Dinamika Resiliensi Orang Tua Anak Disabilitas Intelektual di Kota Padang
Abstract
Resiliensi merupakan kemampuan individu melakukan koping dan adaptasi dengan kesulitan yang ada. Orang tua dengan anak disabilitas intelektual memiliki tantangan dalam pengasuhan karena keterbatasan kognitif yang berdampak besar pada kemampuan bersosial. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dinamika resiliensi ibu yang memiliki anak disabiliyas intelektual. Penelitian dilakukan dengan pendekatan fenomenologis yang termasuk ke dalam penelitian kualitatif. Pengambilan data menggunakan wawancara semi terstruktur pada tiga orang ibu. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa ibu memiliki kemampuan resilien yang dibuktikan dengan terbentuknya koping aktif dan adaptasi positif yang merefleksikan adanya perubahan pada pengelolaan emosi, kognisi, dan perilaku yang dijadikan persiapan menghadapi tantangan di masa yang akan datang.
References
Ali, M., Gazadinda, R., & Rahma, N. (2020). Hubungan antara persepsi dukungan sosial dan resiliensi pada orang tua anak berkebutuhan khusus. JPPP - Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 9(2), 102–110. https://doi.org/10.21009/jppp.092.08
Anidi, & Anlianna. (2022). Permasalahan Anak Disabilitas Intelektual dan Disabilitas Mental di Sekolah. Arus Jurnal Pendidikan, 2(3), 233–243. https://doi.org/10.57250/ajup.v2i3.134
Asyifa, H. N., & Yusuf, U. (2017). Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Resiliensi Ibu yang Memiliki Anak Cerebral Palsy (Studi Pada Ibu yang Memiliki Anak Cerebral Palsy di SLB-D YPAC Bandung). Prosiding Psikologi, 3(2), 989–996.
Broady, T. R., Stoyles, G. J., & Morse, C. (2017). Understanding carers’ lived experience of stigma: the voice of families with a child on the autism spectrum. Health and Social Care in the Community, 25(1), 224–233. https://doi.org/10.1111/hsc.12297
Denrich Suryadi, M. P. (2020). Melenting Menjadi Resilien. Penerbit Andi.
Dr. Wiwin Hendriani, M. S. (2018). Resiliensi Psikologis: Sebuah Pengantar. Kencana. https://books.google.co.id/books?id=P8NoDwAAQBAJ
Garut, K., Barat, J., Kunci, K., Khusus, K., & Tua, O. (2024). Bentuk Dukungan Sosial Orang Tua dalam Tumbuh Kembang Anak Berkebutuhan Khusus. 8585, 1–14. https://doi.org/10.15575/azzahra.v5i1.33
Ghoniyah, Z., & Savira, S. I. (2015). Gambaran Psychological Well Being pada Perempuan yang Memiliki Anak Down Syndrome Gambaran Psychological Well Being pada Perempuan yang Memiliki Anak Down Syndrome Siti Ina Savira. Character, 3(2), 1–8.
Hadizad, T., Sajedi, F., Movallali, G., & Soltani, P. R. (2016). Effectiveness of resiliency training in improving mother-child relationship in mothers of children with mental retardation. Iranian Rehabilitation Journal, 14(3), 171–178. https://doi.org/10.18869/nrip.irj.14.3.171
Hasanah, N., Zudeta, E., Ustafiano, B., & Wahyuni, S. (2023). Resiliensi Orang Tua yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus. JPPKh Lectura: Jurnal Pengabdian Pendidikan Khusus, 1(01), 8–14.
Hidayati, S. N., & Dewi, D. S. E. (2024). Dampak Koping Religius pada Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus. Psimphoni, 5(1), 38. https://doi.org/10.30595/psimphoni.v5i1.
Ho, G. W. K., Leung, D. Y. L., Chan, A. C. Y., Bressington, D. T., & Karatzias, T. (2024). How Do You Become Resilient? A Critical Realist Explanation of the Youth Resilience Process. Adversity and Resilience Science, 0123456789. https://doi.org/10.1007/s42844-024-00154-
Josephine Clarissa Purnomo dan Ika Febrian Kristiana. (2016). Retardasi Mental Ringan Dan Sedang. Jurnal Empati, 5(3), 507–512.
Kelana, S. (2022). Dukungan Sosial Keluarga Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa Peduli Anak Nagari Kecamatan Akabiluru. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 4(2), 99–111. https://doi.org/10.38035/rrj.v4i2.441
Khairun Nisa, Mambela, S., & Badiah, L. I. (2018). Karakteristik Dan Kebutuhan Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Abadimas Adi Buana, 2(1), 33–40. https://doi.org/10.36456/abadimas.v2.i1.
Maidartati, Hayati, S., & Aliyah, R. (2018). Gambaran Harga Diri Ibu Yang Memiliki Anak Retardasi Mental Usia 7-12 Tahun. Jurnal Keperawatan BSI, 6(1), 51–57.
Maryam, S. (2017). Strategi Coping: Teori Dan Sumberdayanya. Jurkam: Jurnal Konseling Andi Matappa, 1(2), 101. https://doi.org/10.31100/jurkam.v1i2.12
Megasari, I., & Kristiana, I. F. (2017). Hubungan Antara Dukungan Sosial Suami Dengan Penerimaan Diri Pada Ibu Yang Memiliki Anak Down Syndrome Di Semarang. Jurnal EMPATI, 5(4), 653–659. https://doi.org/10.14710/empati.2016.15
Musdalifah, M. (2022). Strategi Pengasuh Dalam Melatih Kemandirian Penyandang Disabilitas Intelektual di Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta. Counselle| Journal of Islamic Guidance and Counseling, 2(02), 136–155. https://doi.org/10.32923/couns.v2i02.28
Nisak, K., Hardina, R. M., & Dahliana. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Tingkat Kecemasan Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus. Darussalam Indonesian Journal of Nursing and Midwifery, 1(1), 1–13. http://jurnal.sdl.ac.id/index.php/dij/
Nursilmi Kaffah, A., Dwi Erliana, Y., & Arisanti, I. (2019). Resiliensi Ibu Yang Memiliki Anak Down Syndrome Di Sekolah Luar Biasa (Slb) Negeri 1 Sumbawa. Jurnal Psimawa, 2(1), 28–34. https://doi.org/10.36761/jp.v2i1.434
Pradana, A. P., & Kustanti, E. R. (2017). Hubungan antara dukungan sosial suami dengan psychological well-being pada ibu yang memiliki anak autisme. Jurnal Empati, 6(2), 83–90.
Psikologi, P. M., Pascasarjana, S., & Surakarta, U. M. (2017). Dinamika penerimaan orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. 4(1), 18–23.
Rachmawati, S. N., & Masykur, A. M. (2017). Pengalaman Ibu Yang Memiliki Anak Down Syndrome. Jurnal Empati, 5(4), 822–830. https://doi.org/10.14710/empati.2016.15
Rachmayanti, S., & Zulkaida, A. (2017). Penerimaan diri orangtua terhadap anak autisme dan peranannya dalam terapi autisme. Jurnal Psikologi , 1, 1-11., 7–17.
Rahayu, E. E., & Sugiarti, R. (2022). Pengaruh Harga Diri Dan Dukungan Suami Terhadap Sikap Penerimaan Ibu Yang Memiliki Anak Autis Di Rumah Bintang Yogaatma Palembang. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 9(1), 352–365. http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/nusantara/index
Rahayu, E. W. (2019). Resiliensi Pada Keluarga Yang Mempunyai Anak Disabilitas: Review. Psikovidya, 23(1), 22–45. https://doi.org/10.37303/psikovidya.v23i
Saputra, H., Wakhid, A., & Choiriyyah, Z. (2018). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Penerimaan Orang Tua Anak Down Syndrome. Jurnal Perawat Indonesia, 2(2), 62. https://doi.org/10.32584/jpi.v2i2.41
Sari, D. K., & Mariyati, I. (2023). Resiliensi Orang Tua dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) di SLB Aisyiyah Tulangan Sidoarjo. ResearchJet Journal of Analysis and Inventions, 2(3), 1–7. https://doi.org/10.47134/researchjet.v2i3
Sriwahyuni, A., & Rusli, D. (2023). Hubungan antara dukungan sosial pasangan dengan resiliensi ibu yang memiliki anak autis di Yayasan Inspirasi Pembelajar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 1853–1860. https://mail.jptam.org/index.php/jptam/article/view/6083
Suryadinata, T. A., & Suryadinata, T. A. (2024). Dalam Problem Marginalisasi. 395–427.
Sutriyadi, M. S. (2022). Gambaran kebermaknaan hidup ibu tunggal yang memiliki anak dengan disabilitas intelektual. Jurnal Penelitian Kualitatif Ilmu Perilaku, 3, 8–16.
Syifa, M. D. R., Khasanah, U., & Fauzah, S. N. (2020). Faktor-faktor Non Genetik yang Mempengaruhi Disabilitas Intelektual di SLB Kota Cirebon Tahun 2017 (Studi Di SLB C Pancaran Kasih Dan SLB C Budi Utama. Tunas Medika Jurnal 6(1), 7–11. http://jurnal.ugj.ac.id/index.php/tumed/article/view/3260
Yule, K., Houston, J., & Grych, J. (2019). Resilience in Children Exposed to Violence: A Meta-analysis of Protective Factors Across Ecological Contexts. Clinical Child and Family Psychology Review, 22(3), 406–431. https://doi.org/10.1007/s10567-019-00293-1


.png)
.png)



