Pemanfaatan Modal Sosial dalam Memperkuat Kapasitas Kelembagaan Kelompok Tani (Studi Kasus di Kelompok Tani Tumenggung 2 di Kabupaten Sumbawa Barat)

  • Arissaryadin Arissaryadin Universitas Kadiri
  • Imam Yuliadi Universitas Teknologi Sumbawa
  • Ikirahmansyah Ikirahmansyah Balai Penyuluhan Pertanian Brang Rea
Keywords: Modal Sosial, Petani, Kelompok Tani, Kapasitas Kelembagaan

Abstract

Modal sosial, yang meliputi jaringan sosial, norma, dan kepercayaan, memiliki peran yang penting dalam mengembangkan kelompok tani. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui pemanfaatan modal sosial dalam memperkuat kapasitas kelompok tani. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Kelompok Tani Tumenggung 2 di Kabupaten Sumbawa Barat, telah dilakukan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan cara observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan ketua kelompok tani, anggota dan penyuluh pertanian. Analisis data menggunakan teknik analisis tematik dengan triangulasi sumber data, untuk memastikan kredibilitas hasil temuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal sosial menjadi aset utama dalam memperkuat kapasitas kelembagaan kelompok tani. Kepercayaan, norma sosial, dan jejaring yang dimiliki Kelompok Tani Tumenggung 2 telah mendukung terciptanya solidaritas, efektivitas manajerial, dan akses ke sumber daya eksternal. Namun demikian, penguatan kapasitas kelembagaan masih perlu diimbangi dengan peningkatan partisipasi anggota yang belum aktif melalui pendekatan yang lebih inklusif.

References

Andriani, C., Simamora, I. P., & Simamora, I. S. (2022). Peranan sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jurnal Ekodik, 10(1), 1–9.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Produk Domestik Bruto Indonesia Triwulanan 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Bangun, R. H. B. (2021). Optimalisasi sektor pertanian dalam rangka mengatasi pengangguran di Sumatera Utara. Jurnal Agriuma, 60–65.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

Coleman, J. S. (1988). Social capital in the creation of human capital. American Journal of Sociology, 94, 95–120.

Creswell, J. W. (2007). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Departemen Pertanian (Deptan). (2006). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2006 Tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan.Jakarta.

Fukuyama, F. (1995). Social Capital and Global Economi. Foreign Affairs,74 (5),89-103.

Fukuyama, F. (2001). Social Capital and Civil Society, George Mason University: Institute of Public Policy.

Hartini, I., Malian, I., & Sholiha, E. (2023). Peranan sektor pertanian dalam perencanaan pembangunan ekonomi. Journal of Management and Business, 683–700.

Hasibuan, M. R., & Ayu, S. F. (2022). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan sektor pertanian di Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Agrica, 23–34.

Korstjens, I., & Moser, A. (2018). Series: Practical guidance to qualitative research. Part 4: Trustworthiness and publishing. European Journal of General Practice, 24(1), 120–124.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. California: Sage Publications.

Moleong, L. (2014). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nugroho, B., & Tjolli, I. (2020). Analisis peranan sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi dan distribusi pendapatan di Provinsi Papua Barat. Cassowary, 31–44.

Oktavia, H. F., Hanani, N., & Suhartini, S. (2016). Peran sektor pertanian dalam pembangunan ekonomi di Provinsi Jawa Timur (Pendekatan input-output). Habitat, 27(2), 72–84.

Putnam, R. D. (2000). Bowling alone: America’s declining social capital. In Culture and politics (pp. 223–234). New York: Palgrave Macmillan.

Suryana, A. (2021). Peran sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 12(2), 123–138.

Tanjung, G. S., Pujiyanto, A., Farichah, L., & Anggriani, F. E. (2022). Potensi sektor pertanian dalam prioritas pembangunan ekonomi Kabupaten Belitung. Jurnal Pertanian.

Udi, K., & Rosyadi, R. (2023). Pengaruh pertumbuhan sektor pertanian, jumlah pekerja sektor pertanian, dan nilai tukar petani terhadap tingkat kemiskinan perdesaan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(1), 42–53.

Published
2025-01-20