Hubungan Gratitude dengan Homesickness pada Siswa Baru di Lingkungan Pesantren
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gratitude dengan homesickness yang terjadi pada santri baru di Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelatif. Skala gratitude yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan skala gratitude yang disusun oleh Listiyandini dkk (2015), sedangkan skala homesickness menggunakan skala yang disusun oleh Yasmin (2018). Sampel pada penilitian ini adalah 170 orang santri di tiga pesantren yang ada di Kabupaten Solok, propinsi Sumatera Barat. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil uji hipotesis menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0.690 dengan taraf signifikansi p = 0.000 yang menunjukkan adanya hubungan antara variable gratitude dengan variable homesickness pada santri baru pondok pesantren di Kabupaten Solok. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak pesantren untuk meningkatkan serta mengembangkan rasa syukur pada santri baru untuk mengurangi terjadinya fenomena homesickness yang terjadi dikalangan santri baru melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat.
References
Fisher, S. Norman, F. & Keith, M. (1986). Homesickness and Health in Boarding School Children. Journal of Environmental Psychology, 6, 35-47.
Habiburrahman. (2022). Hubungan Antara Gratitude dengan Homesickness pada Santri Baru Pondok Pesantren. Jurnal PAKAR Pendidikan. Vol. 20. No. 1, 76-88
Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Edisi Kelima (Terjemahan oleh Istiwidayanti). Jakarta: Erlangga.
Lestari, M. (2021). Hubungan Antara Sense of Belonging dengan Homesickness pada siswa baru di Pondok Pesantren. Al-Qalb: Jurnal Psikologi Islam. Vol.12(1), 39-50.
Listiyandini, R. A., dkk. (2015). Mengukur Rasa Syukur: Pengembangan Model Awal Skala Bersyukur Versi Indonesia. Jurnal Psikologi Ulayat. Vol. 2. No. 2. 473-496.
McCullough, M. E., Tsang, J. & Emmons, R.A. (2004). Gratitude in intermediate affective terrain: Links of grateful moods to individual difference and daily emotional experience. Journal of Personality and social Psychology, 86, 295-309.
Muali, C, et al. (2020). Pesantren dan Millenial Behavior: Tantangan Pendidikan Pesantren dalam Membina Karakter Santri Millenial. At-Tarbiyat: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 131-146.
Poyrazli, S. & Lopez, M. D. (2007). An exploratory study of perceived discrimination and homesickness: A comparison of international students and American students. The Journal of Psychology, 141(3), 263-280.
Priyatno, D. (2013). Mandiri Belajar Analisis Data dengan SPSS. Mediakom
Rotkirch, A. (2014). Gratitude for help among adult frienda and siblings. The Journal of Evolutionary Psychology, 12(4): 673-686.
Seligman, M. E. P. (2002). Authentic Happiness: Using the new positive psychology to relize your potential for lasting fulfillment. New York: Free Press.
Shasra, S. F. (2022). Gambaran Homesickness Siswa Baru di Pondok Pesantren. Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, Vol. 9. No. 4.
Stroebe, M. T. v. (2002). Homesickness Amonf Students in Two Cultures: Antecedents and Consequences. British Journal of Psychology, 93, 147- 168.
Sugiyono. (2015). Metode penelitian Kuantitatif & Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Watt, S. E., & Badger, A.J. (2009). Effects of social belonging on homesickness an application of the belongingness hypothesis. Personality and social psychologyBulletin, 35(4), 516-530.
Yasmin, M, dkk. (2017). Gambaran Homesickness pada Siswa Baru di Lingkunga Pesantren. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, Vol. 12, No. 3, hal. 165-172.
Yasmin, M. (2018). Pengaruh Locus of Control dan dukungan social teman sebaya terhadap homesickness pada remaja di lingkungan pesantren. Tesis. 1189


.png)
.png)



