Strategi Pengembangan Hasil Pertanian Dan Pemasaran Kelompok Tani : Studi Kasus Kelurahan Kalampangan

  • Juli Natalia Silalahi Universitas Palangka Raya
  • Akhmad Ikhwani Universitas Palangka Raya
  • Ainun Jariah Universitas Palangka Raya
  • Andhika Murtiaji Universitas Palangka Raya
  • Holivia Holivia Universitas Palangka Raya
  • Landari Landari Universitas Palangka Raya
  • Mimit Mimit Universitas Palangka Raya
  • Rahmawati Rahmawati Universitas Palangka Raya
  • Sapna Sapna Universitas Palangka Raya
  • Tia Novalia Universitas Palangka Raya
  • Joshua F. Pardede Universitas Palangka Raya
Keywords: Kelompok Tani, Pemasaran, Pengembangan, Strategi, Tindakan Sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang tepat dilakukan oleh Kelompok Tani Kelurahan Kelampangan Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadapi kendala dalam memasarkan hasil tani. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan studi kasus. Adapun data yang diperoleh merupakan hasil wawacara dan observasi secara langsung kepada anggota kelompok tani dan kegiatan yang dilakukannya, serta pengumpulan data sekunder. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data yaitu proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis di lapangan, penyajian data kemudian ditarik kesimpulan yang berkaitan dengan Strategi Pengembangan Hasil Pertanian dan Pemasaran Kelompok Tani : Studi Kasus Kelurahan Kelampangan. Teori yang digunakan teori Tindakan sosial oleh Max Weber. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah strategi yang dilakukan oleh kelompok tani menggunakan Tindakan rasionalitas instrumental, Tindakan kelompok tani berdasarkan pencapaian tujuan sudah diperhitungkan oleh kelompok tani. Adapun strategi yang dapat dilakukan yaitu meningkatkan pengetahuan teknik pertanian modern melalui pelatihan dan penyuluhan dari ahli pertanian, meningkatkan modal dengan melakukan kerja sama dengan pihak swasta atau memanfaatkan program pemerintah seperti kredit usaha rakyat (KUR) serta membuka akses pasar melalui kerja sama dengan toko-toko atau pasar-pasar di kota terdekat dan memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk pertanian.

References

Daryanto. (2015). Pemikiran dan Strategi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan. Yogyakarta: Gava Media.

Indrawati, D. (2019). Peningkatan Kinerja Kelompok Tani Melalui Peningkatan Komunikasi Antar Anggota Kelompok. Jurnal Sosial Humaniora, 12(1), 1-10.

Kusuma, H., & Pratiwi, A. (2020). Pemanfaatan Media Sosial dalam Pemasaran Produk Pertanian di Era Digital. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(2),

Prahesti, Vivin Devi. 2021. Analisis Tindakan Sosial Max Weber Dalam Kebiasaan Membaca Asmaul Husna Peserta Didik Mi/Sd. Yogyakarta. AN-Nur : Jurnal Studi Islam, 13(2) : 137-152.

Prasetyo, A. D. (2018). Strategi Pemasaran Agribisnis Pertanian Berbasis Keunggulan Komparatif. Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan, 3(2), 117-126.

Santoso, A. (2017). Pengembangan Komoditas Pertanian Melalui Strategi Pemasaran Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, 4(1), 35-45.

Simatupang, T. M., & Sitorus, S. (2016). Pengembangan Model Pemasaran Kelompok Tani Jagung Berdasarkan Kelembagaan Pasar: Studi Kasus di Kabupaten Humbang Hasundutan. Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian, 5(1), 45-56.

Sutrisno, A. (2019). Strategi Pemasaran Produk Pertanian dalam Peningkatan Pendapatan Petani di Era Digital. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 8(2), 144-156.

Yulianti, E., Suharno, B., & Syamsuddin, R. (2017). Strategi Pemasaran Produk Pertanian melalui Kelembagaan Pasar Rakyat di Kota Bima. Jurnal Agro Ekonomi,28(2).

Published
2023-12-31