Kearifan Lokal Seni Benjang Sebagai Sumber Belajar Pada Mata Pelajaran Sosiologi

  • Vina Aulia Universitas Pendidikan Indonesia
  • Dadan Wildan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Siti Komariah Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Kesenian Benjang, Kearifan Lokal, Sumber Belajar Sosiologi, Etnopedagogi

Abstract

Benjang art as the local wisdom of the Ujung Berung community began to experience strong competition with shows or entertainment that came from abroad. This condition threatens the existence of Benjang art in the current generation so that there needs to be a cultural transfer process so that the existence of Benjang art is maintained. This study aims to further analyze how local wisdom based on Benjang art can be integrated in sociology learning in order to maintain cultural existence and carry out the process of cultural transfer between generations. The method used is a literature study by referring to several journal articles and proceedings that are relevant to the theme of the study. The research shows that there is good potential for the Benjang Art in maintaining its existence through sociology learning which can be utilized as a learning resource, especially in the material of local wisdom and community empowerment. With an ethnopedagogy-based strategy, it can be a process of transferring culture between generations, one of which is in order to maintain the existence of Benjang art as local wisdom.

References

Abdurrahman, Umar. 2017. “Penyutradaraan Film Dokumenter Mengenai Kesenian Topeng Benjang.” eProceedings of Art & Design 4(1):18–27.

Anggraini, Putri Dewi, dan Siti Sri Wulandari. 2020. “Analisis Penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning Dalam Peningkatan Keaktifan Siswa.” Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP) 9(2):292–99. doi: 10.26740/jpap.v9n2.p292-299.

Bahardur, Iswadi. 2018. “Local Wisdom of Minangkabau Culture in Traditional Performing Arts ‘Randai.’” JENTERA: Jurnal Kajian Sastra 7(2):145. doi: 10.26499/jentera.v7i2.932.

Dewi, Sinta Maria, dan Lulu Lutfiah. 2022. “Penerapan Nilai Kepedulian Siswa Sekolah Dasar dalam Konsep Kearifan Lokal Masyarakat Sunda Karawang ‘Sabilulungan.’” Jurnal Sekolah Dasar 7(1):77–82. doi: 10.36805/jurnalsekolahdasar.v7i1.3042.

Hartono, T. B., D. Wildan, dan S. Komariah. 2023. “Kawih Ayang-Ayang Gung: Sumber Pembelajaran Etnopedagogik Mata Pelajaran Sosiologi.” Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan … 2(2):122–28.

Indraswara, Habib, dan Tri Cahyanto. 2024. “Adat Budaya Sasamben Budak Bujang (Benjang) di Kecamatan Ujungberung Kota Bandung.” Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2(1):31–42.

Martin, Yona, dan Dedi Hermon. 2022. “Urgensi pembelajaran sosiologi dalam memperkuat nilai-nilai karakter siswa.” JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) 7(4):191–95.

Nurfirdausiah, Sifa Herlina, dan Katiah Katiah. 2020. “Benjang Helaran Sebagai Motif Busana Ready To Wear Dengan Teknik Hand Painting.” Jurnal Da Moda 2(1):14–22. doi: 10.35886/damoda.v2i1.110.

Rahmah, Sita Aulia. 2020. “Implementasi Kearifan Lokal Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh, Silih Wawangi, Silih Wawangi, Silih Wawangi Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik.” Sosietas Jurnal Pendidikan Sosiologi 10(1):791–800.

Rahmawati, Ima Siti, Deden Sutrisna, dan Risma Khairun Nisya. 2023. “Nilai-nilai Kearifan Lokal dan Pendidikan Karakter dalam Cerita Rakyat Lutung Kasarung.” Jurnal Educatio FKIP UNMA 9(2):1147–57. doi: 10.31949/educatio.v9i2.4397.

Riyanti, Ayu. 2018. “Penerapan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Ngarot Dalam Pembelajaran Sosiologi.” Sosietas 8(1):438–45. doi: 10.17509/sosietas.v8i1.12496.

Salma, Yusi, Hilman Mangkuwibawa, dan Siti Khozanatu Rohmah. 2023. “Program Literasi Budaya Sunda Di Mi Miftahul Ulum Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran.” Metodik Didaktik Jurnal Pendidikan Ke-SD-an 18(2):21–36.

Sanjaya, Fransiskus O., dan R. Kunjana Rahardi. 2021. “Kajian Ekolinguistik Metaforis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Upacara Pernikahan Adat Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur.” Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 7(2):12. doi: 10.33603/deiksis.v7i2.3283.

Wahyuni, Aprilla Putri, Neneng Yanti K.L., dan Yuyun Yuningsih. 2021. “Seni Benjang Gulat Sebagai Simbol Identitas Budaya Masyarakat Ujung Berung.” Jurnal Budaya Etnika 5(1):25. doi: 10.26742/be.v5i1.1590.

Published
2024-06-30