelrelmpuan, Agama Dan Jelndelr, 20(1), 61–75.
Mar’fuah, U., Rofil’ah, S., Maksun. 2021. Silstelm Pelncelgahan DAN Pelnanganan Kelkelrasan Selksual Dil KAMPUS. KAFA’AH JOURNAL, 11 (1), 95-106.
Reliltanza, M. A. 2018. Pelnelrapan Konsellilng Krilsils Delngan Pelndelkatan Telrapil Relaliltas Dalam Melnanganil Kelcelmasan Pada Mahasilswa Korban Kelkelrasan Dalam Pacaran (KDP) (Studil Kasus dil Unilvelrsiltas Ilslam Nelgelril (UIlN) Radeln Ilntan Lampung) Tahun Akadelmilk 2017/2018 (Doctoral Dilsselrtatilon, UIlN Radeln Ilntan Lampung).
Seltilanil, F. T., Handayanil, S., & Warsiltil.2017. Studil Felnomelnologil Faktor Faktor YangMelmpelngaruhil Telrjadilnya. Jurnal PPKM IlIl, 122–128
Silhombilng, Y. P. 2016. Ilsu Selksilsmel Komunilkasil Vilsual dalam Bilngkail Selmilotilka (Studil Kasus pada Ilklan Unilteld Natilon Woman). Jurnal Ilnovasil, 10(1), 45-58.


.png)
.png)



