Implikasi Aliran Esensialisme dalam Budaya Pendidikan Indonesia di SDIT Pesantren Ummushabri Kendari

  • Idawati Idawati Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Nurul Rofika Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Hikmawati T Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Muhammad Hakil Universitas Muhammadiyah Makassar
Keywords: Budaya, Esensialisme, Karakter, Pendidikan

Abstract

Dalam mewujudkan tujuan pendidikan yang berorientasi pada pendidikan karakter dapat dilihat dari dasar-dasar filsafat pendidikan yang diintegrasikan di sekolah dasar. Dalam pelaksanaannya tentu harus dikuatkan dengan landasan filosofis yang terintegrasi dan terukur sehingga keterwujudan karakter melalui pendidikan terinternalisasi dengan baik. Dalam hal ini Filsafat pendidikan Essensialisme merupakan salah satu filsafat pendidikan yang bisa dugunakan sebagai pondasi epistemologi dalam merumuskan formulasi pendidikan karakter di Indonesia. Filsafat pendidikan essensialisme menekankan untuk tidak terjadinya interaksi belajar yang kaku, namun lebih kepada pemaknaan kemajuan Ilmu pengetahuan dan kebudayaan serta nilai-nila yag dipegang teguh dalam kegidupan. Aliran esensialisme menggambarkan sekolah sebagai agen utama pembentukan karakter siswa dengan menekankan nilai-nilai budaya lokal, seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implikasi aliran esensialisme pada penekan nilai-nilai budaya lokal, pentingnya pengetahuan dasar, dan pendidikan karakter memberikan dampak positif terhadap perkembangan siswa dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan mengumpulkan studi pustaka berupa buku, jurnal dan mewawancari guru SDIT Pesantren Ummushabri Kendari sebagai sumber yang dijadikan acuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan mengumpulkan studi pustaka berupa buku dan jurnal untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang implikasi esensialisme dalam budaya pendidikan di sekolah dasar. Hasil dari penelitian esensialisme dalam pendidikan mendorong integrasi nilai-nilai budaya, pengetahuan dasar meliputi mata pelajaran seperti matematika, ilmu pengetahuan, Bahasa dan sejarah. Pendekatan esensialisme memiliki fokus utama pada pembentukan karakter siswa. Melalui pendekatan ini, siswa dapat mengembangkan sikap positif dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari sambil memahami dan menghargai keanekaragaman budaya di sekitar mereka.

References

Caesar Akbar, Muhammad, Sukarwoto Sukarwoto, dan Noval Kurnia Silaen. 2023. “Peran Faktor Kebersamaan Dan Kekeluargaan Dalam Meningkatkan Prestasi Taruna Taruni Di Politeknik Penerbangan Medan.” SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan 2(6):1729–40. doi: 10.54443/sibatik.v2i6.927.

Daniah. 2019. “Nilai-Nilai Kearifan Lokal Didong dalam Upaya Pembinaan Karakter Peserta Didik.” PIONIR: Jurnal Pendidikan 8(1):14–39.

Dr. Lalu Muhammad Nurul Wathoni, M. P. I. n.d. Filsafat Pendidikan Islam: Analisis Pemikiran Filosofis Kurikulum 2013. Uwais Inspirasi Indonesia.

Dr. Sadam Fajar Shodiq, M. P. I. 2023. PENGEMBANGAN KURIKULUM: Membangun Kurikulum yang Efektif dan Relevan. AZYAN MITRA MEDIA.

Fitriani, Apriza. 2020. “PBLPOE : A Learning Model to Enhance Students ’ Critical Thinking Skills and Scientific Attitudes.” 13(2):89–106.

Helaluddin Helaluddin. 2018. “Restrukturisasi Pendidikan Berbasis Budaya: Penerapan Teori Esensialisme di Indonesia.” Jurnal Dimensi Pendidikan dan Pembelajaran 6(2).

Junaidin, Junaidin, dan Komalasari Komalasari. 2019. “Konstribusi Esensialisme Dalam Implementasi Kurikulum 2013.” Jurnal Manajemen dan Supervisi Pendidikan 3(3):137–47. doi: 10.17977/um025v3i32019p137

Kapoyos, Richard, dan Laura Megawaty Manalu. 2022. “Filsafat Esensialisme Sebagai Pendukung Ideologi Pendidikan Seni Di Indonesia.” Clef : Jurnal Musik dan Pendidikan Musik 3(1):1–11. doi: 10.51667/cjmpm.v3i1.853.

Maryoto. 2020. “Pengembangan Instrumen Pengukuran Sikap Gotong Royong Siswa Sd.” Jees1(2):158–65.

Novita, Almi, M. Yunus, dan Abu Bakar. 2021. “Konsep Pendidikan Esensialisme dalam Pembentukan Karakter Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam.” Dirasat:Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam 7(1):12–22.

Pranoto, I., Ediantes, E., & Siahaan, V. D. (2023). Filsafat Pendidikan Sebagai Konsep Pengembangan Kurikulum Pendidikan Seni Di Indonesia.

ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 3(2), 307-317.

Rachmad, Ferizal, Kata Kunci, : Filosofis, dan Pendidikan Islam. 2022. “Pemikiran Filosofis Pendidikan Islam (Esensialisme).” Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia 1(2):194–201.

Rohiyatun, Baiq. 2020. “Jurnal Visionary (VIS) Prodi AP UNDIKMA 2020.” Jurnal Visionary9(1):62–70.

Rubingah, Nurur, Jl A. Yani, Kec Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Pipit Saraswati Indriasari, dan Universitas A. Muhammadiyah Surakarta Jl Yani. 2023. “Kurikulum Merdeka dalam Pandangan Filsafat Esensialisme Endang Fauziati.” Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia (JUBPI) 1(1):136–47.

Sinaga, Rida. 2018. “Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini.” Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat 5(2):180. doi: 10.33550/sd.v5i2.89.

Widyastuti, Myta. 2021. “Peran Kebudayaan Dalam Dunia Pendidikan The Role Of Culture In The World Of Education.” Jagaddhita: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan 1(1):54–64. doi.

Published
2024-12-27