Studi Literatur Analisis dan Alternatif Kasus Bullying Anak Usia Sekolah dalam Perspektif Pendidikan Karakter

  • Dwi Yarmalinda STKIP PGRI Papua
  • Muhamad Imron STKIP PGRI Papua
  • Yenniwati Sinaga STKIP PGRI Papua
Keywords: Analisis dan Alternatif, Bullying, School Age Children

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji permasalahan bullying dari beberapa sudut pandang. Penelitian ini juga menghadirkan alternative jawaban mengenai bagaimana cara menghadapi problematika bullying dari sisi orang tua, pendidik, maupun anak usia sekolah yang terkait dengan permasalahan bullying. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, diperoleh beberapa kesimpulan, yaitu: Bullying adalah tindakan yang tidak bermoral, bullying muncul karena kurangnya rasa empati dan simpati seseorang. Hasil rangkuman studi literatur menunjukkan bahwa pengaruh intensitas teman sebaya di sekolah membuat para korban bullying justru mendapatkan perlakuan kekerasan baik verbal maupun non verbal. Intesitas teman sebaya mempengaruhi tindakan bullying lebih tinggi. Dengan demikian, bahaya tindakan bullying pada tatanan pendidikan dan teman sebaya perlu dihentikan dan diberi pemahaman agar perilaku bullying tidak menjadi budaya di pendidikan sekolah Indonesia.

References

Aeni, N. (2014). Nilai-nilai pendidikan karakter yang dirumuskan oleh Depdiknas. Dalam Depdiknas, Pendidikan Karakter: Implementasi dan Tantangannya (hlm. 45-60). Jakarta: Depdiknas.

Coloroso, B. (2008). The Bully, the Bullied, and the Bystander. Dalam Zein, Peran Guru dalam Penanganan Bullying di Sekolah (hlm. 23-34). Bandung: Alfabeta.

Hidayat, R. (2012). Manajemen Pendidikan Karakter di Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 4(2), 65-75.

Lickona, T. (2015). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Dalam Akbar, Pendidikan Karakter untuk Generasi Muda (hlm. 12-22). Yogyakarta: Laksana.

Manullang, M. (2013). Pengembangan Karakter Melalui Pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 89-102.

Mustikasari, W. (2015). Strategi Penanganan Bullying di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(3), 156-168.

Pusat Bahasa. (2017). Karakter dan Pendidikan Karakter dalam Konteks Pendidikan Nasional. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 3(2), 45-59. ISSN 2540-9093.

Putro, S. (2016). Penanganan Perilaku Bullying pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 5(4), 120-130.

Saputri, A. (2013). Implementasi Pendidikan Karakter melalui Kegiatan Pembelajaran di Sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(1), 78-90.

Sejiwa. (2008). Bullying di Kalangan Anak dan Remaja: Pendekatan dan Penanganannya. Dalam Sejiwa, Panduan Penanganan Bullying bagi Pendidik (hlm. 2-18). Jakarta: Yayasan Sejiwa.

Sofan Amri. (2015). Manusia Berkarakter Baik dan Implikasinya dalam Pendidikan. Dalam Sofan Amri, Pendidikan Karakter: Teori dan Praktik (hlm. 34-48). Jakarta: Bumi Aksara.

Ulfah, M., & Mira. (2010). Faktor-faktor Penyebab Bullying pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Psikologi Anak, 9(2), 45-57.

Yunus, M. (2013). Pembangunan Karakter Bangsa melalui Pendidikan. Jurnal Pendidikan Nasional, 10(4), 77-90.

Published
2023-12-31