Peran Pemuda Dalam Melestarikan Kearifan Lokal Dan Budaya Rambu Solo' Di Toraja Utara

  • Iga Sakinah Mawarni Universitas Negeri Makassar
  • Syamsu Kamaruddin Universitas Negeri Makassar
  • A. Octamaya Tenri Awaru Universitas Negeri Makassar
Keywords: Kearifan Lokal Dan Budaya Rambu Solo, Toraja Utara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran generasi muda dalam menjaga kearifan lokal dan budaya Rambu Solo di Toraja Utara, serta mencari strategi efektif untuk mempertahankan tradisi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk mengidentifikasi pola partisipasi generasi muda, kendala dalam melestarikan kearifan lokal, dan strategi yang efektif untuk memperkuat upaya pelestarian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa partisipasi aktif generasi muda, terutama melalui pendidikan budaya yang komprehensif, memegang peranan penting dalam menjaga dan mempertahankan tradisi adat. Penguatan identitas lokal juga terbukti menjadi strategi yang efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa partisipasi aktif generasi muda, pendidikan budaya, dan penguatan identitas lokal memiliki implikasi yang signifikan dalam pelestarian kearifan lokal. Saran yang disarankan meliputi pengembangan program pendidikan budaya, kerja sama antara generasi muda dan pemerintah daerah dalam merancang strategi pelestarian, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga warisan budaya sebagai bagian integral dari identitas kolektif mereka.

References

Aulia, G. R., & Nababan, K. R. (2022). Upacara Adat Rambu Solo. Jurnal Ushuluddin, 24(2), 142–154.

Inawati, A. (2014). Peran Perempuan Dalam Mempertahankan Kebudayaan Jawa Dan Kearifan Lokal. Musãwa Jurnal Studi Gender Dan Islam, 13(2), 195-206.

Limbong, J. T., Akil, N., & Guntur, I. (2023). Pergeseran Stratifikasi Sosial Terhadap Pola Pikir Manusia Toraja Pada Kegiatan Tradisi Adat Rambu Solo ’. Jurnal Ekonomi PRioritas, 142–156.

Lumbaa, Y., Mukramin, S., & Damayanti, N. (2023). Kearifan Budaya Lokal Dalam Ritual Rambu Solo ’ di Toraja. Journal of Social Science, 3, 4849–4863.

Mawarni, I. S., AGUSTANG, A., & SYUKUR, M. (2023). Konstruksi Sosial Masyarakat Terhadap Pelapisan Kasta Pada Acara Rambu Solo’ Di Daerah Tondo Langi’ Toraja Utara. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 7(1), 359–365.

Panggarra, R. (2014). Konflik Kebudayaan Menurut Teori Lewis Alfred Coser Dan Relevansinya Dalam Upacara Pemakaman (Rambu Solo’) Di Tana Toraja. Jurnal Jaffray, 12(2), 291–316.

Patiung, M., Suleman, A. A., Rinaldi, I., & Syukur, M. (2020). Ma ’ pasilaga Tedong : Analisis Tradisi Adat Pemakaman Rambu Solo Di Toraja masyarakat Toraja . Nilai budaya yang menonjol dalam Cerita Rakyat Toraja sebagian besar Pencipta , hubungan mansia dengan alam , hubungan manusia dengan sesama manusia , dan Kepe. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 9(2), 1072–1077.

Rima, G. (2019). Persepsi Mayarakat Toraja Pada Upacara Adat Rambu Solo’ Dan Implikasinya Terhadap Kekerabatan Masyarakat Di Kecamatan Makale Kabupaten Tana Toraja. Phinisi Integration Review, 2(2), 227.

Sampe, N. (2020). Rekonstruksi Paradigma Ekonomis dalam Budaya Rambu Solo’ di Toraja Utara. BIA’: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 3(1), 26–43.

Yusanto, Y. (2020). Ragam Pendekatan Penelitian Kualitatif. Journal of Scientific Communication (Jsc), 1(1), 1–13.

Published
2024-06-14