Peran Jaringan Dalam Pariwisata Berbasis Konservasi Di Desa Mapur Kecamatan Bintan Pesisir
Abstract
Penelitian ini mengkaji peran jaringan dalam mendukung pariwisata berbasis konservasi di desa mapur. Kecamatan bintan pesisir dengan pentingnya penerapan pariwisata berkelanjutan. Jadi penelitian ini bertujuan untuk menganalisis begaimana jaringan sosial berkontribusi pada pengembangan dan pengelolahan ekowisata diwilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif data dikumpulkan melalui wawancara, obervasi dan diskusi kelompok dengan anggota komunitas lokal. Pemangku kepentingan pariwisata, dan pemerintah. Pada penelitian ini yang menjadi hasil temuan menunjukkan bahwa jaringan sosial yang kuat meningkatkan kolaborasi di antara berbagai pemangku kepenting termasuk komunitas lokal, LSM, dan Lembaga pemerintahan yang penting untuk keberhasilan dalam konservasi. Dan penelitian ini juga melihat bahwa keterlibatan Masyarakat dalam perencanaan pariwisata dan proses pengambila Keputusan mendorong rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap sumber daya alam. Penelitian ini juga menekankn pentingnya berbagai pengetahuan dan peningkatan kapasitas dalam jaringan ini untuk meningkatkan kualitas layanan pariwisata dan sambil memastian keberlanjuta lingkungan. Hasil dari penelitia ini menunjukkan dengan memanfaatkan jaringan sosial dapat menghasilkan strategi konservasi yang lebih efektif dan manfaat ekonomi yang lebih baik bagi Masyarakat lokal. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang bagaimana pendekatan terpadu dapat meningkatkan pengembangan pariwisata berbasis konservasi. Di daerah perdesaan.
References
Devy, HA & Soemanto, RB. (2017). Pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam sebagai Daerah Tujuan Wisata di Kabupaten Karanganyar.
Apriliani, T., Yulianda, F., & Yulianto, G. (2020). Strategi konservatif dalam pengelolaan wisata bahari di Pulau Mapur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau
Astuti, R., & Prabowo, A. (2021). Pengembangan Ekowisata Berbasis Komunitas di Desa Pesisir Bintan
Darnita, Y., Wibowo, S., & Toyib, R. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Ekowisata pada Desa Pesisir di Kabupaten Bintan
Devi, HA., & Soemanto, RB. (2017). Pengembangan Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam sebagai Daerah Tujuan Wisata di Kabupaten Karanganyar
Faiz, A., & Komalasari, E. (2020). Dampak Pariwisata Terhadap Keberlanjutan Lingkungan di Kawasan Konservasi. Jurnal Ilmu Lingkungan
Hidayah, N., & Rizkiyanto, R.A. (2020). Analisis Ekowisata Berbasis Komunitas di Pulau Bintan
Kurniawan, P., & Setiawan, D. (2021). Peran Jaringan dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Konservasi di Pulau Mapur
Lestari, D., & Syahrir, M.A.S.A (2022). Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Pariwisata di Desa Mapur
Maulana, R., & Anwar, M.A.S.A (2022). Peran Komunitas dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Konservasi di Bintan
Nasihatul Ummah D., & Nadlir (2023). Analisis Dampak Ekowisata terhadap Lingkungan dan Masyarakat Lokal di Pulau Mapur
Prasetyo, E., & Wulandari, D.P (2023). Pengaruh Jaringan Sosial Terhadap Pemberdayaan Masyarakat dalam Ekowisata
Ekasani, Kadek Ayu, et al. "Pelestarian Penyu kepada Generasi Muda Untuk Keberlanjutan Satwa Langka di Kawasan Sanur, Denpasar, Bali." Kegiatan Positif: Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat 2.1 (2024): 171-177.


.png)
.png)



