Pendidikan dalam Perspektif Struktural Konflik di Unit Kegiatan Mahasiswa UNUGHA Cilacap

  • Teguh Wibowo UIN Prof. K.H Saifuddin Zuhri Purwokerto
  • Tutuk Ningsih UIN Prof. K.H Saifuddin Zuhri Purwokerto
Keywords: Pendidikan, Struktural Konflik, Kegiatan Mahasiswa

Abstract

Penelitian ini membahas pendidikan dalam perspektif struktural konflik di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Universitas Nahdlatul Ulama (UNUGHA) Cilacap. Konflik sosial, yang menjadi bagian integral dalam kehidupan sosial, dapat muncul dalam berbagai konteks, termasuk di lingkungan pendidikan. Dalam struktur organisasi mahasiswa, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), serta berbagai UKM, terdapat kepentingan, tujuan, dan pandangan yang berbeda, yang seringkali menyebabkan terjadinya konflik. Meskipun konflik seringkali dipandang negatif, teori konflik menyatakan bahwa konflik dapat berfungsi sebagai elemen penting dalam perubahan dan pembentukan struktur sosial. Berdasarkan teori struktural konflik, konflik dapat memperkuat hubungan antar kelompok dan mendukung perubahan sosial yang konstruktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan dinamika pendidikan dan konflik di lingkungan UKM UNUGHA Cilacap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun konflik antar UKM sering terjadi, konflik tersebut dapat dikelola secara positif melalui komunikasi yang efektif, penyelesaian konflik yang bersifat win-win, dan peningkatan toleransi antar UKM. Dengan pendekatan yang bijaksana, konflik antar UKM dapat memperkaya pengalaman organisasi mahasiswa dan mendukung pengembangan potensi mahasiswa di berbagai bidang. Penyelesaian konflik secara konstruktif dapat memperkuat atmosfer akademik dan sosial di perguruan tinggi serta mendorong terciptanya lingkungan yang produktif dan harmonis.

References

Barker, Chris. 2022. Cultural Studies: Teori dan Praktik (edisi Indonesia). Erlangga.

Coser, Lewis A. (1956). The Functions of Social Conflict. Free Press.

Dahrendorf, Ralf. (1959). Class and Class Conflict in Industrial Society. Stanford University Press.

Galtung, Johan. (2019). Violence, Peace, and Peace Research. Journal of Peace Research, 6(3), 167-191.

Ghofir, Z. A. (2018). Metodologi pembelajaran pendidikan agama Islam. UM Press.

Giddens, Anthony, Duneier, Mitchell, Appelbaum, Robert P., & Carr, Deborah. (2020). Introduction to Sociology (10th ed.). W.W. Norton & Company.

Haralambos, M., & Holborn, M. (2008). Sociology: Themes and Perspectives (7th ed.). HarperCollins.

Marx, Karl. (1967). Das Kapital (Volume 1).

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.

Nazsir, Nasrullah. (2001). Teori-Teori Sosiologi. Widya Padjajaran.

Rifa’i, Muhammad. (2011). Sosiologi Pendidikan. Kencana.

Ritzer, George. (2011). Sociology: A Multiple Paradigm Science (8th ed.). McGraw-Hill.

UNESCO Education 2030. (2021). Incheon Declaration and Framework for Action for the implementation of Sustainable Development Goal 4. UNESCO. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000245656.

UU RI. Sisdiknas No. 20 Tahun 2003. (t.t.). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Published
2024-12-31