Eksistensi Budaya Thrifting (Pakaian Bekas) Sebagai Tren Fashion Mahasiswa FKIP UNTIRTA

  • Annisa Fitriani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Yustika Irfani Lindawarti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Haryono Haryono Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Yustika Irfani Lindawarti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Keywords: Thrifting, Fashion, Mahasiswa, Subkultur

Abstract

Mahasiswa merupakan anak muda yang terbuka akan perubahan tren fashion. Fashion menjadi poin terpenting bagi mahasiswa dalam beraktivitas terutama dalam pakaian yang berfungsi sebagai penutup tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan subkultur dalam budaya thrifting dan eksistensi dari thrifting sebagai tren fashion mahasiswa FKIP Untirta. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengenal dan melakukan thrifting karena adanya penyebaran eksistensi thrift melalui platform sosial media seperti Intagram dan TikTok, pengaruh teman sebaya, serta adanya tren fashion thrifting. Berdasarkan data lapangan budaya thrifting tetap terjaga eksistensinya karena terdapat nilai estetika, ekonomis dan sosial yang terkandung dalam setiap pembelian thrifting dan makna thrifting sebagai tren fashion, kelangkaan dan gaya hidup mahasiswa sehari-hari. Hal ini akan membuat simbol atau penandaan yang dicirikan dalam pakaian thrifting yang dikenakan mahasiswa, seperti pakaian thrift dengan gaya vintage, harga yang murah memperlihatkan pakaian lusuh, warna pudar.

References

Ahdiat, A. (2023). Impor Pakaian Bekas Cenderung Turun Sejak Pandemi. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/03/14/impor-pakaian-bekas-cenderung-turun-sejak-pandemi.

Awalia, N. (2019). Minat Konsumen dalam Memilih Pakaian Bekas di Pasar Sumpang Kota Parepare (Kontestasi Hukum Ekonomi Islam). http://repository.iainpare.ac.id/1377/.

Detikjabar. (2023). Aturan Larangan Perdagangan Baju Bekas Impor Segera Disahkan. Detikjabar.

Ginting, J. H. (2021). Budaya Material , Pakaian Dan Fashion Dalam Kehidupan Manusia. OSF Preprint, 1–17.

Hebdige, D. (1979). Subculture: the Meaning of Style. In Reading Into Cultural Studies. Taylor& Francis e-library. https://doi.org/10.4324/9780203393123-12.

Khoirunnisa, P., Rianti Renada, A., Siti khalizah, F., Febriana, N., & Wahyuni, D. (2023). Bagaimana Peran Teman Sebaya dalam Membentuk Kepribadian Anak. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(1), 317–321.

Lestari, S. (2020). Analisis Konstruk Fashion Involvement Remaja pada Masa Pandemi COVID-19. Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 11(2), 128–145. https://doi.org/10.21107/personifikasi.v11i2.9101.

Rusadi, Hakim, A., & Yuniarti. (2022). Fenomena Fast Fashion Sebagai Budaya Konsumerisme Pada Kalangan Pemuda Kota Surabaya. Al’Ma Arief, 4(2), 59–67.

Sari, S. (2018). Perilaku Konsumtif Remaja Dalam Membeli Produk Fashion. Skripsi, 2, 1–134.

Syaraahiyya, A., & Rusadi, E. Y. (2023). Fenomena Thrift Shopping Di Kalangan Masyarakat Akibat Perubahan Gaya Hidup Hidup Modern (Studi Globalisasi Di Wilayah Jawa Timur). Jurnal Dinamika Administrasi Bisnis, 5(1), 2087–2093.

Published
2024-12-04