Rekontruksi Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Islam
Abstract
Di era modern ini, guru seharusnya melaksanakan perannya sebagai pendidik dengan optimal, dengan menjalankan kompetensi yang diperlukan serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam melaksanakan tugasnya. Guru juga perlu menunjukkan integritas, profesionalisme, dan keikhlasan. Dengan demikian, guru akan terbebas dari pandangan negatif bahwa profesi guru hanya berorientasi pada materi. Sebaliknya, guru adalah sosok yang membentuk peserta didik agar cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual.Kedua orang tua juga merupakan pendidik bagi anak-anaknya karena secara kodrati, diberikan anugerah oleh Allah SWT berupa perasaan kasih sayang kepada anak-anak mereka, hingga keduanya merasa punya rasa tanggung jawab untuk memelihara, mengawasi, melindungi, dan membimbing keturunan mereka.
References
Abidin, Nata. Kapita Selekta Pendidikan Islam. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2012.
Abdullah, M. (2019). Pendidikan Islam: Konsep dan Implementasinya dalam Kehidupan Modern. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 123-145.
Al-Qur’an Al-Karim, Terjemahan Bahasa Indonesia oleh Depag RI, 2011.
Fathurrohman, M. (2019). Nilai Pendidikan Islam Berdasarkan Kehidupan Rasulullah SAW. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 6(1), 45-55.
Hamzah, A. (2018). Peran Orang Tua dalam Pendidikan Karakter Anak. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 67-75.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2018.
Suparman, H., et al. (2020). Integrasi Nilai-Nilai Al-Qur'an dalam Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 8(3), 159-173.
Soedjatmiko, H. (2020). Perspektif Pendidikan Islam: Menuju Pendidikan Menyeluruh. Bandung: Pustaka Setia.
Soeharto, A. (2019). Prinsip-prinsip Dasar Pendidikan Islam. Yogyakarta: Mitra Pustaka.
Wahyuni, D. (2021). Membangun Pendidikan Islam yang Berorientasi pada Akhlak dan Moral. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 14(1), 87-96.
Hadis Riwayat Abu Barzah RA. 2010. Kumpulan Hadis Shahih, Riyadh: Maktabah Islamiyyah.


.png)
.png)



