Mengembangkan Wisata Pantai Pelawan Karimun Melalui Konsep Community-Based Ecotourism Peran Pokdarwis Dan Mahasiswa Sosiologi Umrah Dalam Meningkatakan Perekonomian
Abstract
Penelitian ini berfokus pada pengembangan wisata pantai Pelawan di Karimun melalui konsep community-based ecotourism, dengan menekankan peran Pokdarwis dan mahasiswa Sosiologi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dalam meningkatkan perekonomian lokal. Metode penelitian kualitatif diterapkan, mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dari pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdarwis tidak hanya berfungsi sebagai pengelola wisata, tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi berbasis komunitas. Kolaborasi antara mahasiswa Sosiologi UMRAH dan Pokdarwis dalam merancang program-program edukasi serta kegiatan promosi wisata menjadi kunci dalam menarik wisatawan dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang mendukung keberlanjutan ekowisata dan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitar pantai Pelawan. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam implementasi ecotourism, seperti kurangnya infrastruktur dan kesadaran masyarakat. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan kolaboratif untuk menciptakan lingkungan yang mendukung keberlanjutan ekowisata dan kesejahteraan ekonomi masyarakat di sekitar pantai Pelawan, serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut yang melibatkan semua pemangku kepentingan.
References
Ahsani, R. D. P., Suyaningsih, O., Ma’rifah, N., & Aerani, E. (2018). Penerapan konsep community based tourism (CBT) di desa wisata candirejo borobudur mewujudkan kemandirian desa. Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 3(2). https://doi.org/10.26905/pjiap.v3i2.2270
Alissa Ernawati Adisiswanto, & Noor Faridha. (2024). Edukasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Community Based Tourism (CBT) Di Desa Semboro Kabupaten Jember. Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian Dan Kesejahteraan Masyarakat, 1(3), 79–87. https://doi.org/10.62951/solusibersama.v1i3.341
Anggitasari, J., & Ahdiyana, M. (2023). Analisis Jejaring Kebijakan Dalam Pengembangan Wisata Bahari-Religi Di Pantai Ngobaran Kabupaten Gunungkidul. Journal of Public Policy and Administration Research, 8(6), 15. https://journal.student.uny.ac.id/index._php/joppar/article/view/20740
Anggriani, R., Febriana, W., Prasetyo, R., & Komala, R. (2023). Ekowisata Melalui Konsep Community Based Tourism. JCOMENT (Journal of Community Empowerment), 4(3), 137–151. https://doi.org/10.55314/jcoment.v4i3.430
Bella, H. A., Mahbubah, I., Safira, M., Ramadhan, M. R., Silvana, N. D., & Wahyuni, N. S. (2024). Pemetaan Kepentingan dan Relasi Stakeholder dalam Pengembangan Wisata Kebun Rojo Camp Kabupaten Malang. Abdimas Pariwisata, 5(1), 117–126. https://doi.org/10.36276/jap.v5i1.462
Eva Amalia, Tito Pratama, W. P. (2019). Efektifitas Partisipasi Pokdarwis Berbasis Community Based Tourism Di Desa Resun Lingga Kepulauan Riau. Concept and Communication, null(23), 301–316.
Fatin, A. D., Devina, F., & Musleh, M. (2024). Kolaborasi Stakeholder dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Pandean Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Jurnal Administrasi Publik, 15(1), 28–47. https://doi.org/10.31506/jap.v15i1.22207
Fifiyanti, D. (2023). Penerapan Konsep Community Based Tourism Dalam Pengembangan Desa Wisata Burai. Jurnal Industri Pariwisata, 5(2), 201–208.https://doi.org/10.36441/pariwisata.v5i2.1425
Ginting, G., Kismartini, K., Yuniningsih, T., & Afrizal, T. (2021). Analisis Peran Stakeholders dalam Pengembangan Pariwisata Siosar. Perspektif, 11(1), 8–15.https://doi.org/10.31289/perspektif.v11i1.5225
Iskandar, H. (2021). Strategi Pengembangan Objek Wisata Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Berkelanjutan Studi Kasus: Pantai Pelawan, Tanjung Balai Karimun. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 15(01), 29–44. https://doi.org/10.47256/kepariwisataan.v15i01.149
Manteiro, M. C. B. (2023). Pengembangan Parawisata (Community Based Tourism) sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur. Jurnal Penelitian Manajemen Terapan (PENATARAN), 8(2), 190–203.
https://journal.stieken.ac.id/index._php/penataran/article/view/784
Nadhifatur Rifdah, B., & Kusdiwanggo, S. (2024). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Pariwisata di Indonesia: Tinjauan Literatur Sistematis. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 13(2), 75–85.https://doi.org/10.32315/jlbi.v13i2.358
Sutama, I. K. G., Dewi, N. D. U., & Rahayu, L. R. (2024). Community Based Tourism sebagai Salah Satu Konsep Pengembangan Pariwisata. Jurnal Studi Perhotelan Dan Pariwisata, 2(1), 47–55.https://doi.org/10.35912/jspp.v2i1.2042
Syafiqah, K. K., Aprilia, D., & Maharani, F. (2022). Implementasi Konsep Community Based Tourism (CBT) Dalam Mendukung Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan pada Destinasi Wisata Sanghyang Kenit di Kabupaten Bandung Barat. MAHACITA: Jurnal Pencinta Alam Dan Lingkungan, 1(2), 1–18.
Zulaika, M., & Trisakti, F. A. (2022). Community Based Ecotourism: Partisipasi Pokdarwis Dalam Mengembangkan Objek Wisata Pantai Pelawan Kabupaten Karimun. Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah Dan Komunikasi, 3(5), 295. https://doi.org/10.24014/jrmdk.v3i5.18770


.png)
.png)



